ForexSignal88.com l Jakarta, 07/03/2018 – Tarif adalah pajak yang dikenakan pada barang dan jasa yang diimpor. Tarif digunakan untuk membatasi impor dengan meningkatkan harga barang dan jasa yang dibeli dari luar negeri dan membuat mereka menjadi kurang menarik bagi konsumen. Tarif lebih dikenal dengan pajak impor.

Tarif dipungut sebagai biaya tetap berdasarkan jenis barang tertentu, misalnya $1.000 pada mobil manapun. Tarif dikenakan berdasarkan nilai barang, misalnya, 10% dari nilai mobil.

Pemerintah dapat mengenakan tarif untuk meningkatkan pendapatan atau untuk melindungi industri dalam negeri - terutama yang baru lahir - dari persaingan luar negeri. Dengan membuat barang hasil produksi asing lebih mahal, tarif bisa membuat produksi dalam negeri lebih atraktif sehingga diharapkan konsumen akan memilih produksi dalam negeri dibandingkan barang – barang impor. Efek berikutnya adalah, dengan melindungi industri ini, pemerintah juga dapat melindungi pekerjaan. Tarif juga dapat digunakan sebagai perpanjangan kebijakan luar negeri: penetapan tarif pada ekspor utama mitra dagang adalah cara untuk memanfaatkan leverage ekonomi.

Tarif dapat memiliki efek samping yang tidak diinginkan. Mereka bisa membuat industri dalam negeri kurang efisien dengan mengurangi persaingan. Mereka bisa melukai konsumen lokal atau domestik, karena kurangnya persaingan cenderung mendorong kenaikan harga. Mereka dapat menimbulkan ketegangan dengan mendukung beberapa industri tertentu daripada yang lain, juga wilayah tertentu di atas yang lain: tarif yang dirancang untuk menguntungkan produsen di kota dapat menyakiti konsumen di daerah pedesaan, yang tidak mendapatkan keuntungan dari kebijakan tersebut dan cenderung membayar lebih untuk barang-barang manufaktur. Akhirnya, upaya untuk menekan negara saingan yang menggunakan tarif dapat beralih ke siklus balasan yang tidak produktif, yang dikenal sebagai perang dagang atau sering disebut sebagai trade war.

Perkembangan ekonomi di AS belakangan ini terpengaruh oleh kebijakan Presiden Trump yang akan mengenakan tarif pada impor baja dan alumunium. Hal ini dikemukakan pada perundingan NAFTA antara AS, Canada dan Mexico. Tentu ini menimbulkan keguncangan pasar sehingga menjatuhkan harga – harga saham berkaitan dengan industri terkait seperti industri mobil.

Sumber Gambar: dailytimes.com.pk

Share This

Artikel Terkait Lainnya