ForexSignal88.com l Jakarta, 23/06/2018 - Meskipun pada jangka menengah dolar AS masih mendominasi perdagangan forex, di pekan lalu (18-22 Juni) mata uang tersebut menerima pukulan yang cukup kuat dari rival-rivalnya. Pukulan tersebut pada awalnya berasal dari Bank of England (BoE) yang pada hari Kamis (21/6) memicu aksi beli pound sterling yang ternyata menjadi pemantik penguatan rival utama dolar lainnya seperti euro, yen dan dolar Australia.

Pernyataan resmi BoE setelah rapat kebijakannya pada hari Kamis tersebut serta hasil pemungutan suara anggota komisi kebijakan moneter (monetary policy committee/MPC) telah memicu ekspektasi para investor dan pedagang bahwa suku bunga resmi bank tersebut akan dinaikkan.

Yang paling mengejutkan para pelaku pasar adalah Andy Haldane, kepala ekonom BoE, yang saat itu memberikan suaranya ke sisi dua pendukung kenaikan suku bunga lainnya. Dengan demikian, para pelaku pasar semakin yakin bahwa pada bulan Agustus bank ini bakal menaikkan suku bunga acuannya ke 0,75% dari yang saat ini bertengger di 0,5%.

Meskipun Mark Carney, gubernur BoE, berada di antara suara mayoritas untuk suku bunga tetap pada 0,5% pada bulan ini, MPC mengatakan jika ekonomi Inggris berkembang secara luas sesuai dengan proyeksi maka pengetatan kebijakan moneter yang sedang berlangsung selama periode perkiraan akan menjadi kebijakan yang pantas.

Sebelumnya, Haldane telah menyatakan ketidaksepakatannya dengan sang gubernur secara terbuka. Terakhir kali seorang kepala ekonom bank tersebut memilih menentang kubu mayoritas di MPC adalah pada tahun 2011, ketika Spencer Dale memangku jabatan itu.

Banyak analis mengatakan bahwa tiga suara yang melawan enam suara tersebut akan memicu spekulasi untuk kenaikan suku bunga pada bulan Agustus, meskipun banyak hal akan tergantung pada bagaimana kinerja ekonomi Inggris selama beberapa bulan mendatang.

Selain itu, para pelaku pasar pun melihat BoE akan segera mengurangi program pelonggaran kuantitatif (quantitative easing/QE) saat nanti suku bunga acuan mencapai 1,5%, lebih rendah dari target sebelumnya yaitu 2%.

Untuk pekan terakhir di bulan ini (25-29 Juni), selain kabar mengenai ketegangan perdagangan antara AS dengan China dan Uni Eropa, sejumlah data regular dan agenda dari beberapa pejabat bank sentral utama akan menjadi perhatian para investor dan pedagang.

Indeks keyakinan konsumen AS dan Selandia Baru, data penjualan barang modal AS, keputusan suku bunga Selandia Baru, inflasi Jerman, PDB AS dan transaksi berjalan Inggris beserta pidato beberapa pejabat BoE juga The Fed berpotensi untuk membuat bursa forex dan emas tetap menggeliat di pekan depan.

EURUSD

FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : POSITIF CENDERUNG NETRAL

O : 1.1588     H : 1.1674      L : 1.1507      C : 1.1658

PERGERAKAN SEPEKAN 18/06 – 22/06 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 167 PIP

Secara Fundamental, Pada sesi perdagangan sepekan kemarin pasar sempat bereaksi negatif setelah Alberto Bagnai, seorang ekonom dari partai Lega Nord yang anti Uni Eropa, ditunjuk sebagai Kepala Komite Keuangan Senat Italia. Para investor ramai-ramai menjual Euro, karena sebelumnya mereka mengharapkan sosok yang dapat meyakinkan mereka bahwa Italia tidak akan hengkang dari Uni Eropa. Justin Low, analis dari ForexLive menulis dalam situsnya bahwa sentimen negatif Euro dan sempat menyentuh level terendah di 1.1507 pada sesi perdagangan Kamis 21/06 adalah akibat dari kepanikan investor di Italia.

"Menurut pengamatan saya, ada kepanikan di Italia. Namun saya yakin hal itu tak akan cukup untuk meningkatkan risiko keluarnya Italia dari Euro. Toh, pemerintahan baru Italia masih bersikukuh bahwa negaranya tak akan hengkang, setidaknya untuk saat ini, saat mereka masih dalam 'permainan'. Jadi sampai muncul bukti lebih lanjut, maka saya kira perubahan (Euro) tidak akan terlalu banyak," tulis Low.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Uni Eropa, diantaranya :

  1. German Retail Sales             Senin 25/06/2018 Tentatived Time
  2. German Ifo Business Climate Senin 25/06/2018 Pk 15:00 WIB
  3. M3 Money Supply Rabu 27/06/2018 Pk 15:00 WIB
  4. German Prelim CPI Kamis 28/06/2018 Tentatived Time
  5. EU Economic Summit Kamis 28/06/2018 All Day
  6. CPI Falsh Estimate Jumat 29/06/2018 Pk 16:00 WIB
  7. Core CPI Flash Estimate Jumat 29/06/2018 Pk 16:00 WIB
  8. EU Economic Summit Jumat 29/06/2018 All Day

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.1610, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1557 – 1.1504 – 1.1449. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.1743, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.1804 – 1.1860 – 1.1916.

