ForexSignal88.Com | Jakarta, 03/06/2017 Isu politik di Washington dan uji coba rudal jarak jauh Korea Utara tetap bergulir di pekan lalu (29 Mei – 2 Juni), namun efeknya tidak sedahsyat di pekan-pekan sebelumnya. Sepanjang pekan lalu, secara garis besar dinamika di bursa forex dan emas diwarnai oleh pembicaraan di seputar prospek kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve (Fed) dan naiknya tensi politik di United Kingdom (UK) menjelang pemilihan umum di pekan ini.

Di awal pekan lalu, kinerja dolar AS masih terbantu oleh hasil jajak pendapat dari YouGov, lembaga survei terbesar dan terpercaya di UK, yang menunjukkan berkurangnya keunggulan Partai Konservatif (Tory) di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Theresa May terhadap rival beratnya yaitu Partai Buruh (Labour).

Sebelumnya pada sekitar satu bulan lalu PM May menyerukan digelarnya pemilihan umum lebih awal, dengan pertaruhan dia akan berhasil memenangkan pemilu tersebut dengan mudah. Pertaruhan yang sempat membawa mata uang UK melonjak ke atas $1,30 per pound. Namun setelah diluncurkannya manifesto Tory yang mengecewakan para pemilih, jajak pendapat menunjukkan peluang kemenangan besar itu terus menyusut.

PM May tampaknya menghitung jika partainya dapat menang telak maka dia akan memiliki kekuatan lebih besar dalam menghadapi para anggota Parlemen UK garis keras yang menginginkan Hard Brexit, termasuk beberapa dari partainya sendiri. Juga diharapkan dia akan mendapatkan dukungan rakyat serta daya runding yang lebih besar saat bernegosiasi dengan pihak Uni Eropa (UE).

Namun kenyataannya, kekecewaan rakyat UK terhadap manifesto Tory, terutama terkait perawatan kesehatan generasi tua di UK, membuat peluang Tory di pemilu kali ini semakin terancam, bahkan sangat mungkin untuk terbentuk hung parliament atau balanced parliament, yakni saat tidak ada satupun partai yang merengkuh mayoritas mutlak. Jika itu terjadi, berarti Tory dan Labour harus bergabung untuk membentuk pemerintahan koalisi. Dampaknya, berbagai urusan terkait Brexit akan lebih rumit dan pihak UE akan semakin menekan UK saat duduk berunding di Brussels, Belgia.

Saat itu dolar AS terbantu pelemahan pound sterling serta sempat terdorong pula oleh data ADP yang melonjak di hari Kamis. Namun apa mau dikata, di sesi akhir pekan lalu data nonfarm payrolls ternyata jauh lebih buruk dari perkiraan dan data di periode sebelumnya, turun dari 174.000 ke 138.000, sementara para ekonom berekspektasi data ini akan naik ke 181.000.

Meskipun tingkat pengangguran menurun dari 4,4% ke 4,3% dan tingkat rata-rata upah per jam stabil di 0,2%, angka utama (nonfarm payrolls) yang memburuk tetap menjadi beban bagi greenback karena para investor semakin meragukan pertumbuhan ekonomi AS di kuartal kedua. Apalagi kepiawaian politik administrasi Trump juga meragukan.

Pun demikian sejauh ini pasar masih meyakini bahwa di rapat kebijakan pada pertengahan bulan ini, Fed akan 1aaamenaikkan suku bunganya sebanyak 25 basis poin. Namun prospek kenaikan suku bunga Fed tampaknya memang tak cukup untuk membuat dolar AS bertahan dari badai nonfarm payrolls tersebut.

Jadi di pekan ini greenback memerlukan penopang dari sisi lain, hasil pemilu UK yang mengecewakan pasar mungkin dapat menolong dolar AS, jika kursi Tory di parlemen UK berhasil direbut oleh Labour atau terbentuk hung parliament.

