ForexSignal88.com l Jakarta, 04/09/2017 – Pada artikel sebelumnya, kami sudah mengenalkan apa itu level pivot dan kegunaannya. Nah, berikutnya adalah cara menghitung level pivot yang cukup mudah. Anda membutuhkan data harga tertinggi, terendah dan penutupan periode sebelumnya. Metode yang paling banyak digunakan disebut metode klasik floor trader, yang menggunakan rata-rata harga tertinggi, terendah dan penutupan untuk periode sebelumnya. Ada juga metode yang memperhitungkan harga pembukaan untuk periode sebelumnya atau harga pembukaan untuk periode berjalan.

Metode Klasik Floor Trader

Level pivot klasik adalah level pivot yang paling umum digunakan dan bergantung pada harga high, low dan close periode sebelumnya untuk menghitung level pivot utama dengan menggunakan rumus:

PP = (Prev High + Prev Low + Prev Close) / 3

Tingkat lainnya seperti level support (S1, S2, S3) dan level resistance (R1, R2, R3), dihitung kemudian berdasarkan level pivot utama (PP), High, Low dan Range (selisih High-Low).

Metode Level Pivot Woodie

Metode Level Pivot Woodie sama dengan level pivot klasik dengan pengecualian bahwa Woodies mengabaikan harga close periode sebelumnya dan memberi arti lebih besar pada harga open periode berjalan (saat ini). Dengan demikian, rumus yang digunakan untuk menghitung level pivot utama dengan menggunakan metode pivot Woodie adalah:

PP = (Prev High + Prev Low + (2 x Open Current)) / 4

Level resistance dan support lainnya dihitung sama seperti pada metode klasik floor trader.

Metode Level Pivot Camarilla

Metode pivot Camarilla dikembangkan pada tahun 1989 oleh trader obligasi sukses bernama Nick Stott. Seperti metode pivot klasik, metode Camarilla juga menggunakan rata-rata harga tinggi, rendah dan tutup hari sebelumnya untuk menghitung level pivot utama. Itu adalah:

PP = (Prev High + Prev Low + Prev Close) / 3

Namun, level lainnya (support dan resistance) dihitung dengan menggunakan harga close dan range (high-low) untuk periode sebelumnya. Dari level lainnya, level yang paling signifikan adalah level R3 dan R4, serta level S3 dan S4.

Sumber Gambar: play.google.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Mar 14, 2018 554

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 399

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 405

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 377

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 597

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 562

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 276

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 393

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 291

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…
Feb 13, 2018 371

Pengertian ETF (Exchange Traded Fund)

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/02/2018 – Sering kita mendengar atau membaca mengenai ETF…