ForexSignal88.com l Jakarta, 11/11/2017 – Pergerakan di bursa forex pada minggu lalu menegaskan betapa pentingnya reformasi pajak bagi rakyat AS, Kongres dan pasar keuangan. Jika dilakukan dengan benar maka itu akan menjadi prestasi terbesar Presiden AS Donald Trump. Satu-satunya masalah adalah bahwa tidak semua orang percaya bahwa reformasi itu akan memberi ekonomi AS sebuah dorongan jangka panjang yang berkelanjutan dan, yang lebih penting lagi, dengan adanya perbedaan besar antara versi perombakan pajak yang diajukan oleh House and Senate berarti ada pertikaian di Washington.

Sepanjang minggu lalu, para pelaku pasar melihat bagaimana kemunduran dalam reformasi pajak telah melemahkan dolar AS dan di minggu depan dolar AS membutuhkan kemajuan pada perjuangan reformasi pajak tersebut agar dapat melanjutkan kenaikannya. Meskipun perkembangan reformasi pajak akan mendominasi berita utama, kinerja dolar AS di minggu depan akan dipengaruhi oleh tiga faktor yang berbeda yaitu politik, ekonomi dan kebijakan moneter.

Tidak ada keraguan bahwa politik akan menjadi pendorong utama namun dengan enam presiden Federal Reserve yang dijadwalkan untuk berbicara, prospek kenaikan suku bunga juga dapat mempengaruhi perdagangan greenback.

Data penjualan eceran dan indeks harga konsumen AS juga dijadwalkan untuk rilis dan para investor akan sangat menginginkan untuk melihat apakah kenaikan tajam bulan lalu pada sektor pekerjaan telah diterjemahkan ke dalam lebih banyak pengeluaran. Meskipun pasar percaya bahwa kenaikan suku bunga dapat mengangkat greenback, turunnya harga gas dan pertumbuhan upah yang stagnan di bulan Oktober seiring dengan turunnya sentimen konsumen berarti pengeluaran mungkin tertahan. Jadi, mungkin di pekan depan tampaknya hanya ada sedikit dorongan positif dari data Fed dan data AS.

Sementara itu EUR/USD tampak bersiap untuk melakukan breakout terhadap sebuah bearish trend line pada grafik harian. Setelah diperdagangkan di kisaran 1,5 sen yang sempit selama 2 minggu terakhir, pasangan mata uang tersebut mulai bergerak naik melampaui kisaran tersebut pada hari Jumat setelah kehadiran data AS yang lebih lemah.

Ada beberapa laporan ekonomi zona euro yang dirilis dalam sepekan terakhir namun penjualan eceran zona euro, harga produsen, pesanan pabrik Jerman, neraca perdagangan lebih baik dari perkiraan. Satu-satunya laporan yang berada di bawah ekspektasi adalah produksi industri Jerman yang terpukul pada bulan September. Semua laporan ekonomi terakhir tersebut menunjukkan bahwa ekonomi zona euro masih berkinerja cukup baik dan komentar dari pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) sedikit lebih optimis.

Sedangkan pound sterling berhasil menjadi mata uang berkinerja terbaik pada minggu lalu ini berkat rally di awal dan akhir pekan. Sebenarnya ada sedikit sekali data dari UK pada pekan lalu kecuali pada hari Jumat ketika mata uang tersebut terdorong lebih tinggi oleh produksi industri dan neraca perdagangan yang lebih kuat.

Juga tidak ada kemajuan dalam pembicaraan Brexit meskipun Perdana Menteri Theresa May sudah terlalu lama berkutat pada pernyataannya bahwa dia akan membayar seluruh tagihan Brexit kepada Uni Eropa dan bahkan mungkin lebih banyak lagi untuk mendapatkan kesepakatan perdagangan yang lebih baik.

