ForexSignal88.Com | Jakarta, 21/05/2017 Sepanjang sesi perdagangan pekan lalu (15-19 Mei), dolar AS nyaris tidak mampu melawan tekanan jual. Memang sempat terjadi rebound signifikan di sesi Kamis namun hanya bertahan satu hari karena di sesi Jum’at, momentum bearish semakin besar sehingga menghempaskan Indeks Dolar AS, yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, ke 97,06, yang tercatat sebagai level terendah sejak 9 November tahun lalu. Dilihat dari sisi teknikal, pergerakan turun Indeks Dolar AS masih berpotensi besar untuk berlanjut di pekan ini dengan target di 96,40.

Penyebab utama turunnya dolar AS adalah faktor yang sama di pekan sebelumnya yaitu kekisruhan politik yang menghantam Gedung Putih. Pemecatan Direktur FBI James Comey secara mendadak oleh Presiden AS Donald Trump semakin memperbesar kecurigaan bahwa tim kampanye Trump memang berkolusi dengan Rusia untuk memenangkan pemilihan presiden di tahun lalu.

Belum selesai masalah itu, hadir sebuah laporan bahwa Trump telah membeberkan informasi intelijen rahasia kepada Sergey Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia. Trump bersikeras itu hak mutlaknya untuk berbagi informasi intelijen dan di sisi lain Presiden Rusia Vladimir Putin, berbicara pada sebuah konferensi pers di Sochi, Rusia, Putin menolak tuduhan bahwa Trump telah berbagi intelijen keamanan rahasia tersebut dan menyebut tuduhan itu sebagai “skizofrenia politik”.

“Jika pemerintah AS merasa perlu, kami siap untuk memberikan catatan percakapan antara Trump dan Lavrov kepada Senat dan Kongres," kata Putin.

Masalah tersebut bagaikan sebuah bola salju yang bergulir menuruni gunung, semakin lama semakin besar karena selanjutnya Comey mengatakan bahwa Trump pernah memintanya saat menjabat sebagai Direktur FBI untuk mengakhiri penyelidikan agensi di bawah kepemimpinannya mengenai hubungan antara mantan penasihat keamanan nasional Gedung Putih Michael Flynn dan Rusia.

Akhirnya pada hari Rabu Departemen Kehakiman AS menunjuk mantan Direktur FBI Robert Mueller sebagai pejabat khusus untuk mengambil alih penyelidikan atas campur tangan Rusia dalam pemilihan 2016.

Kisruh politik dan intelijen tingkat tinggi yang melibatkan dua raksasa ini tampaknya tidak dapat mereda dengan cepat dan akan terus ditelisik oleh media besar. Bahkan majalah terkemuka di AS, TIME, baru saja merilis majalah dengan sampul yang menggambarkan Kremlin mengambil alih Gedung Putih.

Pasar yang telah cemas dengan berbagai kontroversi Trump kini bertambah khawatir karena kisruh tersebut bukan tidak mungkin berujung pada impeachment atau pelengseran Trump dari kursi kepresidenan AS. Saat inipun pasar sudah meragukan kemampuan administrasi Trump untuk memenuhi berbagai program ekonominya menyusul kegagalannya untuk menggolkan RUU pengganti Obamacare beberapa waktu lalu.

Kecemasan pasar tersebut juga berimbas pada kans kenaikan suku bunga Federal Reserve di tahun ini. Pasar telah mengurangi ekspektasinya untuk kenaikan suku bunga di bulan Juni. Apalagi pada hari Jum’at, Presiden Fed St. Louis James Bullard melontarkan komentar dovish bahwa jalur kebijakan Fed untuk dua atau lebih kenaikan suku bunga hingga akhir tahun ini adalah langkah yang terlalu agresif mengingat kecepatan pertumbuhan ekonomi AS saat ini. Namun Bullard bukanlah anggota yang memiliki hak suara pada penentuan kebijakan suku bunga Fed.