Selain dua isu utama tersebut, di pekan ini ada banyak data reguler yang harus tetap dicermati, terutama dari wilayah Eropa dan UK. Berikut ini paparan teknikal dan data regular berkategori penting yang akan menjadi perhatian para pelaku pasar di pekan ini:

Hari/Tanggal

Negara/Kawasan

Data/Agenda

Periode Lalu

Prediksi

Senin, 5 Juni

Jepang

Nikkei Japan PMI Services (Mei)

52,2

Senin, 5 Juni

Jepang

Nikkei Japan PMI Composite (Mei)

52,6

Senin, 5 Juni

China

Caixin China PMI Composite (Mei)

51,2

Senin, 5 Juni

China

Caixin China PMI Services (Mei)

51,5

51,4

Senin, 5 Juni

UK

Markit/CIPS UK Services PMI (Mei)

55,8

55,1

Senin, 5 Juni

UK

Markit/CIPS UK Composite PMI (Mei)

56,2

Senin, 5 Juni

AS

ISM Services/Non-Manufacturing Composite (Mei)

57,5

57,0

Senin, 5 Juni

AS

Factory Orders (April)

0,2%

-0,2%

Senin, 5 Juni

AS

Durable Goods Orders (April)

-0,7%

Selasa, 6 Juni

UK

BRC Sales Like-For-Like (YoY) (Mei)

5,6%

Selasa, 6 Juni

Jepang

Labor Cash Earnings (YoY) (April)

-0,4%

Selasa, 6 Juni

Jepang

Real Cash Earnings (YoY) (April)

-0,8%

Selasa, 6 Juni

Australia

Current Account Balance (Kuartal 1)

-A$3,9m

-A$0,5m

Selasa, 6 Juni

Australia

Reserve Bank of Australia Rate Decision

1,5%

1,5%

Selasa, 6 Juni

Zona Euro

Euro-Zone Retail Sales (YoY) (April)

2,3%

Selasa, 6 Juni

AS

Labor Market Conditions Index Change (Mei)

3,5

Rabu, 7 Juni

Australia

AiG Performance of Construction Index

51,9

Rabu, 7 Juni

Australia

Gross Domestic Product (QoQ) (Kuartal 1)

1,1%

0,3%

Rabu, 7 Juni

Australia

Gross Domestic Product (YoY) (Kuartal 1)

2,4%

Rabu, 7 Juni

Jepang

Leading Index (April)

105,5

104,4

Rabu, 7 Juni

Jepang

Coincident Index (April)

114,4

Rabu, 7 Juni

Jerman

Factory Orders n.s.a. (YoY) (April)

2,4%

Rabu, 7 Juni

Jerman

Markit Construction PMI (Mei)

54,6

Rabu, 7 Juni

Jerman

Markit Retail PMI

56,2

Rabu, 7 Juni

Zona Euro

OECD Economic Outlook

Rabu, 7 Juni

Zona Euro

Gross Domestic Product s.a. (YoY) (Kuartal 1 - Final)

1,7%

Rabu, 7 Juni

AS

MBA Mortgage Applications

Kamis, 8 Juni

China

Foreign Direct Investment (YoY) (Mei)

-4,3%

Kamis, 8 Juni

China

Trade Balance (dalam satuan USD)

$38,05m

Kamis, 8 Juni

China

Trade Balance (dalam satuan CNY)

¥262,30m

Kamis, 8 Juni

Jepang

Eco Watchers Survey Current

48,1

Kamis, 8 Juni

Jepang

Eco Watchers Survey Outlook

48,8

Kamis, 8 Juni

AS

Consumer Credit

$16,431m

$15,0m

Kamis, 8 Juni

UK

RICS House Price Balance

22,0%

20,0%

Kamis, 8 Juni

Jepang

Gross Domestic Product Annualized (Kuartal 1 – Final)

2,2%

Kamis, 8 Juni

Jepang

Trade Balance (April)

¥865,5m

Kamis, 8 Juni

Jepang

Bank Lending incl Trusts (YoY) (Mei)

3,0%

Kamis, 8 Juni

Jepang

Bank Lending Banks ex-Trust (Mei)

3,0%

Kamis, 8 Juni

Australia

Trade Balance (April)

A$3107j

Kamis, 8 Juni

Jepang

Bankruptcies (YoY)

-2,2%

Kamis, 8 Juni

Swiss

Unemployment Rate (Mei)

3,3%

Kamis, 8 Juni

Swiss

Unemployment Rate s.a. (Mei)

3,3%

Kamis, 8 Juni

Jerman

Industrial Production n.s.a. (April)

1,9%

Kamis, 8 Juni

UK

Pemilihan Umum 2017

Kamis, 8 Juni

Eropa

European Central Bank Rate Decision

0,00%

0,00%

Kamis, 8 Juni

Eropa

Konferensi Pers Presiden ECB

Kamis, 8 Juni

AS

Initial Jobless Claims

248.000

241.000

Kamis, 8 Juni

AS

Continuing Claims

Jum’at, 9 Juni

Jepang

Machine Tool Orders (YoY)

