ForexSignal88.com l Jakarta, 04/09/2017 – Pola persegi panjang atau rectangle terbentuk saat harga bergerak di antara garis support dan resistance beberapa kali, menyentuh keduanya pada setiap kesempatan. Garis support dan resistance ini biasanya merupakan garis horizontal tapi mungkin memiliki sudur ke atas atau ke bawah, membentuk kanal. Terlepas dari apakah garis horizontal atau miring; mereka harus garis sejajar persegi panjang terbentuk saat harga bergerak naik dari garis support (1) ke garis resistance (2), lalu kembali ke garis support yang sama (3) dan akhirnya kembali ke garis resistance sebelumnya (4) dimana memantul hingga titik keempat dalam persegi panjang. Pola persegi panjang juga bisa terbentuk saat harga bergerak dari garis resistance ke garis support, lalu kembali ke resistance dan akhirnya kembali ke garis support. Empat kali adalah jumlah minimum titik yang diperlukan untuk persegi panjang, dengan dua titik menyentuh garis resistance atas dan dua titik menyentuh garis support yang lebih rendah. Jika harga tidak memantul dari titik keempat, namun menembus kanal, maka pola persegi panjang belum terbentuk.

Sinyal masuk

Dalam membaca pola rectangle, sinyal entri utama untuk persegi panjang adalah menunggu harga breakout (menembus ke luar pola rectangle). Jika harga menembus baik garis support atau resistance, trading sesuai arah breakout, dengan proteksi stop loss tepat di dalam pola rectangle. Pergerakan harga menembus (breakout) pola rectangle divalidasi saat volume meningkat saat breakout. Volume harus minimal 33% sampai 50% lebih tinggi saat breakout; Jika tidak, itu mungkin merupakan false breakout.

Anda juga bisa trading di dalam pola rectangle. Anda bisa buy di garis support, dengan stop loss pelindung tepat di bawah garis support dan target harga Anda berada di garis resistance. Atau Anda bisa sell di garis resistance, dengan stop loss pelindung tepat di atas garis resistance dan target harga Anda berada di garis support.

Proyeksi harga

Tinggi dari pola rectangle bisa menjadi target harga saat melakukan trading dalam pola rectangle dan merupakan target harga minimum saat melakukan trading breakout. Ketika harga keluar dari pola rectangle, ambillah tinggi rectangle dan proyeksikan ke arah harga breakout. Ini adalah proyeksi harga minimum. Proyeksi harga maksimum adalah lebar rectangle dari titik pertama ke arah breakout.

Sumber Gambar: luckscout.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Nov 14, 2017 53

Peran Mortgage Backed Securities dalam Krisis Keuangan

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Mortgage-backed security atau MBS dianggap…
Nov 14, 2017 84

Cara Menentukan Waktu Yang Tepat Untuk Cut Loss

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Trader forex yang baik selalu tahu kapan harus…
Nov 14, 2017 51

Cara Menentukan Pola Harga

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Pola harga dapat diidentifikasi pada urutan…
Nov 13, 2017 61

Serial Indikator Tren: Pengenalan

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Dalam analisis teknis, tujuan utama indikator…
Nov 13, 2017 51

Serial Indikator Tren: Moving Averages (Simple)

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Moving Averages atau MA merupakan indikator…
Nov 13, 2017 48

Serial Indikator Tren: ADX

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Average Directional Index atau lebih dikenal…
Nov 13, 2017 36

Serial Indikator Oscilator: Pengenalan

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Indikator Oscilator merupakan indikator utama…
Nov 13, 2017 44

Serial Indikator: Hidden Divergensi

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Divergensi tersembunyi atau sering disebut…
Nov 13, 2017 42

Serial Indikator: Divergensi

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Divergensi bukanlah sebuah indikator karena…
Nov 09, 2017 53

Serial Indikator : Failure Swings

ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2017 – Failure Swings adalah istilah yang pada awalnya…