ForexSignal88.Com | Jakarta, 18/06/2017 Sejak jauh hari para pengamat, investor dan pelaku pasar meyakini bahwa di akhir rapat kebijakan dua harinya pada 13-14 Juni, Federal Reserve melalui Federal Open Market Committee (FOMC) akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin atau 0,25 persen. Ekspektasi tersebut benar-benar terwujud, seperti yang kita lihat di pekan lalu (12-16 Juni 2017). Suku bunga acuan federal AS kini berada di kisaran 1,00 persen hingga 1,25 persen.

Belakangan para ekonom dan pelaku pasar sempat meragukan kelanjutan siklus pengetatan moneter The Fed karena data-data terakhir menunjukkan pelemahan ekonomi dan penurunan inflasi. Namun keraguan mereka langsung dijawab oleh The Fed dengan memberikan kejutan berupa sikap dan pernyataan hawkish bahwa pihaknya akan menaikkan tingkat suku bunga satu kali lagi di tahun ini dan tiga kali di 2018.

The Fed tetap yakin bahwa inflasi yang rendah hanya bersifat sementara. Tak hanya itu, The Fed juga semakin percaya diri untuk segera mengurangi neraca atau jumlah aset berharga senilai $4,5 triliun yang dikumpulkan saat Resesi Besar terjadi hampir satu dekade silam.

Selain The Fed, Bank of England (BoE) juga melemparkan sebuah kejutan ke pasar keuangan. Pada rapat kebijakan Monetary Policy Committee (MPC) Kamis lalu ternyata ada dua anggota komite lainnya yang ikut mendukung Kristin Forbes. Anggota MPC eksternal Ian McCafferty dan Michael Saunders bergabung dengan Forbes yang dikenal sebagai pendukung kenaikan suku bunga BoE (official rate) sejak rapat di bulan Maret. Forbes sendiri masa jabatannya di MPC akan berakhir pada akhir bulan ini.

Perubahan hasil voting pada rapat MPC tersebut memberi harapan kepada pasar bahwa suku bunga BoE mungkin akan segera beranjak naik meskipun United Kingdom (UK) masih dilanda ketidakpastian politik.

Setelah dua kejutan tersebut di pekan lalu, di pekan ini (19-23 Juni) pasar keuangan, juga sektor riil, bersiap diri untuk memasuki pusaran Brexit karena negosiasi Article 50 akan dimulai di awal pekan ini. Hasilnya sukar untuk ditebak namun banyak pengamat melihat, dengan kegagalan Perdana Menteri Theresa May untuk membentuk pemerintahan mayoritas, Uni Eropa (UE) akan semakin menekan UK di meja perundingan dan ujungnya sangat mungkin tercipta soft Brexit atau bisa jadi softer Brexit.

Kemampuan pemerintahan Perdana Menteri berusia 60 tahun yang pernah bekerja di BoE juga mantan konsultan keuangan tersebut akan menghadapi ujian yang lebih berat setelah kalkulasi politiknya gagal di pemilu 8 Juni. Nasib pound sterling pun kini bergantung kepada kemampuan PM May dan tim negosiasinya saat berhadapan dengan tim negosiasi UE.

Meskipun tidak sebanyak di pekan lalu, selain agenda Brexit tersebut, di pekan ini ada sejumlah data dan pidato yang harus tetap dicermati. Berikut ini data regular dan agenda lain berkategori penting yang akan menjadi perhatian para pengamat, investor dan pelaku pasar juga paparan teknikal untuk pekan ini:

Hari/Tanggal

Negara/Kawasan

Data/Agenda

Periode Lalu

Prediksi

Senin, 19 Juni

UK

Rightmove HPI m/m

1,2%

Senin, 19 Juni

Australia

Pidato Gubernur RBA

Senin, 19 Juni

Jepang

Trade Balance

0,10 triliun

0,35 triliun

Senin, 19 Juni

UK-UE

Pembicaraan awal Brexit

Senin, 19 Juni

Jerman

Buba Monthly Report

Senin, 19 Juni

AS

Pidato Presiden Fed New York

Senin, 19 Juni

Jerman

Pidato Presiden Bundesbank

Selasa, 20 Juni

AS

Pidato Presiden Fed Chicago

Selasa, 20 Juni

Australia

Monetary Policy Meeting Minutes

Selasa, 20 Juni

Australia

HPI q/q

4,1%

2,2%

Selasa, 20 Juni

Jerman

PPI m/m

0,4%

-0,1%

Selasa, 20 Juni

Swiss

SECO Economic Forecasts

Selasa, 20 Juni

Swiss

Pidato Ketua SNB

Selasa, 20 Juni

Zona Euro

Current Account

34,1 miliar

31,3 miliar

Selasa, 20 Juni

UK

Pidato Gubernur BoE

Selasa, 20 Juni

UK

Inflation Report Hearings

Selasa, 20 Juni

AS

Current Account

-112 miliar

-124 miliar

Selasa, 20 Juni

AS

Pidato Gubernur Fed Stanley F.

