ForexSignal88.com l Jakarta, 09/12/2017 – Dolar AS kembali merajai bursa forex di sepanjang pekan lalu setelah menebar benih penguatan di pekan sebelumnya pasca tekanan yang terjadi sepanjang tiga pekan sebelumnya. Kemajuan pada proses reformasi pajak AS menjadi salah satu faktor yang menopang dolar AS di tengah ketidakpastian politik yang masih menyelimuti UK (negosiasi Brexit) dan Jerman (koalisi pemerintahan).

Ditambah lagi, sebuah data penting di sesi penutup pekan lalu yaitu nonfarm payrolls (NFP) periode November ternyata tidak menimbulkan ancaman terhadap rencana Federal Reserve untuk menaikkan suku bunganya di minggu ini.

Data tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan tenaga kerja sebesar 228.000 dan pertumbuhan upah 0,2% yang berarti pasar tenaga kerja cukup sehat bagi bank sentral AS untuk terus bergerak maju dengan putaran terakhir pengetatan moneter di tahun 2017.

Meskipun NFP adalah salah satu dari data ekonomi yang paling dinanti di minggu lalu, namun dampaknya tidak begitu besar pada mata uang AS dibandingkan dengan dampak yang ditimbulkan oleh keputusan tingkat suku bunga Bank of Canada (BoC) dan kesepakatan Brexit.

Greenback memang mengakhiri pekan lalu lebih tinggi terhadap semua mata uang utama namun pertanyaannya sekarang adalah apakah mata uang AS dapat memperpanjang kenaikannya hingga akhir tahun ini?

Pada basis fundamental, ada beberapa alasan mengapa dolar AS bisa mengakhiri tahun 2017 dengan sebuah apreasiasi. Yang pertama dan terutama adalah reformasi pajak. Karena pembicaraan mengenai rancangan undang-undang pajak antara House and Senate semakin memanas, motivasi GOP (Partai Republik) untuk menelurkan kesepakatan sebelum akhir tahun dapat diterjemahkan menjadi sebuah kemajuan positif dan keuntungan bagi greenback.

Yang kedua adalah repatriasi, dengan banyak perusahaan AS diharapkan dapat mengembalikan pendapatan mereka kembali ke AS sebelum tahun ini ditutup. Proses ini dapat menciptakan peningkatan permintaan terhadap dolar AS namun jumlah pastinya sulit untuk diketahui karena beberapa pendapatan di luar negeri sudah berdenominasi dolar AS.

Selain itu, Federal Reserve diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada minggu ini dan bahkan jika Janet Yellen membatasi panduan ke depannya, prospek The Fed untuk kenaikan bertahap dapat tetap sama karena rencana tersebut telah lama didukung oleh Jerome Powell, yang siap untuk mengambil alih posisi sebagai Ketua Fed pada bulan Februari.

Fed fund futures saat ini melihat 98% peluang untuk kenaikan suku bunga pada 13 Desember, 62% peluang kenaikan kuartalan lainnya pada Maret 2018 dan 80% peluang pada Juni 2018. Pun demikian para investor masih terlihat skeptis terhadap optimisme Yellen tersebut.

Para investor tentu memiliki alasan bagus untuk skeptisisme mereka karena walaupun pertumbuhan pekerjaan cukup kuat di bulan November dan pendapatan per jam rata-rata meningkat pada basis bulanan, peningkatan upah pada basis tahunan berada lebih rendah dari ekspektasi pasar dan ini dapat menekan pengeluaran para konsumen AS.

Inflasi juga tetap rendah dan terjadi perlambatan dalam aktivitas pelayanan dan manufaktur. Satu-satunya titik terang adalah sektor perumahan tapi perubahan besar dalam undang-undang perpajakan dan prospek kenaikan suku bunga akan melemahkan harga dan permintaan pada pasar perumahan di masa depan.

Dolar AS mungkin masih akan rally hingga agenda FOMC dan mungkin juga hingga akhir tahun, namun masih bisa turun pada pengumuman tingkat suku bunga pada 14 Desember dini hari nanti, memberi para investor kesempatan untuk membeli dolar AS di tingkat yang lebih rendah. 

EURUSD

FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : NEGATIF

O : 1.1863     H : 1.1879      L : 1.1730      C : 1.1765

PERGERAKAN SEPEKAN 04/12 – 08/12 : NEGATIF

RANGE SEPEKAN : 149 PIP

Secara Fundamental, The Sun UK mengabarkan para pedagang mata uang semakin gugup menunggu pengumuman baru setelah Perdana Menteri UK Theresa May secara dramatis menarik diri dari kesepakatan perpisahan (Brexit) ketika Uni Eropa menolak untuk menerima permintaannya untuk membatasi komentar para hakim Eropa mengenai warga Uni Eropa.

