ForexSignal88.Com | Jakarta, 14/10/2017 Setelah naik selama empat minggu berturut-turut, kekuatan bullish dolar AS mulai kehilangan kendali. Di pekan lalu (9-13 Oktober) greenback tertekan oleh semua mata uang utama, turun 0,73% terhadap euro, melemah 1,71% versus pound sterling, jatuh 0,69% terhadap yen, merosot 1,55% terhadap dolar Australia dan harga emas pun akhirnya menanjak 2,28%.

Meskipun data AS relatif bagus, dolar AS harus berjuang selama sepekan terakhir karena para investor tidak yakin bahwa laporan ekonomi positif tersebut dapat meningkatkan peluang bagi tiga kenaikan suku bunga di tahun depan meskipun mereka tetap yakin untuk kenaikan suku bunga pada bulan Desember.

Sementara perkiraan dot-plot terbaru Federal Reserve menunjukkan para pembuat kebijakan memperkirakan tiga kenaikan pada tahun depan, fed fund futures hanya menunjukkan peluang 70% untuk satu kenaikan suku bunga pada tahun 2018. Itulah mengapa dolar AS tidak mampu bangkit meskipun harga konsumen meningkat 0,5% pada bulan September, sementara indeks harga yang tidak termasuk harga makanan dan energi, naik hanya 0,1%, menunjukkan bahwa kekuatan disinflasi masih bermain.

Penjualan ritel pun naik 1,6%, jumlah terkuat sejak Maret 2015 namun saat dihitung dengan tidak memasukkan pembelian mobil dan bahan bakar, belanja konsumen AS hanya meningkat 0,5%. Jadi singkatnya angka-angka tersebut di atas tidak cukup kuat untuk mengimbangi risiko yang dihadapi dolar AS dalam dua bulan ke depan.

Ancaman Bagi USD

Ada dua ancaman utama yang membayangi greenback saat ini yaitu Korea Utara dan pemilihan Ketua Fed yang baru. Waktu untuk keduanya tidak diketahui, demikian juga konsekuensinya. Terkait ketegangan di semenanjung Korea, sejauh ini tidak ada pihak yang menunjukkan sikap mundur atau mengalah, bahkan keduanya bersiap melancarkan aksi militer sehingga situasinya cenderung memburuk dan berpotensi meningkatkan risiko ekonomi pada greenback.

Sedangkan untuk Ketua Fed, siapa pun kecuali Yellen akan dianggap negatif terhadap dolar AS dan jika Presiden Trump memilih seseorang yang bukan anggota Federal Reserve saat ini, dampak negatifnya berpotensi menjadi lebih signifikan.

Risiko ketiga adalah kondisi pemulihan selama dua bulan ke depan. Jika tidak terlihat peningkatan yang konsisten dalam pertumbuhan kerja, upah, inflasi dan belanja konsumen, kenaikan suku bunga terakhir tahun ini, dan mungkin yang terakhir dari karir Yellen di Fed, masih mungkin terjadi namun pasar akan semakin berhati-hati. Artinya setiap laporan ekonomi yang masuk akan diteliti oleh pasar dengan hati-hati.

Selanjutnya di pekan ini, fokus utama untuk dolar AS adalah pidato oleh Fed Chair Janet Yellen, Fed’s Beige Book serta data-data regular lainnya terutama dari AS, Eropa dan UK. Perkembangan politik dan keamanan terkait Korea Utara, Catalunya (Catalonia), proses pembentukan koalisi pemerintahan Jerman dan Selandia Baru serta prospek pemilu Jepang dan juga setiap kabar mengenai Brexit tentunya tak akan lepas dari perhatian para pelaku pasar forex dan emas. 

EURUSD

FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK :  NETRAL 

O : 1.1728     H : 1.1880      L : 1.1720      C : 1.1819

PERGERAKAN SEPEKAN 09/10 – 13/10 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 160 PIP

Secara Fundamental, Berita tentang Catalunya (Catalonia) menjadi berita utama berbagai media kelas dunia saat ini, namun ternyata Eropa memiliki banyak gerakan separatis lainnya yang terus mengamati perkembangan politik di wilayah timur laut Spanyol yang makmur tersebut.

Gerakan separatis di Eropa tumbuh pada kota-kota kecil ke seluruh wilayah tersebut dan motivasi mereka untuk merdeka hampir sama yaitu perbedaan bahasa dan budaya serta pembenaran ekonomi dan sejarah. Sementara beberapa gerakan separatis bermimpi mendapatkan otonomi lebih besar dari pemerintah nasional, gerakan yang lain yang lain seperti Catalunya bertujuan untuk mendapatkan kemerdekaan penuh.

