ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Average Directional Index atau lebih dikenal ADX adalah sebuah indikator tren yang lagging. Indikator ini dirancang oleh J Welles Wilder dan mengindikasikan kekuatan sebuah tren, atau untuk mengindikasikan pergerakan harga berada dalam tren naik atau tren turun yang kuat. Atau bergerak sideways.

ADX merupakan bagian dari sistem indikator DMI, yang pertama kali diperkenalkan oleh J. Wells Wilder, dalam bukunya New Concepts in Technical Trading Systems 1978. Indikator DMI terdiri dari tiga baris: garis + DI, garis - DI dan garis ADX namun ADX juga dapat digunakan secara individu pada setiap timeframe untuk membantu Anda menentukan titik balik di pasar. ADX adalah osilator yang berfluktuasi antara 0 dan 100, dengan nilai di atas 40 umumnya menunjukkan tren dan nilai yang kuat di bawah 20 yang menunjukkan tren lemah atau ranging atau sideways.

Namun, ADX tidak mengindikasikan apakah trend tersebut bullish atau bearish. Ini hanya menunjukkan kekuatan tren saat ini. Dengan demikian nilai di atas 40 dapat mengindikasikan uptrend yang kuat serta downtrend yang kuat. Nilai yang sangat tinggi dan mulai berbelok menunjukkan bahwa tren tersebut kemungkinan akan berakhir atau mulai melemah.

ADX juga tidak memberikan sinyal masuk (entry) atau keluar (exit). Namun, hal itu memberi Anda beberapa perspektif bahwa pair yang berada dalam tren. Nilai rendah (di bawah 20) memberikan Anda perspektif bahwa pair dalam kondisi ranging atau awal tren.

Umumnya, pair yang berada dalam tren naik yang kuat harus dibeli dan ditahan sampai satu atau lebih indikator momentum, seperti RSI atau CCI menunjukkan tanda pelemahan. Pair yang berada dalam kondisi ranging, yaitu bergerak menyamping (sideways) dalam kisaran ketat harus dianalisis dengan menggunakan indikator oscilator, seperti oscilator stochastic untuk level entry dan exit.

Ketika ADX berada di antara 0 dan 20, ini mengindikasikan bahwa pair berada dalam kondisi ranging dan Anda memerlukan indikator oscilator untuk menentukan level entry dan exit.

Ketika ADX bergerak di atas 20, ini mengindikasikan permulaan tren, meskipun bisa menjadi tren naik atau tren turun. Jadi ingatlah untuk memastikan apakah itu tren naik atau tren turun sebelum Anda melakukan posisi open.

Saat ADX bergerak diatas 30, ini mengindikasikan dimulainya tren kuat! Ini adalah waktu terbaik untuk memasuki pasar (posisi open).

Setelah ADX bergerak di atas 50, menjadi lebih mungkin bahwa tren akan segera berakhir dan kondisi ranging bisa muncul lagi.

Sumber Gambar: forexsignal88.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Nov 14, 2017 56

Peran Mortgage Backed Securities dalam Krisis Keuangan

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Mortgage-backed security atau MBS dianggap…
Nov 14, 2017 104

Cara Menentukan Waktu Yang Tepat Untuk Cut Loss

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Trader forex yang baik selalu tahu kapan harus…
Nov 14, 2017 59

Cara Menentukan Pola Harga

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Pola harga dapat diidentifikasi pada urutan…
Nov 13, 2017 69

Serial Indikator Tren: Pengenalan

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Dalam analisis teknis, tujuan utama indikator…
Nov 13, 2017 61

Serial Indikator Tren: Moving Averages (Simple)

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Moving Averages atau MA merupakan indikator…
Nov 13, 2017 51

Serial Indikator Tren: ADX

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Average Directional Index atau lebih dikenal…
Nov 13, 2017 40

Serial Indikator Oscilator: Pengenalan

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Indikator Oscilator merupakan indikator utama…
Nov 13, 2017 49

Serial Indikator: Hidden Divergensi

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Divergensi tersembunyi atau sering disebut…
Nov 13, 2017 54

Serial Indikator: Divergensi

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Divergensi bukanlah sebuah indikator karena…
Nov 09, 2017 57

Serial Indikator : Failure Swings

ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2017 – Failure Swings adalah istilah yang pada awalnya…