ForexSignal88.com l Jakarta, 05/09/2017 – Pola Head and Shoulders adalah salah satu pola pembalikan tren yang paling andal dan biasanya terlihat pada tren naik, dimana juga disebut Head and Shoulders Top (tanpa sebutan top juga tidak apa – apa), meskipun juga dapat muncul dalam tren turun, dimana mereka juga disebut sebagai Inverted Head dan Shoulders (HnS terbalik). Karena kedua pola ini adalah pola pembalikan tren, pola Head and Shoulders memerlukan ada tren sebelumnya.

Pola Head and Shoulders (HnS) terbentuk saat level higher high pada tren naik diikuti oleh level lower high. Hasilnya adalah rangkaian tiga puncak dimana pusat puncak (yang ditengah) adalah kepala (head), lebih tinggi dari dua puncak (samping kanan kiri) yang disebut dengan bahu (shoulders) di kedua sisinya. Kedua bahu (shoulders) tidak perlu memiliki ukuran yang sama atau tingginya tidak perlua sama, tapi harus lebih rendah dari kepala (head).

Sinyal Entri

Sebuah garis yang melalui dua lembah di kedua sisi kepala membentuk garis leher (neckline). Jika garis ini ditembus ke bawah oleh harga maka pergerakan ini akan melengkapi pola Head and Shoulders dan memberi sinyal entri untuk melakukan aksi jual. Garis leher (neckline) tidak perlu merupakan garis horizontal, namun polanya akan lebih lemah jika sudut garis leher mengarah ke atas (garis tren) sesuai arah tren naik.

Jika harga menembus garis leher, sering juga terjadi rebound karena harga menguji garis leher kembali namun pada volume rendah. Ini merupakan peluang kedua untuk melakukan aksi jual. Hal ini dimungkinkan untuk mendahului sinyal entri pola Head and Shoulders dengan menempatkan order posisi sell setelah bahu (shoulder) kanan mencapai puncaknya dengan stop loss yang ditempatkan di puncak kepala (head), namun ini adalah trading berisiko tinggi dan karena itu tidak terlalu disarankan.

Proyeksi harga

Pola Head and Shoulders memberikan proyeksi harga yang terukur atau target harga yang jelas. Hal ini diukur dengan mengambil jarak atau tinggi kepala (head) ke garis leher (neckline) dan menguranginya dari garis leher pada level breakout.

Sumber Gambar: fxleaders.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Feb 19, 2018 56

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Feb 13, 2018 35

Pengertian ETF (Exchange Traded Fund)

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/02/2018 – Sering kita mendengar atau membaca mengenai ETF…
Feb 13, 2018 32

Keuntungan Berdagang ETF

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/02/2018 – Melanjutkan pembahasan ETF yang merupakan dana…
Feb 12, 2018 36

Pengaruh Leverage Pada Nilai Pip

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/02/2018 – Akun forex standar memiliki unit lot dan pip…
Feb 12, 2018 51

Data Apa Yang Diperlukan Untuk Melakukan Analisa Teknikal?

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/02/2018 – Hampir semua analisa teknikal dirancang untuk…
Feb 12, 2018 36

Kritikan Terhadap Analisa Fundamental

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/02/2018 – Ada beberapa orang yang terbiasa atau sering…
Feb 12, 2018 45

Hubungan Antara Teknikal dan Fundamental

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/02/2018 – Apakah kejadian fundamental mendorong analisa…
Feb 12, 2018 43

Analisa Teknikal VS Fundamental

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/02/2018 – Beberapa orang melihat orang yang berinvestasi…
Jan 30, 2018 177

Konsep GDP Adam Smith

ForexSignal88.com l Jakarta, 30/01/2018 – Adam Smith sebagai bapak ekonomi dunia…
Jan 29, 2018 141

Perbedaan Hedging Dan Spekulasi

ForexSignal88.com l Jakarta, 29/01/2018 – Spekulan dan hedgers adalah istilah yang…