Negara-negara seperti Jerman dan Italia di mana negara-negara dapat memiliki perbedaan linguistik, budaya dan sejarah yang sangat berbeda cenderung memiliki banyak dan gerakan separatis yang signifikan yang harus mereka hadapi. Karakteristik geografis dapat berperan juga, dengan pulau-pulau dan beberapa semenanjung seringkali menuntut lebih banyak otonomi atau kemerdekaan, merasa “terpisah” dan jauh dari pusat-pusat kekuasaan.

Willem Buiter, kepala ekonom di Citi, mengatakan kepada CNBC bahwa wilayah Eropa “kembali seperti semula” karena terlalu banyak negara di Uni Eropa memiliki masalah separatis, termasuk UK, Belgia dan Italia dan menurutnya ini bukan masalah baru dan unik.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Uni Eropa, diantaranya :

  1. Trade Balance         Senin 16/10/2017 16:00 WIB
  2. Final CPI             Selasa 17/10/2017 16:00 WIB
  3. German ZEW Economic Sentiment Selasa 17/10/2017 16:00 WIB
  4. EUR ZEW Economic Sentiment               Selasa 17/10/2017 16:00 WIB
  5. Final Core CPI             Selasa 17/10/2017 16:00 WIB
  6. German PPI                          Jumat 20/10/2017 13:00 WIB
  7. Current Account                 Jumat 20/10/2017 15:00 WIB

 

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.1792, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1751 – 1.1709 – 1.1664. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.1883, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.1926 – 1.1967 – 1.2007.

GBPUSD

 FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

O : 1.3094     H : 1.3338      L : 1.3075      C : 1.3288

PERGERAKAN SEPEKAN 09/10 – 13/10 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 263 PIP

Secara Fundamental, Kecepatan pertumbuhan ekonomi UK yang terus dibayangi ketidakpastian akhir cerita Brexit, tetap terjebak pada laju kecepatan yang rendah namun mungkin tidak cukup lemah untuk mencegah Bank of England (BoE) menaikkan suku bunganya pada bulan depan. Secara terpisah pada hari Selasa pekan kemarin, para analis anggaran UK melihat prospek jangka menengah yang suram untuk ekonomi UK, yang berpotensi membuat menteri keuangan Philip Hammond hanya memiliki sedikit ruang untuk mengimbangi pukulan besar dari Brexit.

Gambaran yang agak suram untuk ekonomi terbesar kelima di dunia itu terlihat dari sejumlah data, termasuk rekor defisit perdagangan barang, berbeda dengan situasi di beberapa mitra dagang terdekat UK di Uni Eropa. Ekspor Jerman melampaui impor pada bulan Agustus, menambah tanda-tanda yang ditunjukkannya pada kuartal ketiga, dan output industri Italia jauh lebih kuat dari perkiraan.

Tapi ada beberapa tanda dorongan ekonomi untuk UK. Pada bulan Juli dan Agustus pabrik-pabrik di negara itu mencatatkan dua bulan terkuatnya pada 2017 dan sektor konstruksi tumbuh untuk pertama kalinya dalam tiga bulan. Pada penghitungan tahun ke tahun, output pabrik 2,8 persen lebih tinggi, pertumbuhan tercepat dalam enam bulan. Revisi terhadap data sebelumnya menunjukkan bahwa ekonomi UK sedikit kurang lemah pada awal tahun ini dari perkiraan sebelumnya.

"Semua itu bukan angka yang bagus tapi saya pikir angka-angka tersebut cukup baik untuk menjaga agar Bank of England tetap berada pada jalur untuk kenaikan suku bunga bulan November," kata Victoria Clarke, ekonom di Investec. Perekonomian UK telah melambat tajam tahun ini karena konsumen merasakan inflasi meningkat, sebagian besar disebabkan oleh turunnya nilai pound sterling setelah referendum Brexit dan juga karena pertumbuhan upah yang lemah.

Meskipun demikian, pada bulan lalu BoE mengatakan bahwa sebagian besar pembuat kebijakannya berpendapat bahwa kemungkinan mereka akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam satu dekade dalam beberapa bulan mendatang. Pasar memperkirakan kenaikan itu akan terjadi di bulan November. BoE percaya bahwa referendum Brexit tahun lalu akan menciptakan tekanan inflasi yang lebih besar dengan meredam investasi bisnis dan memperlambat migrasi ke UK.