Di sisi lain, Uni Eropa belum begitu kooperatif sehingga perkembangan Brexit masih perlu diawasi dengan hati-hati ke depan. Pekan depan akan menjadi minggu yang sibuk bagi pound sterling karena ada laporan sektor ketenagakerjaan, inflasi dan penjualan ritel yang dijadwalkan untuk rilis bersamaan dengan pidato dari sejumlah pejabat Bank of England termasuk Gubernur Mark Carney.

EURUSD

FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK :  NETRAL 

O : 1.1616     H : 1.1678      L : 1.1554      C : 1.1665

PERGERAKAN SEPEKAN 06/11 – 10/11 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 124 PIP

Secara Fundamental, Salah satu tokoh paling senior Bank Sentral Eropa (ECB) mengatakan bahwa sebanyak 20 lembaga pemberi pinjaman telah mengajukan permohonan lisensi perbankan Uni Eropa (UE) yang baru saat mereka melakukan persiapan untuk menggeser lanskap layanan keuangan Eropa setelah Brexit.

Daniele Nouy mengatakan bahwa hampir dua lusin aplikasi untuk lisensi "sudah dinilai" setelah keputusan mayoritas rakyat UK pada tahun lalu memutuskan untuk meninggalkan UE. "Ini ada sekitar 20 bank yang memiliki sesuatu yang sudah dinilai," kata Nouy, ​​Ketua Dewan Pengawas ECB, menurut sebuah laporan dari Financial Times.

"Mungkin mereka belum menandatanganinya, tapi mereka sudah membuat aplikasi yang cukup komprehensif yang bisa diformalkan (dilengkapi) dengan sangat cepat," jelas Nuoy.

Berdasarkan peraturan saat ini, UK berada di bawah yurisdiksi dari apa yang disebut dengan “paspor keuangan” (financial passport), seperangkat ketetapan dan peraturan yang memungkinkan perusahaan-perusahaan keuangan yang berbasis di UK untuk mengakses para pelanggan dan melakukan aktivitas di seluruh Eropa. Banyak pemberi pinjaman non-UE menggunakan paspor itu untuk mengoperasikan sebuah hub di UK dan kemudian menjual layanan di seluruh blok 28 negara.

Namun kelak begitu UK meninggalkan UE, hampir pasti akan kehilangan hak paspor tersebut, yang sangat terkait dengan keanggotaan Pasar Tunggal Eropa, sebuah pasar yang akan ditinggalkan UK sebagai konsekuensi dari Brexit.

Akibatnya, para pemberi pinjaman utama, terutama yang berasal dari Amerika Serikat dan Jepang, sedang berbenah dan melakukan persiapan untuk mendirikan pusat baru di benua Eropa sehingga mereka dapat terus melayani para pelanggan mereka di Eropa tanpa adanya gangguan.

Bank-bank itu membutuhkan setidaknya satu tahun untuk mendirikan cabang dan anak perusahaan yang berfungsi penuh di Eropa untuk mempertahankan aktivitas bisnis mereka, sehingga harus memulai prosesnya dari sekarang.

Nouy adalah Kepala Mekanisme Pengawas Tunggal (Single Supervisory Mechanism), yang memiliki pengawasan pamungkas untuk memberikan lisensi perbankan untuk semua negara anggota zona euro, dan sebagai hasilnya adalah lembaga itu menjadi badan yang memiliki otoritas terbesar dalam lisensi baru yang dibutuhkan pihak perbankan setelah Brexit.

Para pemberi pinjaman utama diperkirakan akan merelokasi para staf mereka dari UK sebagai akibat dari Brexit, dengan bank-bank Jepang menjadi yang tercepat dalam persiapan itu.

Empat bank besar Jepang yaitu MUFG, Nomura, Daiwa, dan Sumitomo Mitsui semua telah mengumumkan markas besar baru di UE, dengan tiga memilih Frankfurt, dan satu, yaitu MUFG, memilih ibukota Belanda, Amsterdam.