 

GBPUSD

 FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NETRAL

O : 1.3266     H : 1.3315      L : 1.3102      C : 1.3257

PERGERAKAN SEPEKAN 18/06 – 22/06 : DOJI NEGATIF

RANGE SEPEKAN : 213 PIP

Secara Fundamental, BOE mempertahankan suku bunga yang tidak berubah di tengah semakin meningkatnya ketidakpastian ekonomi secara luas. Namun, hasil Voting anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC) BoE menunjukkan adanya peningkatan anggota yang mendukung Rate Hike. Hal ini pun mendorong penguatan Sterling secara signifikan, yang sebelumnya melemah di dekat level terendah 7 bulan versus Greenback di level 1.3102.

Bank Sentral Inggris pada hari Kamis (21/06) siang waktu setempat pekan kemarin mengumumkan suku bunga sebesar 0.5 persen, tidak mengalami perubahan dari hasil rapat di bulan sebelumnya. Tren ekonomi dan tingkat Inflasi yang lesu menjadi alasan mengapa  BoE tidak mau terburu-buru melakukan Rate Hike. Suku bunga acuan yang tidak berubah telah sesuai dengan ekspektasi pasar. Dalam sebuah jajak pendapat, para ekonom sebelumnya telah memperkirakan rate BoE tetap di kisaran 0.5 persen pada pengumuman bulan Juni.

Namun demikian meski suku bunga acuan BoE dirilis tidak berubah pada pengumuman bulan Juni, hasil Voting MPC memperlihatkan bahwa jumlah anggota yang menyetujui kenaikan suku bunga telah bertambah. Hal ini terlihat dari notulen BoE yang memperlihatkan skor 3-0-6, berubah dari hasil pertemuan sebelumnya yang 2-0-7. Sebagai informasi, angka pertama dalam format hasil Voting tersebut memang menunjukkan jumlah anggota MPC yang setuju Rate Hike.

Kabar ini cukup mengejutkan, mengingat para pelaku pasar tidak mengharapkan adanya perubahan dari skor bulan lalu. Rupanya, dukungan baru untuk Rate Hike berasal dari Kepala Ekonom BoE, Andy Haldane, yang bergabung dengan Michael Saunders dan Ian McCafferty sebagai anggota bersuara hawkish. Keduanya memang telah cukup lama menyerukan kenaikan suku bunga Inggris menjadi 0.75 persen.

Dari hasil rapat pada bulan Juni ini, BoE mengharapkan pertumbuhan ekonomi Inggris sebesar 0.4 persen di kuartal kedua, mengacu pada forecast yang dibuat pada pertemuan bulan Mei. Selama kuartal pertama, ekonomi hanya tumbuh 0.1 persen, tetapi BOE kembali menegaskan pada pekan kemarin bahwa momentum akan kembali di kuartal kedua.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Inggris, diantaranya :

  1. BOE Gov Carney Speaks             Rabu 27/06/2018 15:30 WIB
  2. BOE Financial Stability Report Rabu 27/06/2018 15:30 WIB
  3. Current Account Jumat 29/06/2018 15:30 WIB
  4. Final GDP Jumat 29/06/2018 15:30 WIB
  5. Net Lending to Individuals Jumat 29/06/2018 15:30 WIB

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.3195, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.3141 – 1.3087 – 1.3033. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.3324, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.3381 – 1.3443 – 1.3496.

 

AUDUSD

 FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK :  NETRAL

O : 0.7440     H : 0.7451      L : 0.7343      C : 0.7434

PERGERAKAN SEPEKAN 18/06 – 22/06 : DOJI NEGATIF

RANGE SEPEKAN : 108 PIP

Secara Fundamental, Lembaga pemeringkat yang berbasis di AS, Moody’s Investors Service, menerbitkan laporan terbaru tentang ekonomi Australia, menyoroti poin-poin utama berikut.

“Perekonomian Australia yang tangguh menghadapi tantangan konsolidasi fiskal. Pertumbuhan PDB nominal Australia yang lebih rendah dibandingkan dengan tahun-tahun ledakan komoditas telah memberi tekanan pada pertumbuhan pendapatan pemerintah.

Profil kredit Australia (Aaa stable) mencerminkan kekuatan ekonomi yang sangat tinggi, ditopang oleh potensi pertumbuhan negara yang kuat dan menunjukkan fleksibilitas dalam menyesuaikan dengan lingkungan ekonomi yang berubah.

Kerangka kerja institusional yang kuat - termasuk kebijakan moneter dan regulasi keuangan yang transparan dan efektif - juga mendukung kelayakan kredit Australia, menurunkan probabilitas dan dampak potensi guncangan ekonomi dan keuangan.

