ForexSignal88.Com | Jakarta, 26/08/2017 Simposium Jackson Hole 2017 harus diakui berdampak merusak tapi belum dapat dikatakan sebagai sebuah bencana bagi dolar AS. Greenback diperdagangkan melemah terhadap semua mata uang utama pada hari Jum’at dengan EUR/USD naik ke $1,1942, level terkuatnya sejak Januari 2015 dan USD/JPY kembali tenggelam di ¥109,25. Dalam beberapa hal pergerakan forex di hari itu cukup mengejutkan karena komentar Ketua Federal Reserve Janet Yellen seharusnya berdampak lebih positif daripada negatif untuk greenback.

Jackson Hole

Di Jackson Hole Yellen mengatakan bahwa kemajuan substansial pada tujuan kembar Fed telah dicapai dengan inflasi mendekati 2% dan lapangan kerja penuh (full employment) dan dia juga merasa bahwa optimisme yang kuat dapat kembali cepat atau lambat.

Tapi apa yang Yellen sampaikan di forum tersebut nyaris tak menyentuh kebijakan moneter dan berdasarkan penurunan dolar AS yang terjadi pada hari Jum’at, jelas para investor menginginkan informasi lebih dari itu. Yellen tidak menyebutkan normalisasi neraca dan tentu saja tidak menyentuh kenaikan suku bunga di masa depan. Alhasil para investor merasa kecewa saat Yellen gagal memberikan panduan kebijakan yang lebih jelas dan kuat.

Pergerakan terbesar di minggu lalu (21-25 Agustus)  terjadi di euro, yang menikmati penguatan signifikan terhadap greenback setelah simposium di Jackson Hole meskipun seperti yang diantisipasi banyak ekonom, Presiden ECB Draghi juga tidak memberikan informasi baru mengenai rencana kebijakan moneter bank sentral Eropa. Namun dia mengatakan bahwa pemulihan zona euro sedang mendapatkan momentum dan tetap di jalurnya.

Di sisi lain Draghi juga menambahkan bahwa inflasi tidak cukup besar saat ini namun pasar tampaknya mengabaikan kata-kata Draghi tersebut, kalimat yang sebenarnya dapat meredam ekspektasi pasar untuk pengetatan kebijakan moneter ECB.

Di minggu terakhir bulan Agustus ini pergerakan forex mungkin tidak akan sedahsyat sebelumnya karena kemungkinan besar para pelaku pasar akan berkonlidasi. Para investor dan pedagang di Eropa dan AS bersiap untuk menyambut agenda penting pada 1 September sekaligus bersiap menikmati liburan di minggu terakhir musim panas.

NFP - Non Farm Payroll

Pada pekan depan (27 Agustus – 1 September), di luar laporan Nonfarm Payrolls (NFP) pada hari Jum’at, tidak banyak data ekonomi penting. Namun, NFP bisa memicu volatilitas utama di dalam pasar mata uang. Tidak hanya bisa menurunkan likuiditas yang mempengaruhi reaksi pasar, NFP kali ini merupakan laporan pekerjaan AS terakhir sebelum pertemuan Federal Reserve di bulan depan.

NFP diperkirakan bakal turun dari 209.000 menjadi 180.000. Tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap di 4,3% dan pendapatan rata-rata per jam diproyeksikan turun dari 0,3% ke 0,2%.

Pada awal bulan Agustus, satu set data ketenagakerjaan AS menunjukkan bahwa pertumbuhan gaji, pendapatan rata-rata per jam dan partisipasi angkatan kerja meningkat pada bulan Juli, yang membuat tingkat pengangguran turun menjadi 4,3%. Momentum itu diperkirakan tidak akan bertahan dengan proyeksi yang lebih rendah seperti tersebut di atas untuk NFP dan pertumbuhan pendapatan rata-rata per jam kali ini.

Selain sorotan utama terhadap NFP dan data terkait lainnya, mata pasar juga akan tetap mengawasi dinamika politik AS karena masih ada perdebatan mengenai plafon hutang yang kian memanas. Perseteruan antara Trump dan anggota Kongres, termasuk Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell dan Ketua DPR Paul Ryan, terus memanas.

Dengan pemerintah federal yang hampir kehabisan uang, Trump menahan Kongres dan menyandera pemerintahan dengan mengatakan bahwa dia bersedia untuk menutup pemerintahan (government shutdown) dengan maksud untuk menekan Kongres agar menyediakan dana untuk pembangunan tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko seperti yang pernah dijanjikan Trump kepada para pemilihnya.

