ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2017 – Commodity Channel Index (CCI) adalah indikator momentum beroscilasi yang dikembangkan oleh Donald Lambert untuk mengidentifikasi perubahan siklus dalam komoditas tetapi juga dapat digunakan untuk surat-surat berharga (saham) dan obligasi. CCI adalah perbandingan harga tipikal (TP) dan moving average sederhana (SMA) harga tipikal (SMATP) dan dinyatakan sebagai persentase beroscilasi yang dapat melebihi -100% dan 100%. Hal ini dapat digunakan untuk memprediksi pembalikan harga, dan untuk mengetahui kondisi overbought atau oversold.

Karena CCI didasarkan pada asumsi bahwa komoditas, sekuritas, dan obligasi bergerak dalam siklus, dengan level tertinggi dan terendah dicapai pada interval periodik, sebaiknya Anda menggunakan siklus sepertiga (⅓) dari keseluruhan siklus, rendah ke rendah atau tinggi ke tinggi sesuai timeframe untuk CCI. Jadi, jika dibutuhkan periode 60 untuk menyelesaikannya, maka CCI 20 periode akan direkomendasikan. Setelah Anda menentukan timeframe untuk CCI, Anda dapat menghitung CCI dalam empat langkah:

Pertama, hitunglah periode terakhir Typical Price (TP) yaitu (H + L + C) / 3 dimana H = level tertinggi (high), L = level terendah (low), dan C = level penutupan (close).

Kedua, hitung Simple Moving Average dari TP (SMATP) untuk periode CCI yaitu 20 periode untuk CCI 20 periode.

Ketiga, hitung Simpangan Rata-Rata (Mean Deviation) yang merupakan jumlah dari selisih antara periode terakhir SMATP dan harga tipikal untuk setiap periode CCI dibagi dengan jumlah periode.

Terakhir, hitunglah CCI dengan menggunakan rumus:

CCI = (TP - SMATP) / (0,015 x Mean Deviation).

Lambert menggunakan CCI untuk menghasilkan sinyal entry dan exit masing-masing saat CCI bergerak di atas + 100% dan di bawah -100%. Bila CCI bergerak diatas + 100%, pair atau saham masuk ke dalam tren naik yang kuat dan akan muncul sinyal masuk. Bila CCI bergerak kembali dibawah + 100% posisi ini harus ditutup.
Sebaliknya, saat CCI bergerak di bawah -100%, pair atau saham memasuki tren turun yang kuat dan sinyal entry diberikan. Bila CCI bergerak kembali diatas -100% posisi ini harus ditutup.

Sumber Gambar: dreamgains.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Jan 12, 2018 27

Pengenalan Pola Harmonic

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/01/2018 – Anda pasti sudah mengetahui pola - pola grafik…
Jan 12, 2018 48

Waktu Terbaik Untuk Trading Mingguan

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/01/2018 – Kita sudah mengetahui pertimbangan waktu…
Jan 12, 2018 66

Waktu Terbaik Untuk Trading Harian

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/01/2018 – Trading itu adalah aktifitas yang bisa…
Jan 12, 2018 32

Mengelola Waktu Trading Dengan Bijak

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/01/2018 – Mengelola waktu trading disebabkan oleh…
Jan 11, 2018 18

Rentang Rata – Rata Pair Di Sesi New York

ForexSignal88.com l Jakarta, 11/01/2018 – Sesi perdagangan New York biasanya bermula…
Jan 11, 2018 21

Karakteristik Sesi Perdagangan New York

ForexSignal88.com l Jakarta, 11/01/2018 – Sesi perdagangan New York biasa juga disebut…
Jan 10, 2018 44

Rentang Rata – Rata Pair Di Sesi Tokyo

ForexSignal88.com l Jakarta, 10/01/2018 – Pembukaan sesi perdagangan Tokyo pada pukul…
Jan 10, 2018 48

Rentang Rata – Rata Pair Di Sesi London

ForexSignal88.com l Jakarta, 10/01/2018 – Ketika peserta pasar Asia mulai menutup toko,…
Jan 10, 2018 53

Karakteristik Sesi Perdagangan Tokyo

ForexSignal88.com l Jakarta, 10/01/2018 – Anda harus mencatat bahwa sesi Tokyo kadang…
Jan 10, 2018 47

Karakteristik Sesi Perdagangan London

ForexSignal88.com l Jakarta, 10/01/2018 – Sesi perdagangan London bisa juga disebut…