ForexSignal88.com l Jakarta, 05/09/2017 – Pola flags atau bendera adalah salah satu pola kontinyu jangka pendek. Ini sangat mirip dengan pola pennant dengan fungsi "flags" yang merupakan periode konsolidasi yang relatif singkat setelah pergerakan harga yang tajam dan menandai titik tengah pergerakan harga yang lebih panjang. Ini bukan pola pembalikan (reversal).

Pola flags terjadi saat grafik bergerak cepat, mendekati pergerakan harga vertikal yang diikuti oleh gerak menumpuk atau konsolidasi dalam periode singkat yang ditandai dengan volume yang lebih rendah. Gerakan vertikal awal awal membentuk "tiang bendera" sementara area berkumpul (konsolidasi) membentuk bendera sebenarnya. Pembentukan pola ini disebabkan oleh aksi ambil untung dari para trader yang cukup beruntung berada pada posisi yang benar sebelum “tiang bendera” terbentuk dan oleh para trader yang melewatkan gerakan awal, sekarang mulai memasuki pasar.

Area candle berkumpul, flags biasanya mengambil bentuk jajaran genjang yang miring ke arah berlawanan dari arah tiang bendera atau bentuk persegi panjang. Biasanya periode konsolidasi disertai dengan penurunan volume hingga terjadi breakout. Gerak breakout yang valid akan berada pada arah yang sama dengan pergerakan harga awal yang membentuk tiang bendera dan biasanya terjadi setelah sekitar 8 bar namun pasti berada dalam batas maksimum 20 bar. Jika fase konsolidasi berlangsung lebih lama dari 20 bar maka ada peluang bahwa momentum yang membentuk pergerakan harga awal telah hilang dan peluang pola flag itu sendiri akan gagal meningkat. Hal ini terutama berlaku untuk pola flag bearish.

Sinyal Entri

Dalam pola flags, sinyal entri diberikan saat harga menembus jajaran genjang atau persegi panjang yang terbentuk selama area flags, candle berkumpul. Gerak breakout ini harus searah dengan pembentukan tiang bendera. Idealnya, breakout dari area flags harus terdiri dari sekitar 8 bar dan tidak lebih dari 20 bar. Namun, fase konsolidasi yang lebih lama akan membuat risiko gagal pola flags semakin besar. Juga, level breakout harus disertai dengan peningkatan volume yang signifikan. Jika volumenya tidak meningkat, probabilitas terjadinya false breakout meningkat dan diperlukan kehati-hatian.

Proyeksi harga

Proyeksi harga minimum dari pola flags dapat dihitung dengan mengambil panjang tiang bendera dan menambahkannya ke level breakout ke arah tiang bendera. Namun, Anda juga harus mempertimbangkan level support dan level resistance secara keseluruhan pada grafik untuk mempertimbangkan dimana level untuk mengambil sebagian keuntungan (profit).

Sumber Gambar: dailypriceaction.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 720

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1232

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 786

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 767

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 751

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1411

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1035

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 558

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 864

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 581

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…