Raksasa Amerika yaitu Citigroup juga mengkonfirmasi bahwa mereka akan mengirim beberapa staf ke Frankfurt, sementara CEO Goldman Sachs Lloyd Blankfein baru-baru ini men-tweet bahwa dia akan "menghabiskan lebih banyak waktu" di Frankfurt.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Uni Eropa, diantaranya :

  1. German Prelim GDP           Selasa 14/11/2017 14:00 WIB
  2. German Final CPI                Selasa 14/11/2017 14:00 WIB
  3. Flash GDP                             Selasa 14/11/2017 17:00 WIB
  4. German ZEW Economic Sentiment       Selasa 14/11/2017 17:00 WIB
  5. Industrial Production          Selasa 14/11/2017 17:00 WIB
  6. ZEW Economic Sentiment            Selasa 14/11/2017 17:00 WIB
  7. Trade Balance                     Rabu 15/11/2017 17:00 WIB
  8. Final CPI                                Kamis 16/11/2017 17:00 WIB
  9. Final Core CPI                      Kamis 16/11/2017 17:00 WIB
  10. Current Account                   Jumat 17/11/2017 16:00 WIB
  11. ECOFIN Meetings                Jumat 17/11/2017 ALL DAY

 

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.1568, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1519 – 1.1471 – 1.1421. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.1707, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.1759 – 1.1813 – 1.1863.

 

GBPUSD

 FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

O : 1.3071     H : 1.3230      L : 1.3059      C : 1.3198

PERGERAKAN SEPEKAN 06/11 – 10/11 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 171 PIP

Secara Fundamental, Sejak referendum Brexit 23 Juni 2016 hingga detik ini, baik rakyat umum maupun kalangan bisnis UK masih terus khawatir terhadap ketidakpastian akhir dari Brexit. Hampir semua pihak berharap Brexit akan berujung pada pisahnya UK dengan Uni Eropa namun kesepakatan perdagangan yang tetap ada seperti semula.

Dinamika Brexit juga tak lepas dari sorotan Bank of England (BoE). Gubernur BoE Mark Carney mengatakan bahwa perekonomian UK akan tumbuh lebih lambat dalam jangka pendek jika negara tersebut gagal untuk mengamankan kesepakatan perdagangan masa depan dengan Uni Eropa setelah Brexit.

Ditanya dalam sebuah wawancara dengan televisi ITV apakah ekonomi UK akan terpukul jika tidak ada kesepakatan Brexit, Carney berkata, "Dalam jangka pendek, tak diragukan lagi, jika kita kekurangan akses material (ke pasar tunggal UE) daripada yang kita miliki saat ini, ekonomi ini perlu reorientasi dan selama periode tersebut akan membebani pertumbuhan."

Carney juga mengatakan bahwa investasi bisnis UK harusnya booming sekarang, mengingat kekuatan ekonomi dunia dan faktor lainnya, namun ekonomi UK justru hanya berkembang yang menurutnya itu karena ketidakpastian hasil negosiasi Brexit, katanya.

Perekonomian UK telah melambat tajam tahun ini setelah referendum Brexit 2016, namun BoE memutuskan untuk menaikkan suku bunga, sebagian karena bank itu percaya bahwa Brexit akan menciptakan tekanan inflasi yang lebih besar karena migrasi yang rendah dan investasi yang lebih lemah.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Inggris, diantaranya :

  1. CPI y/y                        Selasa 14/11/2017 16:30 WIB
  2. PPI Input m/m          Selasa 14/11/2017 16:30 WIB
  3. RPI y/y                        Selasa 14/11/2017 16:30 WIB
  4. Core CPI y/y              Selasa 14/11/2017 16:30 WIB
  5. HPI y/y                        Selasa 14/11/2017 16:30 WIB
  6. PPI Output m/m       Selasa 14/11/2017 16:30 WIB
  7. Average Earnings Index 3m/y     Rabu 15/11/2017 16:30 WIB
  8. Claimant Count Change                Rabu 15/11/2017 16:30 WIB
  9. Unemployment Rate                      Rabu 15/11/2017 16:30 WIB
  10. Retail Sales              Kamis 16/11/2017 16:30 WIB

 

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.3084, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.3017 – 1.2950 – 1.2881. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.3282, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.3343 – 1.3407 – 1.3469.