Setelah satu hari perundingan dengan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker pada sesi perdagangan pekan kemarin, ada dua poin yang tetap menjadi ganjalan yaitu berapa lama para hakim Eropa dapat mengawasi hak warga negara Uni Eropa di UK dan bagaimana memastikan tidak akan ada tembok perbatasan atau hard border antara Irlandia Utara dan Republik Irlandia.

Untuk memecahkan kebuntuan tersebut, PM May menawarkan penyelarasan peraturan dan ketentuan dengan Uni Eropa setelah Brexit, tidak hanya di Irlandia Utara tetapi juga di seluruh UK.

Dengan nilai mata uang pound sterling yang terkait erat dengan hasil perundingan Brexit, semua mata pedagang akan tetap tertuju pada perundingan di Brussels.

Baik 27 negara anggota Uni Eropa yang tersisa dan UK akan menghadapi "kerugian besar" tanpa adanya kesepakatan Brexit, demikian menurut sebuah laporan terbaru yang dilansir The Sun.

Eropa akan terbebani oleh kehilangan 1,2 juta pekerjaan jika tidak tercapai kesepakatan, sementara UK akan terpukul 4,5 persen pada PDB-nya, demikian menurut Centre for Economic Policy Research.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Uni Eropa, diantaranya :

  1. German ZEW Economic Sentiment        Selasa 12/12/2017 17:00 WIB
  2. Minimum Bid Rate                                      Kamis 14/12/2017 19:45 WIB
  3. ECB Press Conference                             Kamis 14/12/2017 20:30 WIB

 

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 1.1822, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1873 – 1.1926 – 1.1979. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 1.1727, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 1.1681 – 1.1635 – 1.1582.

GBPUSD

FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : NEGATIF 

O : 1.3436     H : 1.3539      L : 1.3320      C : 1.3390

PERGERAKAN SEPEKAN 04/12 – 08/12 : NEGATIF

RANGE SEPEKAN : 219 PIP

Secara Fundamental, Dalam kesempatan terakhir jelang Eurogrup Meeting yang berakhir di sesi perdagangan pekan kemarin, Inggris telah menawarkan tagihan perceraian Brexit hingga mencapai €50 miliar atau setara dengan £44 miliar, demikian ungkap BBC semalam.

Menurut editor politik BBC Laura Kuenssberg bahwa Downington 10 atau kantor resmi perdana menteri Inggris bisa memberikan angka maksimal €55 miliar atau £49 miliar di bawah keinginan Eropa €60 miliar, namun untuk sementara akan mengajukan terlebih dahulu angka €50 miliar. Sejauh ini, menurut PM May bahwa pembicaraan negoisasi tagihan tersebut masih berlanjut dan menurut juru runding Eropa, Michel Barnier, dinyatakan bahwa belum ada titik temu untuk sementara. Sebetulnya angka €50 miliar memang sebetulnya lebih tinggi dibandingkan September lalu di kala PM May mengajukan hanya €20 miliar untuk tagihan tersebut, namun pihak Eropa waktu itu mengharapkan Inggris menaikkan penawarannya. Sebetulnya Inggris sangat ingin untuk membicarakan masalah perdagangan pasca Brexit dengan cepat, namun pihak Eropa ingin membereskan 3 masalah sebelum menginjak ke masalah perdagangan.

Tiga masalah tersebut adalah undang-undang Brexit, hak warga Eropa dan masalah perbatasan Irlandia. Inggris sendiri telah membuat komitmen keuangan yang harus segera diselesaikan sebagai bagian dari kesepakatan penarikan diri secara keseluruhan tentang kewajibannya dan berjanji tidak membiarkan negara lain keluar sehingga harus mengamankan periode anggaran Uni Eropa di 2014 hingga 2020.

Seperti diketahui bahwa anggaran Uni Eropa dipergunakan untuk pengembangan bidang pertanian, perikanan dan pembangunan daerah-daerah miskin di Eropa. Anggaran juga dipergunakan untuk jangka panjang seperti membayar pensiun karyawan Uni Eropa dan juga akan membicarakan kelanjutan proyek pembanguan yang sudah memasukkan Inggris di dalam kebersamaan pembangunan tersebut, sehingga segera dibicarakan masalah kompensasi tersebut.

Tekanan meningkat untuk progres kemajuan perundingan Brexit sebelum pertemuan puncak pekan depan ketika para pemimpin Uni Eropa akan memutuskan apakah cukup banyak kemajuan yang dicapai pada fase pertama untuk membuka negosiasi mengenai kesepakatan perdagangan masa depan antara Inggris dengan Uni Eropa.