34,7%

Jum’at, 9 Juni

China

Consumer Price Index (YoY) (Mei)

1,2%

1,5%

Jum’at, 9 Juni

China

Producer Price Index (YoY) (Mei)

6,4%

5,7%

Jum’at, 9 Juni

Jepang

Tertiary Industry Index (MoM) (April)

-0,2%

0,5%

Jum’at, 9 Juni

Jerman

Trade Balance (April)

€25,4m

Jum’at, 9 Juni

UK

Industrial Production (YoY) (April)

1,4%

Jum’at, 9 Juni

UK

Manufacturing Production (MoM)

-0,6%

0,8%

Jum’at, 9 Juni

UK

Construction Output (MoM)

-0,7%

0,5%

Jum’at, 9 Juni

UK

Visible Trade Balance (April)

-£13441

Jum’at, 9 Juni

UK

Trade Balance Non EU (April)

-£4674

Jum’at, 9 Juni

UK

Total Trade Balance (April)

-£4900

Jum’at, 9 Juni

UK

NIESR Gross Domestic Product Estimate (Mei)

0,2%

Jum’at, 9 Juni

AS

Wholesale Inventories (April -  Final)

-0,3%

-0,1%

Catatan: Data ekonomi diambil dari Forex Factory dan DailyFX. Pada saat jurnal ini disusun ada beberapa angka prediksi yang belum tersedia. Untuk update angka prediksi silahkan lihat di kedua website tersebut sebelum data yang bersangkutan dirilis.


EURUSD

 FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK :  POSITIF 

O : 1.1173     H : 1.1285      L : 1.1110      C : 1.1282

PERGERAKAN SEPEKAN 29/05 – 02/06 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 175 PIP

Secara Fundamental, Inflasi di zona Eropa untuk 19 negara telah jatuh ke level terendah tahun ini dalam sebuah perkembangan yang dapat melemahkan spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa akan segera mempertimbangkan untuk meredakan stimulus moneternya. Eurostat, badan statistik UE, mengatakan bahwa inflasi turun menjadi 1,4 persen di tahun ini hingga Mei dari 1,9 persen bulan sebelumnya. Penurunan yang sedikit lebih tajam dari perkiraan, berarti inflasi telah turun dari target ECB di bawah 2 persen.

Kenaikan inflasi pada bulan April ke target telah memicu pembicaraan di pasar keuangan sehingga bank sentral akan segera berada dalam posisi untuk setidaknya mulai mempertimbangkan kemungkinan untuk menarik sebagian dari rangsangannya, mungkin pada pertemuan kebijakan Kamis depan. ECB telah menurunkan suku bunga, termasuk yang utama menjadi nol, dan memulai program stimulus pembelian obligasi besar untuk mempertahankan tingkat suku bunga pasar.

Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan inflasi kembali ke sasarannya dan kemudian mulai mengurangi program pembelian obligasi. Alasan utama mengapa inflasi turun tajam pada bulan Mei adalah penurunan tingkat inti, yang menghapus item volatile alkohol, makanan, tembakau dan energi. Itu tergelincir kembali ke 0,9 persen dari bulan sebelumnya yang 1,2 persen. Tingkat inflasi dasar yang sederhana menunjukkan tuntutan upah yang lamban bahkan pada saat ekonomi zona Eropa berkinerja relatif kuat dan pengangguran telah menurun.

Presiden ECB Mario Draghi telah menunjuk pada tingkat inti yang rendah dalam beberapa bulan terakhir untuk mendesak agar hati-hati mengatasi perubahan bank segera. Alasan terpenting mengapa inflasi telah begitu bergejolak dalam beberapa bulan terakhir terkait dengan harga minyak, yang berada di bawah level terendah yang tercatat tahun lalu namun masih berayun cukup luas. Pada tahunan hingga Mei, harga energi naik 4,6 persen. Namun, itu adalah tingkat kenaikan terendah tahun ini dan turun tajam pada tingkat setara bulan April sebesar 7,6 persen.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Uni Eropa, diantaranya :

  1. Minimum Bid Rate           Kamis 08/06/2017 18:45 WIB
  2. ECB Press Conferece    Kamis 08/06/2017 19:30 WIB

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.1200, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1153 – 1.1110 – 1.1067. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.1285, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.1328 – 1.1371 – 1.1413.