Rabu, 21 Juni

AS

Pidato Presiden Fed Dallas

Rabu, 21 Juni

Jepang

Monetary Policy Meeting Minutes

Rabu, 21 Juni

UK

Public Sector Net Borrowing

9,6 miliar

7,3 miliar

Rabu, 21 Juni

Swiss

SNB Quarterly Bulletin

Rabu, 21 Juni

AS

Existing Home Sales

5,57 juta

5,54 juta

Kamis, 22 Juni

Zona Euro

ECB Economic Bulletin

Kamis, 22 Juni

UK

CBI Industrial Order Expectations

9

Kamis, 22 Juni

AS

Unemployment Claims

237 ribu

241 ribu

Jum’at, 23 Juni

Zona Euro

French Flash Manufacturing PMI

53,8

54,1

Jum’at, 23 Juni

Zona Euro

French Flash Services PMI

57,2

57,1

Jum’at, 23 Juni

Zona Euro

German Flash Manufacturing PMI

59,5

59,1

Jum’at, 23 Juni

Zona Euro

German Flash Services PMI

55,4

55,4

Jum’at, 23 Juni

Zona Euro

Flash Manufacturing PMI

57,0

56,9

Jum’at, 23 Juni

Zona Euro

Flash Services PMI

56,3

56,2

Jum’at, 23 Juni

AS

New Home Sales

569 ribu

599 ribu

Catatan: Data ekonomi diambil dari Forex Factory dan DailyFX. Pada saat jurnal ini disusun ada beberapa angka prediksi yang belum tersedia. Untuk update angka prediksi dan hal lainnya silahkan lihat di kedua website tersebut sebelum data yang bersangkutan dirilis.

EURUSD

FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK :  NETRAL 

O : 1.1207     H : 1.1296      L : 1.1132      C : 1.1200

PERGERAKAN SEPEKAN 12/06 – 16/06 : DOJI NEGATIF

RANGE SEPEKAN : 164 PIP

Secara Fundamental, penguatan dan rebound mata uang Euro terhadap beberapa mata uang utama lainnya di penutupan sesi perdagangan Jumat 16/06 atau Sabtu 17/06 dinihari WIB muncul setelah International Monetary Fund (IMF) serta 19 Menteri Keuangan negara-negara anggota Zona Euro sepakat untuk meluncurkan dana sebesar 8.5 miliar Euro ke Yunani, demi mencegah default Yunani pada bulan Juli dan menghindarkan negara tersebut dari krisis utang. Akan tetapi, IMF mengatakan tidak akan mencairkan dana tersebut sebelum Zona Euro memberikan rincian mengenai langkah-langkah bantuan utangnya untuk Yunani. Penyusunan detail ini diperkirakan tidak akan sampai tahun depan. Selain itu, para investor juga mengawasi pemilu parlemen Prancis putaran kedua yang akan dilaksanakan pada hari Minggu besok. Polling opini terbaru menunjukkan bahwa Emmanuel Macron akan memenangi suara mayoritas.

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 1.1220, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1265 – 1.1307 – 1.1352. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 1.1128, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 1.1081 – 1.1037 – 1.0992.

 

GBPUSD

FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

O : 1.2715     H : 1.2818      L : 1.2637      C : 1.2784

PERGERAKAN SEPEKAN 12/06 – 16/06 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 181 PIP

Secara Fundamental, Bank of England mempertahankan suku bunga tetap sebesar 0,25% dan keputusan tersebut sesuai dengan perkiraan konsensus. Juga tidak ada perubahan pada program pembelian obligasi. Dalam pertemuan kebijakan BOE, terjadi posisi 5-3 suara untuk keputusan tersebut dibandingkan dengan ekspektasi keputusan 7-1. Forbes, yang telah tidak setuju pada dua pertemuan sebelumnya, kembali memilih kenaikan suku bunga, sementara Saunders dan McCafferty juga memberikan suara untuk kenaikan suku bunga 0,25% segera.