Menurut Daily Telegraph dan Financial Times bahwa kesepakatan telah dicapai antara 2 juru runding tentang bagaimana tagihan Brexit dapat dihitung. Sejauh ini dari pihak pemerintah Inggris melalui Menteri Luar Negerinya, Boris Johnson bahwa Inggris akan melakukan penawaran yang adil untuk membantu memecahkan kebuntuan saat ini.

Memang banyak beredar spekulasi pembayaran tagihan Brexit berkembang di luar perundingan Brexit tersebut, namun BBC memperkirakan bahwasanya tagihan tersebut kemungkinan akan disepakati antara €40 miliar hingga €50 miliar.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Inggris, diantaranya :

  1. CPI y/y                                    Selasa 12/12/2017 16:30 WIB
  2. PPI Input m/m                      Selasa 12/12/2017 16:30 WIB
  3. RPI y/y                                    Selasa 12/12/2017 16:30 WIB
  4. Average Earnings Index     Rabu 13/12/2017 16:30 WIB
  5. Claimant Count Change    Rabu 13/12/2017 16:30 WIB
  6. Unemployment Rate          Rabu 13/12/2017 16:30 WIB
  7. Retail Sales                          Kamis 14/12/2017 16:30 WIB
  8. MPC Official Bank Rate     Kamis 14/12/2017 19:00 WIB
  9. Monetary Policy Summary Kamis 14/12/2017 19:00 WIB
  10. Official Bank Rate              Kamis 14/12/2017 19:00 WIB
  11. Asset Purchase Facility      Kamis 14/12/2017 19:00 WIB
  12. MPC Asset Purchase         Kamis 14/12/2017 19:00 WIB

 

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 1.3557, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.3621 – 1.3680 – 1.3742. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 1.3310, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 1.3243 – 1.3180 – 1.3118.

 

AUDUSD

FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK :  NEGATIF

O : 0.7592     H : 0.7652      L : 0.7499      C : 0.7504

PERGERAKAN SEPEKAN 04/12 – 08/12 : NEGATIF

RANGE SEPEKAN : 153 PIP

Secara Fundamental, Pertumbuhan ekonomi Australia melaju lebih lambat daripada ekspektasi, dalam periode tiga bulan hingga akhir September 2017. Padahal, Investasi Bisnis Swasta dan sektor infrastruktur umum mendukung pertumbuhan luas. Biro Statistik ABS mencatat bahwa GDP Australia tumbuh sebesar 0.6 persen (QoQ) di kuartal ketiga tahun ini. 

Angka tersebut sedikit di bawah estimasi ekonom Reuters yang mengharapkan pertumbuhan 0.7 persen. Sebelumnya, GDP kuartalan Australia tumbuh 0.9 persen. Dalam basis tahunan (YoY), GDP Australia mencapai 2.8 persen, juga lebih rendah daripada ekspektasi 3 persen.  Sebanyak 17 dari 20 industri di Negeri Kanguru mencatatkan pertumbuhan, dengan laju tertinggi dipimpin oleh sektor profesional, ilmu pengetahuan, dan jasa teknis.

Sementara kontribusi dari sektor ekspor terpantau flat, walaupun ada aktivitas pengiriman batu bara dan bijih besi yang cukup tinggi. Meski demikian, estimasi Bank Sentral Australia (RBA) terhadap pertumbuhan ekonomi tetap optimistis. Mereka memperkirakan pertumbuhan GDP Australia akan mencapai 3 persen dalam beberapa tahun ke depan. 

"Indikator-indikator (ekonomi) Australia ke depan akan terus menuju ke titik pertumbuhan yang solid" kata Gubernur RBA, Philip Lowe, pada hari Selasa kemarin, sembari mengumumkan tingkat suku bunga RBA yang dipertahankan di level 1.5 persen.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Australia, diantaranya :

  1. Economic and Fiscal Outlook       Selasa 12/12/2017 Tentative
  2. HPI q/q                                               Selasa 12/12/2017 07:30 WIB
  3. NAB Business Confidence                       Selasa 12/12/2017 07:30 WIB
  4. Employment Change                     Kamis 14/12/2017 07:30 WIB
  5. Unemployment Rate                      Kamis 14/12/2017 07:30 WIB

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 0.7562, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7601 – 0.7640 – 0.7680. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 0.7493, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 0.7457 – 0.7423 – 0.7388.

 

XAUUSD

FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : NEGATIF

O : 1273.70   H : 1276.95   L : 1243.50    C : 1247.75

PERGERAKAN SEPEKAN 04/12 – 08/12 : NEGATIF

RANGE SEPEKAN : $33.45 atau 334.5 PIP

Secara Fundamental, Harga Emas melemah ke level terendah dalam lima bulan seiring indeks US dolar Amerika Serikat (AS) dan saham yang menguat. Hal itu dipicu penguatan rilis data tenaga kerja AS lebih kuat dari perkiraan.