Selanjutnya di pekan ini (22-26 Mei) krisis Washington akan berebut perhatian pasar dengan FOMC Meeting Minutes yang akan menjadi sumber rujukan pasar untuk mengukur peluang kenaikan suku bunga AS di pertemuan kebijakan pada pertengahan Juni. Selain itu sejumlah data penting dari berbagai negara besar juga akan terus diperhatikan pasar.

Berikut ini paparan teknikal dan data regular berkategori penting yang akan menjadi perhatian para pelaku pasar di pekan ini:

Hari/Tanggal

Negara/Kawasan

Data/Agenda

Periode Lalu

Prediksi

Senin, 22 Mei

UK

Rightmove HPI m/m

1,1%

N/A

Senin, 22 Mei

Jepang

Trade Balance

0,17T

0,25T

Senin, 22 Mei

Jerman

Buba Monthly Report

Senin, 22 Mei

Eropa

Eurogroup Meetings

Senin, 22 Mei

AS

Pidato Presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia

Selasa, 23 Mei

AS

Pidato Gubernur Federal Reserve Lael Brainard

Selasa, 23 Mei

AS

Pidato Federal Reserve Bank of Chicago President

Selasa, 23 Mei

Jepang

All Industries Activity m/m

0,7%

-0,4%

Selasa, 23 Mei

Jerman

Final GDP q/q

0,6%

0,6%

Selasa, 23 Mei

Perancis

Flash Manufacturing PMI

55,1

55,2

Selasa, 23 Mei

Perancis

Flash Services PMI

56,7

56,7

Selasa, 23 Mei

Jerman

Flash Manufacturing PMI

58,2

58,0

Selasa, 23 Mei

Jerman

Flash Services PMI

55,4

55,5

Selasa, 23 Mei

Jerman

Ifo Business Climate

112,9

113,1

Selasa, 23 Mei

Eropa

Flash Manufacturing PMI

56,7

56,5

Selasa, 23 Mei

Eropa

Flash Services PMI

56,4

56,4

Selasa, 23 Mei

Eropa

ECB Financial Stability Review

Selasa, 23 Mei

UK

Public Sector Net Borrowing

4,4B

8,0B

Selasa, 23 Mei

UK

Inflation Report Hearings

Selasa, 23 Mei

AS

New Home Sales

621K

610K

Rabu, 24 Mei

AS

Pidato Presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia

Rabu, 24 Mei

Australia

Construction Work Done q/q

-0,2%

-0,5%

Rabu, 24 Mei

Jerman

GfK Consumer Climate

10,2

10,2

Rabu, 24 Mei

Eropa

Pidato Presiden ECB

Rabu, 24 Mei

AS

Existing Home Sales

5,71M

5,65M

Kamis, 25 Mei

AS

FOMC Meeting Minutes

Kamis, 25 Mei

AS

Pidato Presiden Federal Reserve Bank of Dallas    

Kamis, 25 Mei

UK

Second Estimate GDP q/q

0,3%

0,3%

Kamis, 25 Mei

UK

Prelim Business Investment q/q

-0.9%

0,3%

Kamis, 25 Mei

Internasional

OPEC Meetings

Kamis, 25 Mei

AS

Unemployment Claims

232K

238K

Kamis, 25 Mei

AS

Pidato Gubernur Federal Reserve Lael Brainard

Jum’at, 26 Mei

Jepang

National Core CPI y/y

0,2%

0,4%

Jum’at, 26 Mei

Jepang

Tokyo Core CPI y/y

-0,1%

0,0%

Jum’at, 26 Mei

AS

Core Durable Goods Orders m/m

0,0%

0,4%

Jum’at, 26 Mei

AS

Durable Goods Orders m/m

0,9%

-1,5%

Jum’at, 26 Mei

AS

Prelim GDP q/q

0,7%

0,9%

Jum’at, 26 Mei

AS

Revised UoM Consumer Sentiment

97,7

97,5

EURUSD

 FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK :  POSITIF

O : 1.0933     H : 1.1212      L : 1.0923      C : 1.1204

PERGERAKAN SEPEKAN 15/05 – 19/05 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 289 PIP