Peralihan oleh Saunders berpotensi sangat signifikan mengingat dia tidak terlalu hawkish dan menyarankan mayoritas merayap untuk mendorong kenaikan tingkat suku bunga. Dalam ringkasan kebijakan, ada komentar bahwa pertumbuhan lapangan kerja yang terus berlanjut mengindikasikan bahwa kapasitas cadangan dalam perekonomian terkikis, mengurangi tingkat pertukaran yang harus dikompensasi oleh Monetary Policy Committee (MPC) dan mengurangi toleransi MPC terhadap inflasi di atas.

MPC juga mencatat bahwa Sterling telah mengalami penjualan baru yang akan memberikan tekanan segar terhadap harga impor, namun pertumbuhan pendapatan rata-rata tetap terjaga. Memang, MPC mencatat bahwa sangat mengejutkan bahwa pertumbuhan upah baru-baru ini tetap sangat lemah. Secara keseluruhan, inflasi diperkirakan akan melampaui target dengan margin yang lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya dan tetap berada di atas target sepanjang periode 3 tahun.

Ke depan, tekanan inflasi, belanja konsumen dan kekuatan komponen pertumbuhan lainnya akan menjadi pertimbangan utama dalam menilai kebijakan. Semua anggota sepakat bahwa kenaikan suku bunga diperkirakan akan bertahap dan terbatas. Secara keseluruhan, jika proyeksi inflasi tidak turun pada saat laporan kebijakan dan inflasi bulan Agustus, ada kemungkinan besar MPC akan memutuskan untuk membalikkan penurunan suku bunga yang disahkan tahun lalu.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Inggris, diantaranya :

  1. BOE Gov Carney Speaks              Selasa 20/06/2017 14:30 WIB

 

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, PENGUATAN GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.2718, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.2686 – 1.2653 – 1.2620. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.2821, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan PENGUATANnya ke area level 1.2860 – 1.2900 – 1.2934.

 

AUDUSD

FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : POSITIF 

O : 0.7531     H : 0.7634      L : 0.7520      C : 0.7621

PERGERAKAN SEPEKAN 12/06 – 16/06 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 114 PIP

Secara Fundamental, Keseluruhan pekerjaan Australia naik 42.000 bulan lalu, menyusul kenaikan 37.400 pada bulan April. Ini adalah kenaikan keenam dalam tujuh bulan terakhir. Ekonom dalam perkiraan median memperkirakan kenaikan 9.700 dari bulan April. Lonjakan didorong oleh kenaikan besar dalam pekerjaan penuh waktu, menggarisbawahi pemulihan tenaga kerja yang kuat melalui paruh pertama tahun 2017.

Pekerjaan penuh waktu melonjak 52.100, setelah turun 11.600 bulan sebelumnya. Pekerjaan paruh waktu turun 10.100 di bulan Mei setelah naik 49.000 bulan sebelumnya. Tingkat pengangguran turun tak terduga menjadi 5,5% dari 5,7%. Partisipasi tenaga kerja, yang melacak orang Australia yang bekerja atau aktif mencari pekerjaan, naik tipis menjadi 64,9% dari 64,8%.

Jam kerja bulanan di semua pekerjaan meningkat 2,9 juta jam bulan lalu, data resmi menunjukkan. Australia telah melihat lonjakan kerja paruh waktu dengan mengorbankan pekerjaan penuh waktu, memicu kekhawatiran tentang pasar pekerjaan yang lebih lemah. Para ekonom mengatakan bahwa meningkatnya pekerjaan paruh waktu terkadang, tapi tidak selalu, merupakan gejala dari pekerjaan dengan upah rendah atau kurangnya lapangan kerja yang mantap.

Perekonomian Australia juga terperosok dalam ketidakpastian mengenai nilai rumah dan ekspor, namun hal ini tidak berdampak pada pertumbuhan untuk saat ini, menurut bank sentral. Penelitian baru dari Reserve Bank of Australia (RBA) menunjukkan bahwa prospek yang tidak pasti tidak menjadi penyebab pertumbuhan yang lebih lemah dari yang diperkirakan.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Australia, diantaranya :

  1. BOE Gov Carney Speaks              Selasa 20/06/2017 14:30 WIB

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, PENGUATAN AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 0.7569, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7549 – 0.7528 – 0.7507. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 0.7635, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren PENGUATANnya ke area level 0.7654 – 0.7676 – 0.7696.

