ForexSignal88.Com | Jakarta, 02/09/2017 Pertunjukan atraktif dipertontonkan bursa forex di sesi penutupan pekan lalu (28 Agutus-1 September). Sempat turun tajam, dolar AS berbalik menguat. Reaksi pasar terhadap laporan pekerjaan AS yang lemah merupakan bukti komitmen pasar untuk mendorong greenback lebih tinggi menjelang pertemuan FOMC bulan ini.

Data Ekonomi AS Lemah Namun Peluang Kenaikan Tingkat Suku Bunga Meningkat

Sejauh ini fed fund futures menunjukkan peningkatan peluang kenaikan suku bunga di Desember. Semua ini benar-benar tidak sinkron dengan fundamental karena perlambatan pertumbuhan upah, naiknya tingkat pengangguran, revisi ke bawah terhadap data tenaga kerja bulan lalu dan laporan gaji sektor non pertanian AS yang secara signifikan lebih lemah seharusnya mendorong dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS turun tajam. Namun yang terlihat pada hari Jum’at justru sebaliknya dengan Dixie atau Indeks Dolar AS ditutup positif di 92,81, Treasury dan saham-saham AS pun meningkat di saat yang bersamaan.

Hanya 156.000 pekerjaan diciptakan pada bulan Agustus, tingkat pengangguran meningkat menjadi 4,4% dan pertumbuhan pendapatan rata-rata per jam melambat menjadi 0,1%. Yang membuat laporan ini lebih buruk lagi adalah kenyataan bahwa upah pada bulan Juli direvisi turun menjadi 0,1% dari 0,3%, menghapus salah satu alasan utama reli pasca-NFP bulan lalu.

Fokus Investor Ada Pada Peluang Kenaikan Tingkat Suku Bunga

Satu-satunya alasan kenaikan dolar AS adalah para investor mengharapkan komentar hawkish dari para pejabat Fed pada pekan ini. Setidaknya Presiden Fed Dudley mendukung kenaikan suku bunga pada akhir tahun dan bahkan jika pejabat Fed lainnya menahan diri untuk tidak membicarakan langkah pengetatan di Desember, tidak diragukan lagi bahwa mereka akan setuju bahwa pengurangan neraca harus dimulai.

Namun, kelihatannya pasar sudah memperhitungkan itu semua dan laporan pasar tenaga kerja yang mengecewakan memberi Yellen lebih banyak alasan untuk menghindari sinyal bahwa kenaikan suku bunga lainnya akan dilakukan. Dengan alasan ini serta risiko geopolitik dan konflik plafon utang yang terus berlanjut, dolar AS masih berpotensi untuk diperdagangkan lebih rendah.

Juga di pekan lalu, para investor mengharapkan pengumuman reformasi pajak dari Presiden Trump, yang akhirnya tidak terjadi, dan merasa puas dengan reaksi pemerintah AS yang relatif lunak terhadap peluncuran rudal Korea Utara yang melintasi dan jatuh di wilayah perairan Jepang. Namun Korea Utara belum secara resmi menyatakan menghentikan program uji coba rudalnya dan administrasi Trump terus bergerak maju dan bahkan meningkatkan ketegangan dengan Rusia dengan memerintahkan penutupan 3 fasilitas diplomatik Rusia di AS. Sayangnya, ketegangan geopolitik, debat plafon utang dan data AS yang tidak seluruhnya positif terus membebani mata uang AS sehingga di pekan lalu Dixie sempat terperosok ke titik terendah sejak Januari 2015.

Tidak banyak laporan ekonomi AS pada minggu depan, tapi apa yang Fed katakan pada 20 September akan berada di benak setiap pelaku pasar, terutama dengan para pimpinan Fed yang berbicara di sepanjang minggu depan mengenai topik yang relevan seperti prospek ekonomi dan kebijakan moneter AS.

Pandangan Dudley akan sangat penting karena dia adalah salah satu arsitek kunci kebijakan Fed dan kemungkinan dia akan bersikap hawkish karena ketika dia berbicara pada awal Agustus dia mengatakan bahwa dia mendukung kenaikan suku bunga lain sebelum akhir tahun. Data pesanan pabrik, barang tahan lama, neraca perdagangan, Beige Book Fed dan ISM non manufaktur AS akan dirilis pekan depan dan menjadi sorotan bursa forex dan emas selain agenda penting dari RBA, ECB dan BoC.