Secara Fundamental, Pembacaan inflasi Zona Eropa akhir untuk bulan April dikonfirmasi sebesar 1,9%, sejalan dengan tingkat awal, dan meningkat dibandingkan dengan tingkat 1,5% bulan sebelumnya. Tingkat inflasi inti meningkat 1,2% dari 0,7% sebelumnya dengan kedua angka tersebut sejalan dengan ekspektasi konsensus. Tingkat inti di atas 0,7% merupakan rekor untuk April 2016 dan pembacaan terkuat sejak 2013.

Harga energi naik 7,6% pada tahun ini dibandingkan dengan 7,4% sebelumnya dengan harga makanan dan minuman naik 1,5% pada tahun ini dari 1,8% sebelumnya. Kenaikan keseluruhan barang industri di luar sektor energi bertahan stabil di 0,3%. Tingkat inflasi sektor jasa meningkat tajam menjadi 1,8% dari 1,0% sebelumnya dan dibandingkan dengan 0,9% yang tercatat pada bulan April 2016.

ECB akan tetap sangat berhati-hati seputar prospek inflasi. Telah mengulangi bahwa kenaikan jangka pendek pada inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga energi akan terus berlanjut dan bank sentral juga khawatir bahwa masih belum ada bukti kenaikan inflasi yang terus berlanjut.

Data untuk Mei akan sangat penting menjelang pertemuan penting ECB di bulan Juni. Jika tidak ada penurunan inflasi yang signifikan bulan depan, tekanan bagi bank sentral untuk memberi sinyal pergeseran kebijakan moneter akan meningkat sementara penurunan tajam pada inflasi akan memperkuat kehati-hatian ECB atas kebijakan moneter.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Uni Eropa, diantaranya :

  1. Eurogroup Meetings                               Senin 22/05/2017 All Day
  2. German Ifo Business Climate              Selasa 23/05/2017 15:00 WIB
  3. ECB President Draghi Speaks Rabu 24/05/2017 19:45 WIB

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.1070, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1023 – 1.0973 – 1.0923. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.1217, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.1264 – 1.1311 – 1.1358.

 

GBPUSD

FS88 JOURNAL GBP TEMPLATEFS88 JOURNAL GBP TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : POSITIF

O : 1.2886     H : 1.3047      L : 1.2864      C : 1.3033

PERGERAKAN SEPEKAN 15/05 – 19/05 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 183 PIP

Secara Fundamental, Tingkat pengangguran Inggris turun menjadi 4,6% untuk bulan Maret dari 4,7% sebelumnya yang berada di bawah tingkat 4,7% yang diharapkan oleh pasar dan tingkat terendah sejak 1975. Tenaga kerja meningkat 122.000 di kuartal ini dan 381.000 dari tahun ke tahun mencapai rekor tertinggi dengan tingkat partisipasi menguat ke rekor 74,8%. Jumlah klaim pengangguran meningkat 19.400 pada bulan April menyusul kenaikan 33.500 yang direvisi bulan sebelumnya yang pada awalnya dilaporkan meningkat 25.500 yang akan menyebabkan beberapa kekhawatiran mendasar.

Data ketenagakerjaan secara keseluruhan akan menjaga kepercayaan pada prospek ekonomi dan juga menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja fleksibel memiliki dampak positif dalam meningkatkan tingkat lapangan kerja. Pendapatan rata-rata akan terus menjadi fokus penting, terutama mengingat dampaknya terhadap ekspektasi inflasi dan tingkat suku bunga. Pertumbuhan pendapatan tahunan utama meningkat menjadi 2,4% untuk bulan Maret dari 2,3% sebelumnya yang sesuai dengan ekspektasi sementara kenaikan mendasarnya adalah 2,1% dari 2,2% bulan sebelumnya.