XAUUSD

 FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NEGATIF

O : 1266.75   H : 1281.05   L : 1251.25    C : 1253.95

PERGERAKAN SEPEKAN 12/06 – 16/06 : NEGATIF

RANGE SEPEKAN : $29.8 atau 298 PIP

Secara Fundamental, harga spot emas mencoba merangkak naik pada sesi perdagangan Jumat setelah nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) tertekan. Aksi jual logam mulia dikarenakan sentimen kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS mulai mereda. Mengutip halaman Reuters, Sabtu (17/06/17) harga emas di pasar spot naik 0,1 persen ke level US$ 1.254,24 per ounce setelah sebelumnya mengalami tekanan hingga US$ 1.251,05 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus berakhir naik 0,2 persen dan bertengger di angka US$ 1.256,50 per ounce. Harga spot emas sebelumnya tertekan cukup dalam dan jatuh lebih dari 3 persen dari level US$ 1.295,97 per ounce dikarenakan investor melakukan aksi jual. Aksi jual tersebut dipicu oleh langkah Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) yang menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 persen menjadi 1,25 persen pada Rabu 14/06 lalu. Kenaikan suku bunga ini memberikan sinyal kepada investor bahwa the Fed yakin akan pertumbuhan perekonomian di AS sehingga mendorong investor untuk melepas emas dan kembali memborong aset-aset uang berisiko. Analis Saxo Bank, Ole Hansen, menjelaskan para investor melihat bahwa kenaikan suku bunga tersebut mendorong penguatan dolar AS sehingga emas akan lebih mahal bagi mereka yang membelinya dengan mata uang di luar dolar AS. "Jika the Fed terus menjalankan kebijakan yang agresif maka harga emas akan terus tertekan," tambah analis Commerzbank dalam catatannya kepada nasabah. Namun menuju akhir perdagangan pada Jumat, harga spot emas mampu bernafas lagi setelah adanya pelemahan nilai tukar dolar AS. Adanya data perumahan yang tidak sesuai harapan investor mendorong pelemahan dolar AS sehingga memberikan tenaga bagi emas untuk merangkak naik. 

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, PELEMAHAN XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 1258.45, kemungkinan harga akan kembali ke level 1262.70 – 1266.75 – 1270.60. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 1250.75, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren PELEMAHANnya ke area level 1246.65 – 1242.40 – 1238.15.

 

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: Aircargonews.net

Share This

Jurnal Mingguan Lainnya

November 19, 2017

Rally USD Masih Tersendat Menunggu Katalis Berikutnya

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2017 – Selama beberapa minggu terakhir, dolar AS masih terus bergulat keras meskipun ada kemajuan dalam reformasi pajak dan prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Pasar mungkin yakin bahwa The Fed akan…
November 11, 2017

Sekilas Forex: Kemunduran Reformasi Pajak AS Membuat Bullish USD Tertahan

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/11/2017 – Pergerakan di bursa forex pada minggu lalu menegaskan betapa pentingnya reformasi pajak bagi rakyat AS, Kongres dan pasar keuangan. Jika dilakukan dengan benar maka itu akan menjadi prestasi terbesar Presiden AS…
November 04, 2017

Sekilas Forex: USD Semakin "Unstoppable" Dan Berpeluang Bullish Kembali

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/11/2017 – Pada pekan lalu (30 Oktober-3 November) kita melihat beberapa faktor fundamental besar yang menggerakan bursa forex dan emas. Secara umum, semua faktor tersebut didominasi oleh kebijakan moneter bank sentral utama dan…
October 28, 2017

Sekilas Forex: "The Mighty Dollar" Kembali Bullish - Bagaimana Nasib Gold dan Mata Uang Rival Lainnya?

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 28/10/2017 - Dolar AS semakin bullish sepanjang pekan lalu (23-37 Oktober), dengan Indeks Dolar AS berakhir naik 1,13% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya. Ada beberapa faktor yang mendorong penguatan dolar AS di pekan lalu,…
October 21, 2017

Sekilas Forex: 3 Perkembangan Ekonomi dan Politik AS Yang Akan Menekan Rival USD

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 22/10/2017 - Greenback mengakhiri pekan lalu dengan posisi yang semakin tinggi setelah harapan terhadap reformasi pajak yang diusung administrasi Trump semakin cerah. Di saat yang sama Presiden Trump juga belum memastikan siapa…