 

AUDUSD

 FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK :  NETRAL

O : 0.7648     H : 0.7699      L : 0.7625      C : 0.7660

PERGERAKAN SEPEKAN 06/11 – 10/11 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 74 PIP

Secara Fundamental, Menurut kepala analis ANZ, dengan volatilitas pasar yang rendah dan harga komoditas yang menguat, dan mengingat pelemahan dolar Australia baru-baru ini, sekarang adalah saatnya untuk membeli Aussie.

"AUD telah turun secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir karena bijih besi berkinerja buruk dan perbedaan market rate menyempit," kata Daniel Been, kepala Riset FX di ANZ. "Kami berpikir bahwa faktor-faktor ini dapat menjadi pendukung dan, di samping risk appetite positif, bakal mendorong AUD lebih tinggi," jelas Been.

Menanggapi kekhawatiran baru-baru ini tentang prospek ekonomi Australia, sebuah faktor yang berkontribusi terhadap penurunan Aussie, Been mengatakan bahwa pasar menjadi terlalu pesimis, menunjukkan bahwa tidak mungkin Reserve Bank of Australia (RBA) membuat perubahan signifikan terhadap perkiraan pertumbuhan PDB dan inflasi.

"Sementara angka inflasi dan perdagangan baru-baru ini mengecewakan, kami tidak berpikir bahwa salah satu dari ini akan mendorong perubahan dalam nada RBA karena lingkungan pertumbuhan yang lebih luas di Australia tetap solid," katanya.

"Investasi bisnis non-pertambangan semakin cepat, belanja pemerintah memberi dorongan pada GDP dan sektor pertambangan sekarang juga bertambah positif. Keadaan ini berarti bahwa toleransi RBA terhadap konsumen yang lebih lemah akan lebih tinggi daripada yang seharusnya," tambahnya.

"Kami pikir bahwa tidak cukup bagi mereka untuk secara nyata mengubah perkiraan mereka," katanya. Jika RBA mempertahankan pandangannya saat ini, Been mengatakan bahwa pihaknya akan meminta para investor untuk mempertanyakan mengapa mereka harus menjual Aussie di tingkat ini.

"Kami pikir pasar akan kecewa jika RBA tidak terdengar secara formal lebih dovish," katanya. "Jika ini benar, ada kemungkinan pasar akan melihat dan menyadari bahwa hanya ada sedikit alasan lain untuk bearish pada AUD saat ini," kata Been. Dengan demikian, Been mengatakan bahwa rasio risk-reward lebih condong kepada posisi beli Aussie mengingat keadaan saat ini.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Australia, diantaranya :

  1. NAB Business Confidence           Selasa 14/11/2017 07:30 WIB
  2. Wage Price Index                            Rabu15/11/2017 07:30 WIB
  3. Employment Change                     Kamis 16/11/2017 07:30 WIB
  4. Unemployment Rate                      Kamis 16/11/2017 07:30 WIB

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 0.7616, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7566 – 0.7516 – 0.7466. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 0.7732, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 0.7783 – 0.7832 – 0.7879.


XAUUSD

FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

O : 1270.30   H : 1288.35   L : 1265.90    C : 1275.55

PERGERAKAN SEPEKAN 06/11 – 10/11 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : $22.45 atau 224.5 PIP

Secara Fundamental, Harga emas berhasil membalikkan kerugian yang dialami dikarenakan dolar AS mendapat tekanan pada tanda-tanda yang terlihat bahwa para anggota Senat dari GOP (Partai Republik) dapat menggagalkan rencana perombakan pajak yang digulirkan Presiden AS Donald Trump dengan menunda pelaksanaan pemotongan pajak perusahaan, dengan sebuah laporan menunjukkan bahwa Senat sedang mempertimbangkan penundaan selama satu tahun.