GBPUSD

FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : POSITIF 

O : 1.2807     H : 1.2921      L : 1.2769      C : 1.2880

PERGERAKAN SEPEKAN 29/05 – 02/06 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 152 PIP

Secara Fundamental, Tingkat Kepercayaan konsumen Inggris meningkat ke level tertinggi empat bulan di bulan Mei, namun rumah tangga tertekan mengenai prospek ekonomi, dengan inflasi sejak pemungutan suara Brexit tahun lalu masuk dalam harga di toko-toko, dua survei menunjukkan. Perusahaan riset pasar GfK yang mengukur tentang moral konsumen naik menjadi -5 dari -7 pada bulan April, mengalahkan semua perkiraan dalam jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom yang telah menunjuk ke penurunan ke -8. Secara keseluruhan, survei tersebut mengindikasikan kepercayaan konsumen yang mantap dengan standar historis, lebih dari seminggu sebelum warga Inggris memilih pada pemilihan awal yang menurut jajak pendapat akan memperpanjang masa jabatan Perdana Menteri Theresa May.

Permintaan konsumen tidak melambat secepat kemerosotan data penjualan retail resmi kuartal pertama yang sebelumnya disarankan, meskipun kenaikan inflasi – didorong oleh biaya energi dan penurunan tajam pound setelah voting Brexit bulan Juni – belum sepenuhnya masuk ke rumah tangga. Sebuah survei terpisah dari British Retail Consortium (BRC) menunjukkan harga toko turun bulan lalu dengan laju paling lambat sejak 2013, dengan harga pangan – yang cenderung berubah lebih cepat dari barang lainnya – memimpin pergerakan ke atas. Meskipun Perdana Menteri Theresa May mengadakan pemilihan pada 8 Juni untuk memperkuat mandatnya menjelang perundingan untuk meninggalkan Uni Eropa, Partai Buruh oposisi telah banyak berfokus pada standar hidup yang menurun.

Ketenagakerjaan mencapai rekor tertinggi, namun pertumbuhan upah tahunan dalam tingkat inflasi disesuaikan mendekati nol. Survei BRC menunjukkan harga toko turun 0,4 persen tahun ke tahun di bulan Mei, penurunan tahunan terkecil sejak November 2013 dan kurang dari penurunan dari penurunan 0,5 persen di bulan April. Harga makanan – yang menurut BRC bereaksi lebih cepat terhadap tekanan inflasi – naik 1,4 persen tahun ke tahun dibandingkan dengan bulan April yang sebesar 0,9 persen, kenaikan terbesar mereka dalam tiga tahun. Proporsi terbesar perusahaan jasa Inggris yang tercatat diperkirakan akan menaikkan harga, menurut survei Komisi Eropa yang menunjukkan permintaan turun ke level terendah empat tahun di bulan Mei. 1aaa

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Inggris, diantaranya :

  1. Services PMI                                               Senin 05/06/2017 15:30 WIB
  2. Parliamentary Elections                           Kamis 08/06/2017 ALL DAY
  3. Manufacturing Production m/m              Jumat 09/06/2017 15:30 WIB

 

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, PENGUATAN GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.2823, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.2773 – 1.2726 – 1.2679. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.2907, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan PENGUATANnya ke area level 1.2952 – 1.2997 – 1.3037.

AUDUSD

FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : NEGATIF

O : 0.7441     H : 0.7474      L : 0.7371      C : 0.7438

PERGERAKAN SEPEKAN 29/05 – 02/06 : DOJI NEGATIF

RANGE SEPEKAN : 103 PIP

Secara Fundamental, data Private Capital Expenditure hanya naik 0.3 persen saja, di bawah kenaikan 0.8 persen (QoQ). Akan tetapi, penjualan ritel Australia untuk bulan April mendapat perolehan 1.0 persen, jauh melebihi kenaikan 0.3 persen yang diekspektasikan untuk basis bulanan. Menurut Rodrigo Catrill, Ahli Forex NAB yang diwawancarai oleh Business Insider Australia, penurunan Dolar Australia juga disebabkan oleh jebloknya harga minyak dan harga bijih besi.  "Penurunan harga minyak telah berdampak pada mata uang-mata uang komoditas, di tengah Dolar AS yang juga tak begitu kuat. Dolar Australia bahkan sudah berada di posisi paling dasar dibandingkan dengan mata uang negara-negara G10 lainnya," kata Atrill.

