ForexSignal88.com l Jakarta, 04/09/2017 – Mempelajari pola harga dalam grafik itu dapat dikategorikan ke dalam dua kategori yaitu, pola berlanjut (kontinyu) dan pola berbalik (reversal). Pembahasan mengenai pola kontinyu bisa dilihat di artikel sebelumnya. Singkat pengantar bagi Anda yang ingin menjadi trader menggunakan analisa teknikal atau pembacaan grafik bahwa analisa teknikal juga disebut sebagai seni dalam menganalisa grafik, mempelajari grafik harga dan mendeteksi pola harga berulang yang sering muncul di grafik. Kemampuan Anda sebagai trader untuk mendeteksi pengulangan pola pergerakan harga di grafik ini merupakan salah satu faktor sukses bagi analisa teknikal. Karena biasanya pola grafik dapat memberikan sinyal entry dan exit yang jelas, begitu juga dengan proyeksi harga, level stop dan level target.

Pola kontinyu adalah pola yang memberikan kecenderungan pergerakan harga untuk melanjutkan tren sebelumnya. Sedangkan, pola reversal adalah pola yang memberikan kecenderungan pergerakan harga melawan arah tren sebelumnya. Nah, artikel ini akan membahas pola grafik pembalikan (reversal).

Pola pembalikan menunjukkan probabilitas tinggi bahwa tren yang ada telah berakhir dan ada peluang bagus untuk membalik arah tren. Pola – pola ini memberi sinyal entry sejak awal dalam pembentukan tren baru, membuat trading Anda cukup menguntungkan, dengan pelindung level stop yang cukup kecil. Namun, tren tersebut mungkin tidak segera berbalik dan malah mungkin akan bergerak dalam kisaran trading ranging.

Seperti pola kontinyu, harus ada pergerakan tren awal agar ada kecenderungan tren bisa berbalik arah. Tanpa adanya tren sebelumnya, pola reversal yang ada tidak valid.

Dalam mengidentifikasi pola harga, Anda bisa menggunakan alat bantu seperti garis tren, horisontal, bentuk segitiga, bentuk ellips (lingkaran) dan alat bantu lainnya. Dan biasanya juga pola harga menempel atau berada di sekitar support dan resistance yang valid atau signifikan.

Manfaat dari identifikasi pola harga adalah mampu melihat kecenderungan harga dan target yang sesuai, begitu pola harga berhasil menyelesaikan bentuk polanya. Tentu saja, di akhir pola Anda harus melihat kecenderungan pergerakan harga menembus ataukah menunggu koreksi. Sehingga Anda bisa dapatkan level entry, stop dan target optimal.

Berikut adalah pola harga kontinyu yang populer dan sering muncul dan valid yaitu meliputi double tops dan double bottoms, triple tops dan triple bottoms, head and shoulders, wedges naik dan wedges turun, dan rounding top dan rounding bottom.

Sumber Gambar: aboutcurrency.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Sep 18, 2017 67

Bisakah Trading Pakai Windows Excel?

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Banyak jalan menuju Roma. Demikian pula dengan…
Sep 18, 2017 35

Kelemahan Penerapan Target Inflasi

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pendukung target pendapatan nominal mengkritisi…
Sep 18, 2017 36

Kelebihan Penerapan Target Inflasi

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Ada beberapa bukti empiris bahwa penargetan…
Sep 18, 2017 43

Serial Candlestick: Falling Three Methods

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pola candle Three Methods adalah pola…
Sep 18, 2017 54

Kenapa Bank Sentral Gunakan Target Inflasi? (2)

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Sejarah singkat penerapan target inflasi…
Sep 18, 2017 73

Kenapa Bank Sentral Gunakan Target Inflasi? (1)

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Penargetan inflasi merupakan rezim kebijakan…
Sep 18, 2017 67

Serial Candlestick: Rising Three Methods

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pola candle Three Methods adalah pola…
Sep 18, 2017 46

Serial Candlestick: Piercing

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pola Piercing adalah salah satu pola pembalikan…
Sep 18, 2017 32

Pola Tweezers Top

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pola Tweezers adalah pola pembalikan arah…
Sep 18, 2017 41

Pola Tweezers Bottom

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pola Tweezers adalah pola pembalikan arah…