Beban utang moderat Australia relatif terhadap rekan-rekan Aaa-rated juga mendukung sovereign rating, meskipun pemerintah terus menghadapi tantangan dalam konsolidasi fiskal.”

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 0.7467, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7515 – 0.7566 – 0.7616. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 0.7403, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 0.7357 – 0.7312 – 0.7266.

 

XAUUSD

FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK :  NEGATIF CENDERUNG NETRAL

O : 1279.75   H : 1283.85   L : 1261.15    C : 1270.00

PERGERAKAN SEPEKAN 18/06 – 22/06 : NEGATIF

RANGE SEPEKAN : $22.70 atau 227 PIP

Secara Fundamental, Emas seringkali menjadi aset yang akan diburu para investor di tengah ketidakpastian politik dan finansial. Namun menurut Stephen Innes, ahli forex dari OANDA Singapura, naiknya tensi politik di Italia kali ini hanya memberikan tambahan permintaan yang terbatas bagi emas sebagai aset safe haven.

"Namun, mengingat sensitivitas logam mulia terhadap Dolar AS dalam tampilan penuh, tampaknya harga emas tidak akan bergerak naik secara signifikan sampai kita benar-benar mencapai 'Zona Krisis' Uni Eropa. Sekarang ini, kita masih dalam tahap 'mendekati' krisis tersebut," ungkap Stephen Innes.

Gejolak politik di Italia sempat menimbulkan efek domino di pasar finansial, termasuk jatuhnya harga saham Asia. Penurunan harga saham-saham Asia menjadi penunjang kenaikan harga emas.

Para investor khawatir pemilu ulang akan digelar di Italia (kemungkinan pada bulan Juli mendatang), dan berubah menjadi referendum de factomengenai keanggotaan Italia di Zona Euro serta perannya di Uni Eropa.

Di sisi lain, Amerika Serikat pada sesi perdagangan pekan kemarin menyatakan bahwa pihaknya akan memproses proposal untuk mengenakan tarif 25 persen terhadap barang-barang China senilai $50 miliar. Mereka juga akan memberlakukan batasan baru bagi investasi China di AS, khususnya dalam bidang industri teknologi serta komunikasi.

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 1274.55, kemungkinan harga akan kembali ke level 1280.60 – 1286.05 – 1291.50. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 1265.65, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 1260.25 – 1254.80 – 1249.35.

 

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: The Telegraph UK

Tags: #forexsignal88 #signalforex #sinyalforex #forexsignal #analisaforex #analisagold #belajarforex #seputarforex #sekilasforex #eurusd #gbpusd #audusd #xauusd #signalforexharian #signalforexakurat #analisaforex #analisatradingforex #analisaforexharian #analisagold #beritaforexindonesia #beritaforexharian #beritaterkiniforex #analisajituforex #toptrendingforex #signalforexgratis #signalforexindonesia #tipsforex #trikforex #strategiforex #teknikforex #analisateknikal

Share This

Jurnal Mingguan Lainnya

September 15, 2018

Sekilas Forex: USD Masih Akan Fluktuatif Pekan Depan

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/09/2018 - Mengawali perdagangan pekan lalu (10-14 September), dolar AS mendapatkan tekanan mendadak lagi dari pound sterling, yang juga memicu penguatan mata uang lain dan harga emas, karena pada hari Senin (10/9) tersiar kabar…
September 08, 2018

Sekilas Forex: Data Non Farm Payroll Membaik, USD Mendapat Peluru Untuk Potensi Naik

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/09/2018 - Berita terbesar pada perdagangan forex dan emas di pekan lalu (3-7 September) adalah “gencatan senjata” antara Inggris dan Jerman dan konflik dagang AS-China. Pada hari Rabu (5/9), dilaporkan bahwa Jerman telah setuju…
September 02, 2018

Sekilas Forex: Tarik Menarik USD Yang Masih Ingin Naik Melawan Rival-Rivalnya

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 02/09/2018 - Pada sesi perdagangan pekan terakhir bulan Agustus, pergerakan di bursa forex dan emas cukup fluktuatif. Setelah sepanjang dua pekan sebelumnya dolar AS mendapat tekanan, pada pekan lalu greenback mulai mendesak para…
August 24, 2018

Sekilas Forex: USD Akhirnya Melemah

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/08/2018 - Hiruk pikuk perdagangan mata uang di sepanjang sesi perdagangan pekan lalu (20-24 Agustus) tampak lebih didominasi oleh aksi jual dolar AS meskipun menjelang akhir sesi tersebut sempat terlihat penguatan dolar AS…
August 18, 2018

Sekilas Forex: USD Koreksi. Namun Belum Terlihat Tanda-Tanda Reversal

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/08/2018 - Aroma perlawanan dari beberapa rival dolar AS mulai tercium pada perdagangan forex di pekan lalu (13-17 Agustus). Mengawali perdagangan pekan lalu, dolar AS masih didorong oleh momentum bullish yang terjadi di pekan…