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, PELEMAHAN AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 0.7456, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7476 – 0.7497 – 0.7516. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 0.7394, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren PELEMAHANnya ke area level 0.7370 – 0.7349 – 0.7327.

XAUUSD

 FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : POSITIF 

O : 1267.50   H : 1278.90   L : 1258.85    C : 1277.90

PERGERAKAN SEPEKAN 29/05 – 02/06 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : $20.05 atau 200.5 PIP

Secara Fundamental, Harga spot emas naik ke level tertinggi dalam enam minggu merespons laporan data payroll non-farm Amerika Serikat (AS) yang mengecewakan yang menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga bakal lebih agresif. Melansir halaman Reuters, Sabtu (03/06/17), harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi US$ 1.274,39 per ounce. Ini posisi tertinggi sejak 25 April, menuju keuntungan minggu keempat.

Sementara emas berjangka AS naik 0,6 persen menjadi US$ 1.278,30 per ounce. "Ini bukan jenis laporan yang diharapkan orang, dan itu memberi tekanan pada dolar dan imbal hasil, dan emas selalu senang mendapatkan keuntungan darinya," kata Georgette Boele, Ahli Strategi Komoditas ABN AMRO. Data menunjukkan pertumbuhan pekerjaan AS melambat pada bulan Mei dan kenaikan lapangan kerja dalam dua bulan sebelumnya tidak sekuat yang dilaporkan sebelumnya, menunjukkan pasar tenaga kerja kehilangan momentum.

Pemulihan ekonomi yang lamban di negara terbesar dunia ini menyokong kemungkinan suku bunga yang lebih tinggi yang memberi keuntungan pada bunga non-bunga seperti emas. Dia mengatakan bahwa data tersebut akan menyebabkan investor menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga tahun ini dan tahun depan, menekan imbal hasil dolar dan obligasi AS dan membantu emas.

Ekspektasi untuk data pekerjaan yang lebih kuat dan optimismes dari aktivitas pabrik AS telah mendorong emas ke level terendah satu minggu sebelumnya pada hari Jumat. "Ada ruang yang baik untuk harga kembali ke US$ 1.200 dalam tiga bulan ke depan," ujar Dominic Schnider dari UBS Wealth Management di Hong Kong.

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, PENGUATAN XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1265.35, kemungkinan harga akan kembali ke level 1260.70 – 1256.30 – 1251.70. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1279.55, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren PENGUATANnya ke area level 1284.10 – 1288.25 – 1292.35. 1aaa

 

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: Climatism.wordpress..Com

Share This

Jurnal Mingguan Lainnya

November 19, 2017

Sekilas Forex: Rally USD Masih Tersendat Menunggu Katalis Berikutnya

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2017 – Selama beberapa minggu terakhir, dolar AS masih terus bergulat keras meskipun ada kemajuan dalam reformasi pajak dan prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Pasar mungkin yakin bahwa The Fed akan…
November 11, 2017

Sekilas Forex: Kemunduran Reformasi Pajak AS Membuat Bullish USD Tertahan

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/11/2017 – Pergerakan di bursa forex pada minggu lalu menegaskan betapa pentingnya reformasi pajak bagi rakyat AS, Kongres dan pasar keuangan. Jika dilakukan dengan benar maka itu akan menjadi prestasi terbesar Presiden AS…
November 04, 2017

Sekilas Forex: USD Semakin "Unstoppable" Dan Berpeluang Bullish Kembali

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/11/2017 – Pada pekan lalu (30 Oktober-3 November) kita melihat beberapa faktor fundamental besar yang menggerakan bursa forex dan emas. Secara umum, semua faktor tersebut didominasi oleh kebijakan moneter bank sentral utama dan…
October 28, 2017

Sekilas Forex: "The Mighty Dollar" Kembali Bullish - Bagaimana Nasib Gold dan Mata Uang Rival Lainnya?

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 28/10/2017 - Dolar AS semakin bullish sepanjang pekan lalu (23-37 Oktober), dengan Indeks Dolar AS berakhir naik 1,13% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya. Ada beberapa faktor yang mendorong penguatan dolar AS di pekan lalu,…
October 21, 2017

Sekilas Forex: 3 Perkembangan Ekonomi dan Politik AS Yang Akan Menekan Rival USD

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 22/10/2017 - Greenback mengakhiri pekan lalu dengan posisi yang semakin tinggi setelah harapan terhadap reformasi pajak yang diusung administrasi Trump semakin cerah. Di saat yang sama Presiden Trump juga belum memastikan siapa…