Keuntungan pada dolar AS, saham dan gelembung nilai bitcoin mendorong permintaan terhadap investasi safe haven menjadi berkurang. Selain itu, rencana kenaikan suku bunga Amerika Serikat juga bayangi harga logam mulia.

Harga emas untuk pengiriman Februari turun US$ 4,7 atau 0,4 persen menjadi US$ 1.248,40 per ounce. Harga emas itu terendah sejak 20 Juli. Selama sepekan, harga emas tergelincir 2,6 persen. Rilis data pekerjaan AS membayangi harga emas. Departemen Tenaga Kerja AS meyebutkan ada penambahan 228 ribu pekerjaan pada November 2017. Ini menekankan ada pertumbuhan ekonomi.

Data tersebut dinilai tidak akan pengaruhi harapan the Federal Reserve menaikkan suku bunga dalam pertemuan pekan depan yang sudah diantisipasi pelaku pasar. Investor ingin tahu mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga pada 2018.

"Laporan data pekerjaan yang solid menyiratkan the Federal Reserve tetap berada pada jalur untuk menaikkan suku bunga lebih tinggi hingga 2018," ujar Rob Haworth, Senior Invesment Strategist US Bank Wealth Management, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Sabtu (9/12/2017).

Ia menambahkan, tingkat suku bunga lebih tinggi terutama ketika tingkat upah tampak stabil akan menekan harga emas.

Namun, Analis City Index Fiona Cincotta menuturkan, data upah per jam yang di bawah perkiraan tidak membantu atasi inflasi yang ditargetkan the Federal Reserve. Ditambah kurangnya hubungan antara jumlah pekerjaan yang diciptakan dan upah per jam.

"Investor semakin khawatir kalau the Federal Reserve dapat kurangi laju kenaikan suku bunga pada 2018. Hingga upah per jam dan inflasi mulai bergerak lebih tinggi," kata dia.

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 1260.20, kemungkinan harga akan kembali ke level 1267.75 – 1275.35 – 1282.90. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 1242.80, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 1235.25 – 1227.25 – 1219.35.

 

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: Crazy4Comiccon.Wordpress.Com

Tags: #forexsignal88 #signalforex #sinyalforex #forexsignal #analisaforex #analisagold #belajarforex #seputarforex #sekilasforex #eurusd #gbpusd #audusd #xauusd #signalforexharian #signalforexakurat #analisaforex #analisatradingforex #analisaforexharian #analisagold #beritaforexindonesia #beritaforexharian #beritaterkiniforex #analisajituforex #toptrendingforex #signalforexgratis #signalforexindonesia #tipsforex #trikforex #strategiforex #teknikforex #analisateknikal

Share This

Jurnal Mingguan Lainnya

January 13, 2018

Sekilas Forex: USD Memulai Awal 2018 Dengan Buruk. Akankah Penurunan Berlanjut?

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/01/2018 – Penderitaan dolar AS sejak pertengahan Desember berlanjut lagi bahkan di sesi penutupan pekan lalu (8-12 Januari), rival-rival greenback semakin intensif memukul mata uang cadangan dunia tersebut. Mungkin ada benarnya…
December 16, 2017

Sekilas Forex: Investor Terus Pantau Pergerakan USD Menjelang Awal Tahun 2018

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/12/2017 – Dapat dikatakan pekan lalu menjadi sesi perdagangan yang sulit bagi dolar AS. Meskipun di sesi Jumat dolar AS menunjukkan penguatan, catatan yang terlihat pada MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division…
December 09, 2017

Sekilas Forex: Data Tenaga Kerja AS Berikan Peluru Bagi USD Untuk Menghantam Rival-Rivalnya Pekan Depan

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/12/2017 – Dolar AS kembali merajai bursa forex di sepanjang pekan lalu setelah menebar benih penguatan di pekan sebelumnya pasca tekanan yang terjadi sepanjang tiga pekan sebelumnya. Kemajuan pada proses reformasi pajak AS…
December 02, 2017

Sekilas Forex: Nasib USD Ditentukan Oleh Non Farm Payroll Pekan Depan

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 03/12/2017 – Tidak ada keraguan bahwa minggu lalu adalah sebuah pekan dimana politik benar-benar membayangi ekonomi. Reformasi pajak menjadi fokus utama dan pada hari Jumat dini hari, ketika menjadi semakin jelas bahwa RUU pajak…
November 25, 2017

Sekilas Forex: USD Tak Berdaya, Apakah Pekan Depan Yellen Mampu Membuat USD Kembali Naik?

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/11/2017 – Pada pekan lalu dolar AS kembali terhempas, dengan Indeks Dolar AS terpaksa membukukan penutupan mingguan negatif untuk yang ketiga kalinya secara berurutan, di 92,70. Dolar AS tertekan oleh semua mata uang utama,…