Komentar Trump yang agresif dan bukannya mendamaikan tersebut semakin menyulitkan para investor untuk tetap bersikap positif terhadap dolar AS karena drama plafon hutang saja dapat menyebabkan volatilitas besar di minggu-minggu mendatang.

Namun ada satu hal yang mungkin bisa membantu dolar AS yaitu pengumuman dari Gary Cohn, kepala dewan ekonomi Presiden Trump, bahwa sebuah pidato tentang reformasi pajak dijadwalkan untuk disampaikan ke publik pada hari Rabu (29/8). Setiap pembicaraan tentang pemotongan pajak seringkali menjadi dorongan naik bagi greenback.

 

EURUSD

FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK :  POSITIF

O : 1.1760     H : 1.1942      L : 1.1731      C : 1.1925

PERGERAKAN SEPEKAN 21/08 – 25/08 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 211 PIP

Secara Fundamental, Data PMI dari Jerman dan Prancis menjadi batu loncatan bagi mata uang Euro. Survei terpisah menunjukkan, kedua negara tersebut menyumbangkan laporan Pertumbuhan Sektor Swasta yang memuaskan pada bulan Agustus. Sedangkan, untuk Zona Euro secara keseluruhan, headline PMI IHS Markit Zona Euro membukukan kenaikan tipis pada bulan Agustus, yakni di angka 55.8 dari 55.7 pada bulan Juli. Data tersebut mengimbangi data Sektor Jasa Zona Euro yang sebelumnya dilaporkan mengalami perlambatan. Hal ini mengangkat keyakinan para investor bahwa dua negara ekonomi terbesar Zona Euro, yakni Jerman dan Prancis, masih mampu mempertahankan momentumnya hingga kuartal ketiga di tahun ini.

Di samping itu, Euro tak memberikan banyak reaksi terhadap pidato Presiden ECB, Mario Draghi di Jerman pada Rabu 23/08/17. Pidato Draghi dalam ajang tersebut, tak banyak memberikan petunjuk baru terkait kebijakan moneter ECB.  Dalam naskah pidato berjudul "The Interdependence of Research and Policymaking" yang disampaikan Rabu 23/08 siang WIB, Draghi tak menyediakan banyak informasi tentang masa depan program pelonggaran kuantitatif (QE) yang sedang dijalankan ECB. Meski demikian, ia memberikan penilaian bahwa QE ECB selama ini sudah sukses, serta komentar mengenai bagaimana bank sentral menanggapi masalah krisis finansial.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Uni Eropa, diantaranya :

  1. M3 Money Supply y/y                     Senin 28/08/2017 15:00 WIB       
  2. German Prelim CPI m/m               Rabu 30/08/2017 Tentative
  3. German Retail Sales                      Kamis 31/08/2017 13:00 WIB
  4. CPI Flash Estimate y/y                   Kamis 31/08/2017 16:00 WIB
  5. Core CPI Flash Services PMI       Kamis 31/08/2017 16:00 WIB

 

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.1824, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1753 – 1.1685 – 1.1621. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.1951, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.2015 – 1.2083 – 1.2153.

GBPUSD

 FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

O : 1.2863     H : 1.2917      L : 1.2774      C : 1.2876

PERGERAKAN SEPEKAN 21/08 – 25/08 : DOJI POSITIF

RANGE SEPEKAN : 143 PIP

Secara Fundamental, Di pekan kemarin pada Selasa 22/08/17 pemerintahan Inggris mengajukan sebuah usulan baru mengenai masa depan Inggris pasca Brexit terhadap Uni Eropa agar diberikan keleluasaan berusaha khususnya di sisi lintas barang bilateral. PM May mendesak Uni Eropa untuk mengizinkan bisnis Inggris untuk terus menikmati perdagangan bebas yang sudah dilakukannya selama ini hingga berlanjut setelah Inggris benar-benar keluar dari pasar tunggal Eropa. Proposal baru yang disiapkan oleh Kementerian Brexit atau DExEU, menyatakan bahwa keinginan terhadap perdagangan bebas barang dan jasa tersebut tetap berlangsung setelah perundingan Brexit berakhir Maret 2019. Untuk mencapai hal tersebut, pemerintah Inggris ingin agar Uni Eropa memberi izin terhadap barang-barang produk Inggris yang sekarang sedang berada di pasar tunggal, untuk dapat tetap dijual tanpa ada syarat apapun dan terhadap produk-produk Inggris setelah otorisasi proses sebelum Brex it, dapat tetap dijual setelah kepergian Inggris.

