ForexSignal88.com l Jakarta, 28/11/2017 – Kami yakin Anda sudah sering mendengar strategi breakout. Dan terkadang, kita terlewat ketika ingin menggunakan strategi breakout. Namun, kita tetap ingin mendapatkan profit di momen breakout yang sedang terjadi.

Ada beberapa tips dari Cory Mitchell tentang strategi day trading yang disebut “Second Chance Breakout”. Lalu apa itu sebenarnya “Second Chance Breakout”?

Saat harga berada dalam gerak sideways, kanal atau pola harga tertentu, seperti pola triangle, head and shoulder serta lain-lain, ada level – level breakout dimana harga bergeser keluar dari pola tersebut. Apabila itu sungguh-sungguh breakout, maka harga akan terus bertambah searah dengan breakout tersebut.

Namun, sering juga harga yang telah breakout kemudian berbalik serta kembali menguji (re-test) level breakout sebelumnya. Sesekali juga tidak menyentuh level breakout sebelumnya, namun hanya relatif mendekati saja. Nah, pergerakan harga yang seperti ini menyediakan peluang kedua bagi trader untuk melakukan entry.

Forex Blog - Second Change Breakout (gbr 1).jpeg

Pada gambar di atas ada dua breakout. Breakout pertama terjadi pada bagian “leher” di pola Head & Shoulder, sedangkan breakout kedua terjadi setelah terbentuknya sebuah kanal kecil.

Masuk Posisi Di peluang Kedua

Jika harga breakout ke atas sebuah pola harga, maka peluang kedua menyediakan peluang buy. Dan jika harga breakout ke bawah pola harga, maka peluang kedua merupakan peluang sell.

Jika Anda mengincar peluang kedua, maka bersiap-siaplah untuk buka posisi begitu pullback harga memasuki range level breakout awal. Begitu pullback pelan serta harga mulai bergeser ke arah yang sama dengan breakout sebelumnya, Anda bisa langsung melakukan entry posisi.

Kapan tepatnya yang dimaksud dengan “mulai bergeser ke arah yang sama dengan breakout sebelumnya?” Jawabannya bisa subjektif serta tergantung pada pendekatan atau strategi trading apa yang kamu pilih untuk digunakan. Contohnya, pola candlestick engulfing bisa digunakan sebagai sinyal bahwa pullback sudah berakhir serta pergerakan harga ke arah yang sama dengan breakout sebelumnya sudah dimulai.

Sebagai ilustrasi, jika breakout awal tadi adalah ke arah bawah, maka tunggulah hingga harga pullback ke atas mendekati level breakout tersebut, lalu begitu harga mulai jatuh lagi, lakukan Sell. Posisikan stop loss beberapa pip atau beberapa tick di atas tingkatan tinggi pullback tadi.

Sumber Gambar: youtube.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Dec 18, 2017

Serial Indikator Tren: Keltner Channel

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Keltner Channels (Saluran Keltner) adalah…
Dec 18, 2017

Menemukan Level Entry dan Exit

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Ada banyak kelakar dalam komunitas forex yaitu…
Dec 18, 2017 1

Serial Indikator Oscilator: Average True Range (ATR)

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – ATR adalah indikator volatilitas yang…
Dec 18, 2017 1

Serial Indikator Oscilator: Commodity Selection Index (CSI)

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Commodity Selection Index (CSI) adalah…
Dec 14, 2017 34

Serial Indikator Oscilator: Williams %R

Williams % R (Wm% R) adalah indikator momentum dan tren yang dikembangkan oleh Larry…
Dec 13, 2017 30

Serial Indikator Oscilator: Relative Volatility Index (RVI)

Relative Volatility Index (RVI atau Indeks Volatilitas Relatif) adalah indikator…
Dec 13, 2017 32

Serial Indikator Oscilator: Relative Strenght Index (RSI)

Relative Strenght Index (RSI atau Indeks Kekuatan Relatif) adalah indikator momentum…
Dec 12, 2017 21

Serial Indikator Oscilator: Detrended Price Oscillator (DPO)

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2017 – Detrended Price Oscillator (DPO) adalah…
Dec 12, 2017 21

Serial Indikator Oscilator: Chande Momentum Oscillator (CMO)

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2017 – The Chande Momentum Oscillator (CMO) adalah…
Dec 11, 2017 49

Tips Saat Menggunakan Leverage Dalam Trading Forex

ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2017 – Ketika prospek untuk menghasilkan keuntungan…