ForexSignal88.com l Jakarta, 27/11/2017 – Indikator Aroon adalah indikator tren yang serupa dengan Directional Movement Index (DMI) milik J Welles Wilder. Indikator Aroon ini dikembangkan oleh Tushar Chande dan pertama kali diterbitkan pada majalah Technical Analysis of Stocks & Commodities edisi September 1995. Nama ini berasal dari kata Sansekerta "aroon", yang diterjemahkan menjadi " awal cahaya fajar", dan menggambarkan indikator Aroon dengan tepat karena indikator tersebut mencoba untuk mengidentifikasi tren baru di awal tahap pembentukannya. Indikator Aroon menggambarkan dua garis yang menunjukkan kekuatan sebuah tren:
    Aroon Up, yang mengukur jumlah bar sejak pair membuat level tertinggi baru untuk periode tersebut, dan
    Aroon Down, yang mengukur jumlah bar sejak pair membuat level terendah baru untuk periode tersebut.

Baik Aroon Up dan Aroon Down beroscilasi antara 0 dan 100. Bila Aroon Up atau Aroon Down line mendekati 100, ini mengindikasikan adanya tren naik atau turun yang kuat, tergantung pada garis mana yang mendekati 100. Dan ketika kedua garis mendekati nol, ini mengindikasikan kecenderungan sentimen naik atau turun yang lemah, sekali lagi, tergantung pada garis mana yang mendekati nol.

Indikator Aroon terdiri dari dua garis; Perhitungan terdiri dari dua bagian terpisah yang mengikuti langkah-langkah serupa. Aroon Up dihitung dalam kaitannya dengan jumlah waktu dalam periode ke belakang sejak harga terakhir mencetak tinggi. Sementara Aroon Down dihitung dalam kaitannya dengan jumlah waktu dalam periode ke belakang sejak harga terakhir mencetak rendah. Kedua perhitungan dikonversi menjadi persentase dengan mengalikan hasilnya dengan 100.

Aroon Up = ((n - Periode Sejak n Periode Tinggi) / n) x 100

Aroon Down = ((n - Periode Sejak n Periode Rendah) / n) x 100

Dalam kedua rumus tersebut, n adalah jumlah periode ke belakang untuk indikator.

Indikator Aroon dapat digunakan dengan salah satu dari dua cara: menggunakan tingkat sinyal hingga pembacaan yang ekstrem dan menggunakan sinyal bersilangan.

Bila salah satu garis Aroon Up atau Aroon Down berada di atas garis 70, ini mengindikasikan bahwa ada kecenderungan penguatan ke arah garis yang berada di atas 70. Sebaliknya, bila salah satu dari Aroon Up atau garis Down Aroon adalah di bawah garis 30, ini mengindikasikan bahwa ada kecenderungan pelemahan ke arah garis di bawah 30. Juga, ketika salah satu dari Aroon Up atau garis Down Aroon melintas ke bawah garis 50, ini mengindikasikan bahwa tren di arah garis yang sedang melintasi adalah sedang kehilangan momentumnya.

Bila garis Aroon Up melintasi ke atas garis Aroon Down, ini mengindikasikan kemungkinan terjadinya tren naik, terutama bila terjadi antara garis 30 dan 70. Sebaliknya, saat garis Down Aroon melintasi ke bawah garis Aroon Up, ini mengindikasikan kemungkinan terjadinya tren turun.

Sumber Gambar: onlinetradingconcepts.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Dec 18, 2017

Serial Indikator Tren: Keltner Channel

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Keltner Channels (Saluran Keltner) adalah…
Dec 18, 2017

Menemukan Level Entry dan Exit

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Ada banyak kelakar dalam komunitas forex yaitu…
Dec 18, 2017 1

Serial Indikator Oscilator: Average True Range (ATR)

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – ATR adalah indikator volatilitas yang…
Dec 18, 2017 1

Serial Indikator Oscilator: Commodity Selection Index (CSI)

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Commodity Selection Index (CSI) adalah…
Dec 14, 2017 34

Serial Indikator Oscilator: Williams %R

Williams % R (Wm% R) adalah indikator momentum dan tren yang dikembangkan oleh Larry…
Dec 13, 2017 30

Serial Indikator Oscilator: Relative Volatility Index (RVI)

Relative Volatility Index (RVI atau Indeks Volatilitas Relatif) adalah indikator…
Dec 13, 2017 32

Serial Indikator Oscilator: Relative Strenght Index (RSI)

Relative Strenght Index (RSI atau Indeks Kekuatan Relatif) adalah indikator momentum…
Dec 12, 2017 21

Serial Indikator Oscilator: Detrended Price Oscillator (DPO)

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2017 – Detrended Price Oscillator (DPO) adalah…
Dec 12, 2017 21

Serial Indikator Oscilator: Chande Momentum Oscillator (CMO)

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2017 – The Chande Momentum Oscillator (CMO) adalah…
Dec 11, 2017 49

Tips Saat Menggunakan Leverage Dalam Trading Forex

ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2017 – Ketika prospek untuk menghasilkan keuntungan…