Proposal ini seakan memberikan kepastian kepada dunia industri Inggris khususnya eksportir Inggris untuk merencanakan masa depan usaha dan bisnisnya dengan pasti karena Inggris seperti kita ketahui bersiap untuk keluar dari blok Eropa yang beranggotakan 28 negara tersebut. Menteri Brexit yang mengepalai DExEU tersebut, David Davis menyatakan bahwa proposal tersebut memberikan kepastian bisnis dan konsumen serta meningkatkan kepercayaan investor dunia bahwa Inggris masih menjadi kekuatan ekonomi dunia setelah meninggalkan Uni Eropa. Dalam putaran ke 3 perundingan Brexit ini, pemisahan Inggris dengan Uni Eropa tentu masih membutuhkan saling kerjasama yang erat dengan keterikatan yang saling mendukung, demikian ungkap Davis. Dan pihak Inggris sudah mulai mempersiapkan isu-isu tentang bea cukai dan hukum serta segera memulai dialog formalnya. Pihak Inggris sendiri yang diwakili oleh David Davis juga menyampaikan janjinya bahwa dokumen perjanjian kerjasama Inggris-Uni Eropa tersebut tidak akan bocor ke pihak lain diluar kedua sisi wilayah tersebut.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Inggris, diantaranya :

  1. Net Lending to Individuals m/m               Rabu 30/08/2017 15:30 WIB
  2. Inflation Report Hearings                         Rabu 30/08/2017 Tentative
  3. Manufacturing PMI                                     Jumat 01/09/2017 15:30 WIB

 

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.2827, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.2787 – 1.2746 – 1.2705. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.2921, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.2962 – 1.3005 – 1.3049.

AUDUSD

 FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK :  POSITIF

O : 0.7926     H : 0.7952      L : 0.7865      C : 0.7939

PERGERAKAN SEPEKAN 21/08 – 25/08 : DOJI POSITIF

RANGE SEPEKAN : 87 PIP

Secara Fundamental, Pertumbuhan Gaji untuk kuartal kedua hampir mendekati level terendah dalam satu tahun. Kondisi ini dianggap dapat mengancam sektor belanja konsumen, yang dapat berujung pada makin terbebaninya inflasi Australia. Biro statistik ABS menunjukkan bahwa Wage Price Index Australia hanya naik 0.5 persen saja pada April-Juni. Kondisi itu sesuai dengan ekspektasi. Sedangkan pada kuartal sebelumnya, Wage Price Index Australia direvisi naik 0.6 persen. Pertumbuhan Upah Tahunan tertahan di level 1.9 persen, sekaligus tecatat sebagai rekor terendah.

Angka itu separuh lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan gaji yang dinikmati oleh para pekerja Australia satu dekade lalu. Saat itu, sektor pertambangan Australia memang sedang dalam puncaknya sebelum akhirnya mengalami boom. Perlambatan tersebut dinilai akan dapat menimbulkan penurunan pada inflasi, yang akhir-akhir ini sudah duduk di bawah target RBA di kisaran 2-3 persen. Lemahnya inflasi konsumen (CPI) Australia pada tahun lalu, adalah alasan bagi RBA untuk menurunkan suku bunganya sebanyak dua kali hingga 1.50 persen.

Level suku bunga tersebut dipertahankan sampai saat ini.  "Stagnasi dalam Pertumbuhan Gaji tahunan mendukung pandangan kami tentang rendahnya inflasi yang dapat berarti keengganan RBA untuk menaikkan suku bunga, seperti yang sudah diekspektasikan pasar." kata Paul Dales dari Capital Economics. "Dengan Upah Riil Masyarakat yang tercatat tak berubah dari tahun lalu, maka pertumbuhan konsumsi tentu akan melambat juga."

