ForexSignal88.com l Jakarta, 31/08/2017 – Grafik Renko adalah tipe grafik Jepang yang telah dibawa ke Barat oleh Steve Nison, dalam bukunya Beyond Candlesticks: New Japanese Charting Techniques Revealed. Grafik Renko didasarkan pada grafik Point and Figure (P&F). Ini disebut grafik 'renko' karena strukturnya. Kata 'renko' berasal dari kata jepang 'renga', yang berarti (batu) bata, dan struktur grafik Renko menunjukkan tumpukan batu bata atau kotak yang disusun secara diagonal dalam tren dengan masing-masing bata memiliki dimensi yang sama.

Seperti grafik Point and Figure, batu bata baru hanya digambar grafik Renko ketika harga closing telah naik atau turun setidaknya dengan nilai yang telah ditentukan, di atas atau di bawah batu bata atau kotak sebelumnya. Setiap batu bata atau kotak yang digambar untuk masing-masing kelipatan dari nilai yang ditetapkan bahwa Price Action telah melampaui bagian atas atau bagian bawah bata sebelumnya. Dengan demikian, pergerakan harga suatu periode waktu atau kerangka waktu tertentu dapat diwakili oleh satu batu bata, banyak batu bata atau tanpa batu bata.

Misalnya, jika grafik memiliki ukuran 5 poin yang ditentukan sebelumnya, dan bagian tertinggi batu bata terakhir adalah 100, batu bata dengan indikasi bullish hanya digambar saat PA di periode waktu berikutnya ditutup di atas 105 dengan tambahan batu bata yang digambar untuk setiap lima poin lebih tinggi dari harga penutupan. Jadi, jika tutup pada 103, tidak ada batu bata yang digambar karena harganya belum naik melebihi jumlah yang telah ditentukan, dan jika harganya menutup 123 poin, empat batu bata yang sedang naik akan digambar: yang pertama dari 100 sampai 105, yang kedua dari 105 ke 110, yang ketiga dari 110 sampai 115, dan yang keempat dari 115 menjadi 120. Masing-masing batu bata ini digambar di kolom berikutnya di sebelah kanan, membuat grafik tidak tergantung waktu. Juga, dalam kasus harga bergerak ke 123, bagian terendah batu bata terakhir akan menjadi 115. Agar batu bata bearish dapat digambar, harga pada periode waktu berikut harus ditutup setidaknya lima poin di bawah bata yang terakhir, yang memiliki terendah 115. Dengan kata lain, itu harus ditutup pada 100 atau lebih rendah untuk setidaknya satu bata bearish akan digambar.

Level high dan low pada jangka waktu tertentu diabaikan dalam grafik Renko, dan sementara harga penutupan digunakan untuk menentukan jumlah dan arah batu bata yang akan digambar. Harga penutupan sebenarnya tidak sepenting bagian atas atau bawah bata yang terakhir.

Sumber Gambar: Platform MT4

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Nov 23, 2017 6

Serial Indikator Tren: MACD

ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 - Moving Average Convergence / Divergence (MACD)…
Nov 14, 2017 70

Peran Mortgage Backed Securities dalam Krisis Keuangan

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Mortgage-backed security atau MBS dianggap…
Nov 14, 2017 128

Cara Menentukan Waktu Yang Tepat Untuk Cut Loss

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Trader forex yang baik selalu tahu kapan harus…
Nov 14, 2017 73

Cara Menentukan Pola Harga

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Pola harga dapat diidentifikasi pada urutan…
Nov 13, 2017 83

Serial Indikator Tren: Pengenalan

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Dalam analisis teknis, tujuan utama indikator…
Nov 13, 2017 68

Serial Indikator Tren: Moving Averages (Simple)

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Moving Averages atau MA merupakan indikator…
Nov 13, 2017 58

Serial Indikator Tren: ADX

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Average Directional Index atau lebih dikenal…
Nov 13, 2017 48

Serial Indikator Oscilator: Pengenalan

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Indikator Oscilator merupakan indikator utama…
Nov 13, 2017 55

Serial Indikator: Hidden Divergensi

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Divergensi tersembunyi atau sering disebut…
Nov 13, 2017 62

Serial Indikator: Divergensi

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Divergensi bukanlah sebuah indikator karena…