EURUSD

 FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK :  NETRAL

O : 1.1947     H : 1.2070      L : 1.1823      C : 1.1865

PERGERAKAN SEPEKAN 28/08 – 01/09 : NEGATIF

RANGE SEPEKAN : 247 PIP

Secara Fundamental, Inflasi Zona Uni Eropa dilaporkan meningkat melebihi ekspektasi para ekonom. Akibatnya, pasar memperkirakan perdebatan para pembuat kebijakan di ECB tentang masa depan program stimulus yang akan kembali bangkit. Biro Statistik Uni Eropa ini melaporkan bahwa CPI Zona Euro naik ke level 1.5 persen pada bulan Agustus, dari level 1.3 persen pada bulan Juli. 

Angka itu adalah yang tertinggi dalam empat bulan terakhir, serta lebih tinggi daripada estimasi para ekonom Bloomberg di kisaran 1.4 persen. Akselerasi inflasi konsumen tersebut masih disumbang paling besar oleh kenaikan harga energi. Sebelumnya, inflasi Jerman dan Spanyol juga dilaporkan melampaui estimasi. Sementara untuk Inflasi Inti (Core Inflation), yang tidak memperhitungkan harga makanan dan bahan bakar, masih stabil pada kisaran 1.2 persen.

Selain inflasi, Zona Euro sore ini juga melaporkan Tingkat Pengangguran yang tercatat stabil di level 9.1 persen pada bulan Juli, sama dengan bulan Juni. Dengan demikian, ECB perlu kembali mendiskusikan masa depan rencana QE mereka, yang akan segera kadaluarsa pada akhir tahun ini.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Uni Eropa, diantaranya :

  1. Minimum Bid Rate              Kamis 07/09/2017 18:45 WIB     
  2. ECB Press Conference     Kamis 07/09/2017 19:30 WIB

 

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 1.1982, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.2066 – 1.2150 – 1.2229. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 1.1814, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 1.1722 – 1.1643 – 1.1563.

GBPUSD

FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

O : 1.2930     H : 1.2996      L : 1.2852      C : 1.2955

PERGERAKAN SEPEKAN 28/08 – 01/09 : DOJI POSITIF

RANGE SEPEKAN : 144 PIP

Secara Fundamental, Lain Barnier, lain pula Davis, dimana pihaknya juga membantah tuduhan bahwa Inggris tidak mempersiapkan secara matang jalan keluar dari masalah pelik Brexit. Davis sendiri mengeluhkan selama ini bahwa pihak Eropa kurang fleksibel sehingga terkesan kaku dalam perundingan.

Saling meminta memang sudah biasa dalam sebuah perundingan tingkat berat seperti Brexit ini, namun banyak kalangan kondisi ini memang sudah menguras waktu, dan investor dunia mengharapkan bahwa masalah Brexit ini sudah ada titik terang sedikit saja pada waktu KTT Uni Eropa yang akan diselenggarakan 19-20 Oktober nanti.

Namun dalam putaran ke tiga ini, secercah harapan memang masih ada dimana sisi perundingan yang mencakup antara lain hak-hak karyawan ekspatriat, perbatasan (khususnya perbatasan di Irlandia), hukum, perdagangan dan perjanjian nuklir atau Euratom, sepertinya sudah akan menemukan titik terangnya.

Namun nampaknya ada masalah pelik lainnya yaitu masalah uang kompensasi yang harus dibayar Inggris yang merupakan anggota Uni Eropa dan keluar dari keanggotaan tersebut. Inggris dituntut Uni Eropa untuk membayar setidaknya €60 milyar atau setara dengan $70 milyar.

Sejauh ini Inggris belum ada pernyataan seberapa besar penawaran yang akan disampaikan kepada Uni Eropa, namun sebelumnya pihak Inggris hanya ingin membayar kompensasi tersebut antara €30 milyar hingga €40 milyar saja, karena Inggris mengharapkan pihak Eropa untuk memberikan keringanan akibat Brexit yang dapat mengurangi pendapatan Inggris.