Dari sisi geopolitik yang berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset-aset safe haven seperti emas, sejauh pantauan tim FS88 Research Division, belum terdengar kabar terbaru selain retorika panas Trump saat berpidato di China yang meminta agar negara tetangga dan sekutu tradisional Korea Utara itu memutus hubungannya dengan Korea Utara dan menyebut negara yang dikuasai Kim Jong Un itu sebagai neraka.

Demikian pula dari Timur Tengah, khususnya tentang ekskalasi tensi antara Arab Saudi dan Iran sejauh ini belum terdengar berita yang mungkin menimbulkan permintaan yang lebih kuat terhadap safe haven emas. Harga emas sensitif terhadap pergerakan turun dolar AS yang berpotensi membuat harga emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang asing, sehingga meningkatkan permintaan terhadap logam kuning.

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1264.00, kemungkinan harga akan kembali ke level 1254.50 – 1244.30 – 1234.45. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1289.35, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1299.55 – 1309.00 – 1318.45.

 

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: The Hayride

Tags: #forexsignal88 #signalforex #sinyalforex #forexsignal #analisaforex #analisagold #belajarforex #seputarforex #sekilasforex #eurusd #gbpusd #audusd #xauusd #signalforexharian #signalforexakurat #analisaforex #analisatradingforex #analisaforexharian #analisagold #beritaforexindonesia #beritaforexharian #beritaterkiniforex #analisajituforex #toptrendingforex #signalforexgratis #signalforexindonesia #tipsforex #trikforex #strategiforex #teknikforex #analisateknikal

Share This

Jurnal Mingguan Lainnya

November 11, 2017

Sekilas Forex: Kemunduran Reformasi Pajak AS Membuat Bullish USD Tertahan

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/11/2017 – Pergerakan di bursa forex pada minggu lalu menegaskan betapa pentingnya reformasi pajak bagi rakyat AS, Kongres dan pasar keuangan. Jika dilakukan dengan benar maka itu akan menjadi prestasi terbesar Presiden AS…
November 04, 2017

Sekilas Forex: USD Semakin "Unstoppable" Dan Berpeluang Bullish Kembali

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/11/2017 – Pada pekan lalu (30 Oktober-3 November) kita melihat beberapa faktor fundamental besar yang menggerakan bursa forex dan emas. Secara umum, semua faktor tersebut didominasi oleh kebijakan moneter bank sentral utama dan…
October 28, 2017

Sekilas Forex: "The Mighty Dollar" Kembali Bullish - Bagaimana Nasib Gold dan Mata Uang Rival Lainnya?

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 28/10/2017 - Dolar AS semakin bullish sepanjang pekan lalu (23-37 Oktober), dengan Indeks Dolar AS berakhir naik 1,13% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya. Ada beberapa faktor yang mendorong penguatan dolar AS di pekan lalu,…
October 21, 2017

Sekilas Forex: 3 Perkembangan Ekonomi dan Politik AS Yang Akan Menekan Rival USD

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 22/10/2017 - Greenback mengakhiri pekan lalu dengan posisi yang semakin tinggi setelah harapan terhadap reformasi pajak yang diusung administrasi Trump semakin cerah. Di saat yang sama Presiden Trump juga belum memastikan siapa…
October 14, 2017

Sekilas Forex: Ketidakpastian Kenaikan Tingkat Suku Bunga Menekan USD Untuk Koreksi

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 14/10/2017 - Setelah naik selama empat minggu berturut-turut, kekuatan bullish dolar AS mulai kehilangan kendali. Di pekan lalu (9-13 Oktober) greenback tertekan oleh semua mata uang utama, turun 0,73% terhadap euro, melemah 1,71%…