ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Penargetan inflasi merupakan rezim kebijakan moneter dimana bank sentral memiliki target inflasi yang jelas untuk jangka menengah dan mengumumkan target inflasi ini kepada masyarakat. Menggunakan asumsi bahwa kebijakan moneter terbaik adalah kebijakan yang dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Caranya adalah menjaga stabilitas harga. Bank sentral menggunakan suku bunga sebagai instrumen moneter jangka pendek utamanya.

Dengan penargetan inflasi, bank sentral akan menaikkan atau menurunkan suku bunga berdasarkan inflasi apakah di atas target atau di bawah target yang sudah ditentukan. Kebijaksanaan moneter yang konvensional adalah bank sentral akan menaikkan suku bunga untuk mendinginkan ekonomi dengan mengendalikan laju inflasi; Sedangkan bank sentral akan menurunan suku bunga untuk mempercepat laju perekonomian untuk mendorong inflasi.

Ada tiga negara pertama yang menerapkan target inflasi penuh yaitu Selandia Baru, Kanada dan Inggris pada awal 1990an. Dan Jerman telah mengadopsi banyak faktor dari target inflasi.

Sejarah singkat penerapan target inflasi

Usulan atau ide awal sistem moneter lebih condong kepada target tingkat harga atau tingkat inflasi dan bukan nilai tukar, setelah krisis standar emas setelah Perang Dunia I. Irving Fisher mengusulkan sistem "kompensasi dolar" di mana kandungan emas dalam uang kertas akan bervariasi dengan harga barang yang dinilai dengan emas, sehingga tingkat harga dalam hal uang kertas akan tetap terjaga. Proposal Fisher adalah usaha pertama untuk menargetkan harga sambil tetap mempertahankan fungsi otomatis standar emas.

Dalam bukunya Tract on Monetary Reform (1923), John Maynard Keynes menganjurkan apa yang sekarang kita sebut skema target inflasi. Dalam konteks inflasi mendadak dan deflasi dalam ekonomi internasional setelah Perang Dunia I, Keynes merekomendasikan kebijakan fleksibilitas nilai tukar, menghargai mata uang sebagai respons terhadap inflasi internasional dan mendepresiasi hal itu ketika ada kekuatan deflasi internasional, sehingga harga internal tetap kurang lebih stabil. Ketertarikan pada target inflasi memudar selama era Bretton Woods (1944-1971), karena tidak sesuai dengan nilai tukar mata uang yang berlaku selama tiga dekade setelah Perang Dunia II.

Sumber Gambar: nytimes.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 865

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1360

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 857

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 852

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 821

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1545

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1125

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 618

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 971

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 653

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…