Namun Inggris melalui Davis di pekan ini memang sangat fokus masalah perdagangan diantara mereka, yang juga termasuk dibahas adalah masalah kepabeanan dan masalah perbatasan serta pajak ekspor-impor. Perbatasan antara Irlandia dengan Irlandia Utara adalah masalah yang kritis karena ingin menghindari gejolak politik dan keamanan seperti di era 80an lalu.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Inggris, diantaranya :

  1. Construction PMI                                        Senin 04/09/2017 15:30 WIB
  2. Services PMI                                               Selasa 05/09/2017 15:30 WIB
  3. Halifax HPI m/m                                          Kamis 07/09/2017 14:30 WIB
  4. Manufacturing Production m/m              Jumat 01/09/2017 15:30 WIB

 

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.2857, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.2813 – 1.2766 – 1.2724. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.3005, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.3055 – 1.3104 – 1.3148.

AUDUSD

 FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK :  POSITIF

O : 0.7923     H : 0.7994      L : 0.7869      C : 0.7965

PERGERAKAN SEPEKAN 28/08 – 01/09 : DOJI POSITIF

RANGE SEPEKAN : 125 PIP

Secara Fundamental, Building Approval Australia untuk konstruksi rumah baru, mengalami penurunan 1.7 persen pada bulan Juli. Namun, yang melegakan adalah, karena angka tersebut jauh lebih baik daripada perkiraan penurunan sebanyak 5.0 persen yang dihitung sebelumnya oleh para analis. Jumlah Pekerjaan Konstruksi yang selesai di Australia meroket sampai 9.3 persen pada bulan Juni (QoQ), jauh lebih tinggi daripada ekspektasi kenaikan yang hanya 1 persen.

Sementara itu, kontrak persetujuan pembangunan rumah-rumah swasta di Negeri Kanguru tercatat stabil pada bulan Juli, meski ada kemerosotan dalam sektor apartemen hingga 6.7 persen; demikian yang tercatat oleh Biro Statistik ABS. 

Secara umum, analis mengamati bahwa Dolar Australia masih diperdagangakan dalam rentang yang sempit terhadap Dolar AS pada grafik harian, dalam beberapa minggu terakhir.  AUD/USD belum melemah jauh seperti yang diharapkan oleh Bank Sentral Australia (RBA), sejak awal tahun 2017 ini. Meski demikian, investor tetap mengawasi dengan seksama pergerakan Dolar Australia karena yakin bahwa hal ini akan menjadi pertimbangan RBA dalam menyusun kebijakan moneternya minggu depan.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Australia, diantaranya :

  1. Cash Rate                                         Selasa 05/09/2017 11:30 WIB
  2. RBA Rate Statement                      Selasa 05/09/2017 11:30 WIB
  3. RBA Gov Lowe Speaks                 Selasa 05/09/2017 11:30 WIB
  4. GDP q/q                                             Rabu 06/09/2017 08:30 WIB
  5. Retail Sales                                      Kamis 07/09/2017 08:30 WIB
  6. Trade Balance                                 Kamis 07/09/2017 08:30 WIB
  7. RBA Gov Lowe Speaks                 Jumat 08/09/2017 15:30 WIB

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 0.7862, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7812 – 0.7763 – 0.7720. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 0.7998, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 0.8042 – 0.8085 – 0.8131.

XAUUSD

FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : POSITIF

O : 1292.50   H : 1328.65   L : 1291.65    C : 1325.80

PERGERAKAN SEPEKAN 28/08 – 01/09 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : $37 atau 370 PIP

Secara Fundamental, Harga spot emas melambung usai data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) melambat dan tidak ada pertumbuhan gaji. Sentimen ini menimbulkan spekulasi apakah the Federal Reserve atau bank sentral AS akan menaikkan suku bunga lagi pada 2017.

Hal itu mengingat inflasi masih rendah, termasuk data upah. Sentimen tersebut mempengaruhi Harga spot emas menjelang akhir pekan ini. Harga emas untuk pengiriman Desember bertambah US$ 8,2 atau 0,6 persen ke posisi US$ 1.330,40 per ounce. Angka tersebut tertinggi sejak akhir September. Selama sepekan, harga emas naik 2,5 persen.