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Australia, diantaranya :

  1. Building Approvals m/m                Rabu 30/08/2017 08:30 WIB
  2. Construction Work Done q/q       Rabu 30/08/2017 08:30 WIB
  3. Private Capital Expenditure q/q  Kamis 31/08/2017 08:30 WIB

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 0.7862, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7803 – 0.7744 – 0.7690. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 0.7965, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 0.8019 – 0.8068 – 0.8118

XAUUSD

FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

O : 1282.85   H : 1294.30   L : 1274.65    C : 1291.00

PERGERAKAN SEPEKAN 21/08 – 25/08 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : $19.65 atau 196.5 PIP

Secara Fundamental, Pergerakan harga Emas di pekan depan bergantung pada hasil pertemuan para Bankir di Jackson Hole, sehingga Investor saat ini berada dalam mode wait-and-see, namun kita harus punya ide yang lebih baik mengenai arah pergerakan harga berdasarkan harga closing di akhir pekan. Bisa jadi ada sebuah argumen pada Jackson Hole Meeting yang berpotensi membuat tampilan bearish pada Emas, terutama bila performa Dollar AS kembali baik karena short-covering. Sangat wajar apabila investor mengalihkan fokus perhatian pada pertemuan Jackson Hole.

Pasalnya, pada pertemuan tersebut dihadiri oleh beberapa ketua Bank Sentral, diantaranya Janet Yellen dan Mario Draghi yang dijadwalkan untuk menyampaikan pidato mengenai outook ekonomi dan suku bunga. "Pada saat ini semua orang tengah bersiap mencari petunjuk baru dari pertemuan Jackson Hole yang dihadiri oleh Bankir Bank Sentral", ucap Mark To, Kepala Analis Hong Kong's Wing Fung Financial Group.

Penguatan harga emas di sepekan kemarin juga didorong oleh melemahnya indeks US Dollar setelah Presiden Trump kembali mengopinikan "Government Shutdown" karena beliau mencoba memaksakan rencananya untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko. Kegelisahan politik pun makin bertambah setelah pada hari Selasa 22/08 kemarin, AS kembali memberikan Sanksi kepada Korea Utara dengan target perusahaan China dan Russia yang selama ini secara tidak langsung mendukung program nuklir Pyongyang. "Di sisi lain, mengenai apa yang mendukung Emas selama 6 bulan terakhir adalah penghindaran resiko, khususnya tentang ketidakpastian administrasi Trump", ucap Wing Fung To.

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1278.15, kemungkinan harga akan kembali ke level 1272.75 – 1267.20 – 1261.60. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1296.00, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1301.40 – 1306.80 – 1312.55.

 

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: Svenskcertiofiering.ga

Share This

Jurnal Mingguan Lainnya

September 16, 2017

Sekilas Forex: Duka USD Terus Berlanjut. Nasib USD Bergantung Pada Hasil Rapat FOMC

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 16/09/2017 - Perjalanan forex dan emas di pekan lalu (11-15 September) dimulai dengan suasana duka greenback karena saat itu wilayah Florida sedang diterpa Badai Irma, badai yang termasuk ke dalam Kategori 5 dalam skala…
September 09, 2017

Sekilas Forex: Badai BEARISH Menerpa USD - 4 Hal Penyebab Utamanya.

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 09/09/2017 - Empat faktor penggerak utama di bursa forex dan emas, yaitu geopolitik, moneter, bencana alam dan teknikal, terlihat bekerja optimal di sepanjang sesi perdagangan pekan lalu (4-8 September). Data Ekonomi NFP dan…
September 02, 2017

Sekilas Forex: Akankah Tingkat Suku Bunga AS Naik Lagi? Ini Menjadi Kunci Naik atau Turunnya USD

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 02/09/2017 - Pertunjukan atraktif dipertontonkan bursa forex di sesi penutupan pekan lalu (28 Agutus-1 September). Sempat turun tajam, dolar AS berbalik menguat. Reaksi pasar terhadap laporan pekerjaan AS yang lemah merupakan…
August 26, 2017

Sekilas Forex: 2 Faktor Penting Ini Akan Pengaruhi USD dan Rivalnya Pada Pekan Depan

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 26/08/2017 - Simposium Jackson Hole 2017 harus diakui berdampak merusak tapi belum dapat dikatakan sebagai sebuah bencana bagi dolar AS. Greenback diperdagangkan melemah terhadap semua mata uang utama pada hari Jum’at dengan…
August 20, 2017

Sekilas Forex: USD VS Safe Haven Masih Terus Berlanjut

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 20/08/2017 - Dinamika di bursa forex dan emas pada pekan lalu (14-18 Agustus) cukup impresif. Pergerakan harga di kedua bursa itu dimulai dari nuansa bullish dolar AS di akhir pekan sebelumnya yang terdorong oleh data CPI yang…