Data untuk sektor jasa yang jauh lebih signifikan akan dirilis pada 25 Oktober, bersamaan dengan perkiraan awal untuk pertumbuhan produk domestik bruto kuartal ketiga, sedikit lebih dari seminggu sebelum pengumuman BoE pada 2 November. Banyak ekonom meyakini bahwa hanya dengan pelemahan yang mengejutkan pada data-data tersebut yang akan dapat menyebabkan BoE terpaksa menunda kenaikan suku bunga.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Inggris, diantaranya :

  1. BOE Gov Carney Speaks  Selasa 17/10/2017 TENTATIVE
  2. CPI                                                 Selasa 17/10/2017 15:30 WIB
  3. RPI                              Selasa 17/10/2017 15:30 WIB
  4. Average Earnings Index   Rabu 18/10/2017 15:30 WIB
  5. Claimant Count Change               Rabu 18/10/2017 15:30 WIB
  6. Unemployment Rate                      Rabu 18/10/2017 15:30 WIB
  7. Retail Sales                                      Kamis 19/10/2017 19:00 WIB
  8. Public Sector Net Borrowing       Jumat 20/10/2017 15:30 WIB

 

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.3220, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.3159 – 1.3095 – 1.3030. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.3340, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.3402 – 1.3458 – 1.3514.

AUDUSD

FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK :  NETRAL

O : 0.7769     H : 0.7895      L : 0.7746      C : 0.7885

PERGERAKAN SEPEKAN 09/10 – 13/10 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 149 PIP

Secara Fundamental, Menurut perkiraan dalam update terbaru pada World Economic Outlook dari IMF, pertumbuhan ekonomi Australia akan tersandung. IMF mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Australia pada 2017 akan hanya di 2,2%, turun dari perkiraan sebelumnya di Januari sebesar 3% dan juga berkurang dari 2,5% di tahun 2016. "Pertumbuhan diperkirakan akan melunak sementara menjadi 2,2% di Australia, di mana investasi perumahan dan ekspor pertambangan pada paruh pertama tahun ini dirusak oleh cuaca buruk," kata IMF. Perkiraan tersebut menunjukkan kenaikan pada tahun 2018 dengan produk domestik bruto (PDB) meningkat menjadi 2,9%.

IMF mengatakan aktivitas ekonomi secara global menguat, dengan pertumbuhan diproyeksikan akan meningkat menjadi 3,6% di tahun 2017 dan 3,7% di tahun 2018. Anggaran federal bulan Mei menempatkan pertumbuhan PDB riil di 2,75% untuk 2017-18, atau naik dari 1,75%, dan 3% di tahun 2018 dan 2019. Sementara itu Bendahara Negara (Treasurer) Scott Morrison mengatakan perkiraan pemerintah dalam pernyataan pertengahan tahun akan diperbarui di akhir tahun ini.

"Tapi seperti yang saya katakan dalam sebuah pidato di Dewan Bisnis beberapa minggu yang lalu, apa yang kami lihat adalah peningkatan yang sangat kuat dalam pekerjaan dan kami melihat pertumbuhan berada di jalur menuju titik yang kami perkiraan," katanya kepada ABC, seraya menegaskan bahwa data-data saat ini sangat menggembirakan. "Baru minggu ini kita melihat Survei Bisnis NAB yang menunjukkan peningkatan dalam kepercayaan bisnis dan kondisi bisnis, apa yang mereka gambarkan sebagai kondisi solid rock," katanya.

"Selain itu, kita memiliki angka keyakinan konsumen terbaik yang telah kita lihat dalam waktu sekitar 11 bulan, di mana kita memiliki lebih banyak orang yang optimis daripada pesimis yang berada di luar sana mengenai ekonomi Australia.” "Jadi, hari-hari yang lebih baik lagi yang saya bicarakan dalam The Budget ditopang oleh bukti dan data ini. Jangan lupa, ada 325.000 orang Australia yang mendapatkan pekerjaan tahun lalu," imbuh Morrison.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Australia, diantaranya :

  1. Monetary Policy Meeting Minutes          Selasa 17/10/2017 07:30 WIB
  2. RBA Assist Gov Ellis Speaks                   Selasa 17/10/2017 07:30 WIB
  3. New Motor Vehicle Sales                         Selasa 17/10/2017 07:30 WIB
  4. Employment Change                                 Kamis 19/10/2017 07:30 WIB
  5. Unemployment Rate                                  Kamis 19/10/2017 07:30 WIB
  6. Business Confidence                                Kamis 19/10/2017 07:30 WIB
  7. RBA Annual Report                                    Kamis 19/10/2017 TENTATIVE
  8. RBA Assist Gov Bullock Speaks Kamis 19/10/2017 TENTATIVE

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 0.7801, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7757 – 0.7713 – 0.7667. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 0.7899, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 0.7939 – 0.7980 – 0.8024.