"Data tenaga kerja AS melambat diikuti pertumbuhan upah sehingga mendorong kekhawatiran inflasi rendah," ujar Rob Haworth, Analis Bancorp Wealth Management seperti dikutip dari halaman Marketwatch, Sabtu (2/9/2017).

Seperti diketahui, data tenaga kerja AS bertambah 156 ribu pada Agustus. Ini hanya naik tipis dari yang diperkirakan sekitar 180 ribu. Kemudian posisi tingkat pengangguran naik 4,4 persen dari level terendah dalam 16 tahun di kisaran 4,3 persen. Sedangkan upah naik 2,5 persen dalam 12 bulan. Angka ini tidak berubah dari Juli. Laju inflasi pun sedikit berubah.

"Menurut kami rebound yang kuat pada inflasi diperlukan sebelum harapan kenaikan suku bunga dan membantu dolar AS membalikkan tren terbaru," ujar Analis IronFX Charalambos Pissouros.

Ia menambahkan, notulensi pertemuan the Federal Reserve pada Juli menunjukkan kalau pembuat kebijakan memperhatikan inflasi meningkat. Setelah pertemuan itu, inflasi tetap terjaga. Namun memberikan lebih banyak keraguan mengenai inflasi melambat dapat dikaitkan dengan faktor istimewa.

Sementara itu, indeks dolar AS naik 0,2 persen. Sebelumnya harga emas tertekan usai laporan data tenaga kerja. Melemahnya dolar AS membuat emas lebih menarik bagi investor menggunakan mata uang lain.

Akan tetapi prospek suku bunga lebih tinggi berdampak lain untuk harga spot emas. Kini ada keraguan kenaikan suku bunga cenderung dongkrak harga komoditas logam.

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1307.65, kemungkinan harga akan kembali ke level 1300.95 – 1294.25 – 1287.50. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1329.60, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1336.25 – 1343.30 – 1349.90.

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: Svenskcertiofiering.ga

Share This

Jurnal Mingguan Lainnya

November 19, 2017

Sekilas Forex: Rally USD Masih Tersendat Menunggu Katalis Berikutnya

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2017 – Selama beberapa minggu terakhir, dolar AS masih terus bergulat keras meskipun ada kemajuan dalam reformasi pajak dan prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Pasar mungkin yakin bahwa The Fed akan…
November 11, 2017

Sekilas Forex: Kemunduran Reformasi Pajak AS Membuat Bullish USD Tertahan

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/11/2017 – Pergerakan di bursa forex pada minggu lalu menegaskan betapa pentingnya reformasi pajak bagi rakyat AS, Kongres dan pasar keuangan. Jika dilakukan dengan benar maka itu akan menjadi prestasi terbesar Presiden AS…
November 04, 2017

Sekilas Forex: USD Semakin "Unstoppable" Dan Berpeluang Bullish Kembali

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/11/2017 – Pada pekan lalu (30 Oktober-3 November) kita melihat beberapa faktor fundamental besar yang menggerakan bursa forex dan emas. Secara umum, semua faktor tersebut didominasi oleh kebijakan moneter bank sentral utama dan…
October 28, 2017

Sekilas Forex: "The Mighty Dollar" Kembali Bullish - Bagaimana Nasib Gold dan Mata Uang Rival Lainnya?

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 28/10/2017 - Dolar AS semakin bullish sepanjang pekan lalu (23-37 Oktober), dengan Indeks Dolar AS berakhir naik 1,13% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya. Ada beberapa faktor yang mendorong penguatan dolar AS di pekan lalu,…
October 21, 2017

Sekilas Forex: 3 Perkembangan Ekonomi dan Politik AS Yang Akan Menekan Rival USD

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 22/10/2017 - Greenback mengakhiri pekan lalu dengan posisi yang semakin tinggi setelah harapan terhadap reformasi pajak yang diusung administrasi Trump semakin cerah. Di saat yang sama Presiden Trump juga belum memastikan siapa…