Dalam konteks ini, terjadi penurunan laba riil untuk pertama kalinya dalam 2 tahun karena tingkat inflasi konsumen telah mendorong tingkat tertinggi 3 tahun sebesar 2,7%. Akan ada kekhawatiran lebih lanjut bahwa kelemahan dalam pendapatan riil akan berdampak negatif pada belanja konsumen selama beberapa bulan ke depan. Tingkat rata-rata pendapatan saat ini juga tidak akan memicu ekspektasi inflasi yang lebih tinggi dan tidak akan ada tekanan tambahan pada Bank of England untuk memperketat kebijakan moneter.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Inggris, diantaranya :

  1. Inflation Report Hearings             Selasa 23/05/2017 16:00 WIB
  2. Second Estimate GDP q/q            Kamis 25/05/2017 15:30 WIB

 

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, PENGUATAN GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.2927, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.2874 – 1.2818 – 1.2760. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.3050, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan PENGUATANnya ke area level 1.3106 – 1.3161 – 1.3214.

 

AUDUSD

 FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

O : 0.7395     H : 0.7470      L : 0.7385      C : 0.7456

PERGERAKAN SEPEKAN 15/05 – 19/05 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 85 PIP

Secara Fundamental, Tingkat pengangguran Australia turun lebih rendah dari perkiraan di 5,7 persen pada bulan April dari 5,9 persen pada bulan Maret, mengurangi kekhawatiran seputar kelemahan di pasar kerja, namun masih mencatat tingkat upah rendah. Angka ini merupakan terendah sejak Januari. Para ekonom memperkirakan tingkat pengangguran 5,9 persen pada bulan April. Data tersebut mengirim dolar Australia menguat tajam terhadap dolar A.S.

Jumlah orang yang dipekerjakan naik sebesar 37.400, dibandingkan dengan kenaikan 5.000 yang diperkirakan. Jumlah orang yang bekerja fulltime turun 11.600 pada bulan April, sementara pekerjaan paruh waktu meningkat sebesar 49.000. Biro tersebut mengatakan bahwa tingkat partisipasi tenaga kerja yang disesuaikan secara musiman, atau proporsi orang usia kerja di tempat kerja atau secara aktif mencari pekerjaan, tidak berubah pada 64,8 persen pada bulan April dan dibandingkan dengan harapan konsensus 64,7 persen.

Pertumbuhan upah tetap pada tingkat rekor rendah di kuartal pertama, menunjukkan masih banyak kapasitas ruang di pasar kerja. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kepercayaan Reserve Bank of Australia seputar kenaikan bertahap inflasi tahunan.

Ini juga mempertanyakan harapan optimis pemerintah untuk pertumbuhan upah selama beberapa tahun ke depan, yang mendukung perkiraan pendapatan dan berjanji untuk mengembalikan anggaran ke surplus pada tahun 2021. Kekhawatiran seputar pasar kerja dan upah yang stagnan terjadi karena harga rumah Australia telah melonjak, dan hutang rumah tangga telah meningkat ke tingkat rekor.

Gubernur RBA Philip Lowe telah mengindikasikan bahwa dia enggan menurunkan suku bunga karena lebih mengkhawatirkan hal itu hanya akan menghidupkan pasar perumahan, memperburuk beban utang pada konsumen, dan memperlambat pertumbuhan ekonomi. RBA mengatakan pada hari Selasa dalam risalah rapat kebijakan 1 Mei bahwa pihaknya mengamati baik pasar perumahan dan pertumbuhan lapangan kerja sebagai panduan untuk prospek suku bunga.

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, PENGUATAN AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 0.7402, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7382 – 0.7361 – 0.7340. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 0.7473, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren PENGUATANnya ke area level 0.7497 – 0.7517 – 0.7540.