 

XAUUSD

FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

O : 1276.30   H : 1303.60   L : 1275.10    C : 1303.50

PERGERAKAN SEPEKAN 09/10 – 13/10 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : $28.50 atau 285 PIP

Secara Fundamental, Para pembuat kebijakan di The Fed, menurut risalah rapat FOMC yang telah digelar pada tanggal 19-20 September 2017 lalu, terlibat dalam perdebatan yang cukup alot dalam menentukan prospek kenaikan inflasi. Mereka juga mendiskusikan masalah yang mungkin terjadi apabila kenaikan suku bunga The Fed terpaksa melambat karenanya. "Sejumlah peserta rapat menunjukkan keprihatinan mereka terhadap rendahnya angka inflasi tahun ini yang kemungkinan masih akan terjadi.

Pengaruhnya dalam perkembangan bisa saja menjadi lebih lama, dan tercatat bahwa sejumlah peserta rapat masih bersedia bersabar untuk menghapus akomodasi kebijakan, sembari melakukan penilaian terjaminnya trend inflasi," urai The Fed dalam notulen rapatnya. Pada hari Rabu pekan kemarin, Presiden The Fed untuk wilayah San Fransisco, John Williams, mengatakan bahwa ia mengekspektasikan kenaikan suku bunga The Fed di akhir tahun ini, tiga kali lagi tahun depan, dan sedikit kenaikan di tahun 2019. Sedangkan pejabat The Fed lainnya, Charles Evans, justru menyarankan untuk menggunakan pendekatan wait-and-see dalam menentukan kenaikan suku bunga berikutnya.

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1287.05, kemungkinan harga akan kembali ke level 1276.45 – 1266.10 – 1255.40. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1311.60, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1321.25 – 1330.50 – 1338.90.

 

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: Flip2Freedom.Com

Tags: #forexsignal88 #signalforex #sinyalforex #forexsignal #analisaforex #analisagold #belajarforex #seputarforex #sekilasforex #eurusd #gbpusd #audusd #xauusd #signalforexharian #signalforexakurat #analisaforex #analisatradingforex #analisaforexharian #analisagold #beritaforexindonesia #beritaforexharian #beritaterkiniforex #analisajituforex #toptrendingforex #signalforexgratis #signalforexindonesia #tipsforex #trikforex #strategiforex #teknikforex #analisateknikal

Share This

Jurnal Mingguan Lainnya

November 11, 2017

Sekilas Forex: Kemunduran Reformasi Pajak AS Membuat Bullish USD Tertahan

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/11/2017 – Pergerakan di bursa forex pada minggu lalu menegaskan betapa pentingnya reformasi pajak bagi rakyat AS, Kongres dan pasar keuangan. Jika dilakukan dengan benar maka itu akan menjadi prestasi terbesar Presiden AS…
November 04, 2017

Sekilas Forex: USD Semakin "Unstoppable" Dan Berpeluang Bullish Kembali

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/11/2017 – Pada pekan lalu (30 Oktober-3 November) kita melihat beberapa faktor fundamental besar yang menggerakan bursa forex dan emas. Secara umum, semua faktor tersebut didominasi oleh kebijakan moneter bank sentral utama dan…
October 28, 2017

Sekilas Forex: "The Mighty Dollar" Kembali Bullish - Bagaimana Nasib Gold dan Mata Uang Rival Lainnya?

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 28/10/2017 - Dolar AS semakin bullish sepanjang pekan lalu (23-37 Oktober), dengan Indeks Dolar AS berakhir naik 1,13% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya. Ada beberapa faktor yang mendorong penguatan dolar AS di pekan lalu,…
October 21, 2017

Sekilas Forex: 3 Perkembangan Ekonomi dan Politik AS Yang Akan Menekan Rival USD

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 22/10/2017 - Greenback mengakhiri pekan lalu dengan posisi yang semakin tinggi setelah harapan terhadap reformasi pajak yang diusung administrasi Trump semakin cerah. Di saat yang sama Presiden Trump juga belum memastikan siapa…
October 14, 2017

Sekilas Forex: Ketidakpastian Kenaikan Tingkat Suku Bunga Menekan USD Untuk Koreksi

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 14/10/2017 - Setelah naik selama empat minggu berturut-turut, kekuatan bullish dolar AS mulai kehilangan kendali. Di pekan lalu (9-13 Oktober) greenback tertekan oleh semua mata uang utama, turun 0,73% terhadap euro, melemah 1,71%…