ForexSignal88.com l Jakarta, 27/11/2017 – Indikator Triple Exponential Average (TRIX) adalah salah satu momentum oscilasi dan indikator tren yang dikembangkan oleh Jack Hutson di awal tahun 1980an. Indikator ini pada dasarnya adalah rata-rata bergerak eksponensial berombak tiga (EMA) yang sangat mirip dalam konstruksi indikator MACD milik George Apple karena menggunakan tiga kali pemulusan untuk menyaring sinyal palsu dan pergerakan harga minor dalam tren saat ini.

TRIX juga menghasilkan sinyal trading dengan cara yang sama seperti MACD. Sementara garis sinyal juga dapat digunakan untuk memberikan persilangan garis sinyal dan bias arah. Karena indikator TRIX menggunakan triple smoothing (tiga kali pemulusan), menjadikannya sebagai indikator lagging; Namun, divergensi bullish dan bearish dapat digunakan untuk menentukan harga potensial dan pembalikan arah tren sebelum terjadi.

TRIX dihitung dengan memuluskan tiga kali harga eksponensial dari harga penutupan dan kemudian menerapkan persentase RoC (rate of change) pada EMA yang sudah dimuluskan tiga kali. Dengan kata lain, TRIX adalah Persentase RoC dari EMA dari EMA dari EMA. Garis sinyal, yang merupakan EMA lainnya, juga bisa diterapkan pada hasilnya. Kemudian, hasilnya adalah satu set dari dua garis yang beroscilasi di atas dan di bawah garis nol, sama seperti MACD.

Intinya, ada tiga interpretasi indikator TRIX, yang kesemuanya sangat mirip dengan MACD. Ini adalah:

    Sinyal garis bersilangan;
    Menyeberang garis nol; dan
    Divergensi Bullish dan Bearish

Garis sinyal bersilangan menunjukkan titik balik (point of reversal) pada TRIX. Sinyal bullish terjadi saat TRIX melintasi ke atas garis sinyal dan sinyal bearish terjadi saat TRIX melintasi ke bawah garis sinyal. Crossover ini biasanya mengindikasikan pembalikan arah tren (trend reversal).

Karena indikator TRIX beroscilasi di sekitar garis nol, ia menyediakan garis nol atau sinyal melintasi garis nol. Ketika TRIX melintasi ke atas garis nol, ternyata positif. Hal ini mengindikasikan bahwa trend tersebut telah berubah bullish. Ketika TRIX melintasi ke bawah garis nol, ternyata negatif. Hal ini mengindikasikan bahwa tren tersebut telah berubah bearish.

TRIX juga dapat memunculkan peluang divergensi, yang kaidahnya sama dengan pembacaan divergensi biasa.

Sumber Gambar: onlinetradingconcept.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Dec 18, 2017

Serial Indikator Tren: Keltner Channel

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Keltner Channels (Saluran Keltner) adalah…
Dec 18, 2017

Menemukan Level Entry dan Exit

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Ada banyak kelakar dalam komunitas forex yaitu…
Dec 18, 2017 1

Serial Indikator Oscilator: Average True Range (ATR)

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – ATR adalah indikator volatilitas yang…
Dec 18, 2017 1

Serial Indikator Oscilator: Commodity Selection Index (CSI)

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Commodity Selection Index (CSI) adalah…
Dec 14, 2017 34

Serial Indikator Oscilator: Williams %R

Williams % R (Wm% R) adalah indikator momentum dan tren yang dikembangkan oleh Larry…
Dec 13, 2017 30

Serial Indikator Oscilator: Relative Volatility Index (RVI)

Relative Volatility Index (RVI atau Indeks Volatilitas Relatif) adalah indikator…
Dec 13, 2017 32

Serial Indikator Oscilator: Relative Strenght Index (RSI)

Relative Strenght Index (RSI atau Indeks Kekuatan Relatif) adalah indikator momentum…
Dec 12, 2017 21

Serial Indikator Oscilator: Detrended Price Oscillator (DPO)

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2017 – Detrended Price Oscillator (DPO) adalah…
Dec 12, 2017 21

Serial Indikator Oscilator: Chande Momentum Oscillator (CMO)

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2017 – The Chande Momentum Oscillator (CMO) adalah…
Dec 11, 2017 49

Tips Saat Menggunakan Leverage Dalam Trading Forex

ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2017 – Ketika prospek untuk menghasilkan keuntungan…