 

XAUUSD

 FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL 

O : 1229.05   H : 1264.80   L : 1226.80    C : 1254.75

PERGERAKAN SEPEKAN 15/05 – 19/05 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : $38 atau 380 PIP

Secara Fundamental, Harga spot emas kembali terdorong ke atas pada perdagangan Jumat 19/05. Harga emas terus menguat sepanjang pekan ini dan menuju penguatan terbesar mingguan sejak April. Pendorong penguatan atau kenaikan harga emas adalah turbulensi politik di Amerika Serikat (AS) yang membuat investor mengoleksi instrumen investasi safe haven.

Mengutip halaman Reuters, Jumat (20/05/2017), harga spot emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi US$ 1.250 per ounce. Sepanjang pekan ini harga emas di pasar spot telah naik 1,9 persen. Sedangkan harga emas berjangka AS tergelincir 0,1 persen menjadi US$ 1.251,10 per ounce. Managing director GoldSilver Central, Singapura, Brian Lan menjelaskan, harga emas mengalami reli yang cukup tinggi sejak awal pekan. Oleh sebab itu, pada perdagangan Kamis harga emas sedikit mengalami koreksi.

Partai Republik kini mulai bergulat dengan kemungkinan pemakzulan Donald Trump. Hal tersebut dipicu laporan yang menyebutkan, Trump meminta James Comey -- mantan direktur FBI yang dipecatnya -- untuk membatalkan penyelidikan terhadap eks penasihat keamanan nasional, Michael Flynn.

Flynn diberhentikan setelah kedapatan membohongi Wakil Presiden Mike Pence dan sejumlah pejabat Gedung Putih lainnya soal percakapannya dengan Duta Besar Rusia untuk AS Sergey Kislyak tahun 2016. Perbincangan Flynn dan Kislyak diduga merupakan indikasi kuat, ia berkolusi dengan Moskow untuk "mengganggu" Pilpres AS 2016. 

Secara Teknikal, untuk sepekan kedepan, PENGUATAN XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1244.90, kemungkinan harga akan kembali ke level 1240.40 – 1235.45 – 1230.45. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1258.60, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan tren PENGUATANnya ke area level 1263.10 – 1267.60 – 1272.35.

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: Time Magazine | Inverse.Com

Share This

Jurnal Mingguan Lainnya

November 19, 2017

Rally USD Masih Tersendat Menunggu Katalis Berikutnya

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2017 – Selama beberapa minggu terakhir, dolar AS masih terus bergulat keras meskipun ada kemajuan dalam reformasi pajak dan prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Pasar mungkin yakin bahwa The Fed akan…
November 11, 2017

Sekilas Forex: Kemunduran Reformasi Pajak AS Membuat Bullish USD Tertahan

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/11/2017 – Pergerakan di bursa forex pada minggu lalu menegaskan betapa pentingnya reformasi pajak bagi rakyat AS, Kongres dan pasar keuangan. Jika dilakukan dengan benar maka itu akan menjadi prestasi terbesar Presiden AS…
November 04, 2017

Sekilas Forex: USD Semakin "Unstoppable" Dan Berpeluang Bullish Kembali

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/11/2017 – Pada pekan lalu (30 Oktober-3 November) kita melihat beberapa faktor fundamental besar yang menggerakan bursa forex dan emas. Secara umum, semua faktor tersebut didominasi oleh kebijakan moneter bank sentral utama dan…
October 28, 2017

Sekilas Forex: "The Mighty Dollar" Kembali Bullish - Bagaimana Nasib Gold dan Mata Uang Rival Lainnya?

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 28/10/2017 - Dolar AS semakin bullish sepanjang pekan lalu (23-37 Oktober), dengan Indeks Dolar AS berakhir naik 1,13% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya. Ada beberapa faktor yang mendorong penguatan dolar AS di pekan lalu,…
October 21, 2017

Sekilas Forex: 3 Perkembangan Ekonomi dan Politik AS Yang Akan Menekan Rival USD

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.Com | Jakarta, 22/10/2017 - Greenback mengakhiri pekan lalu dengan posisi yang semakin tinggi setelah harapan terhadap reformasi pajak yang diusung administrasi Trump semakin cerah. Di saat yang sama Presiden Trump juga belum memastikan siapa…