ForexSignal88.com l Jakarta, 23/08/2017 – Australia adalah salah satu dari negara paling berkembang di dunia. Mendekati negara maju. Sehingga perekonomiannya sangat kompetitif dan menjadi yang terdepan dalam dunia kapitalis. Mata uang Australia adalah AUD atau dolar Australia atau sering disebut Aussie dan menjadi populer di kalangan trader dan investor forex untuk menjadi objek trading. Memahami Australia (sisi ekonomi) akan memberikan tips untuk Anda yang trading AUDUSD.

AUDUSD merupakan mata uang utama (pair major) karena ada komponen USD di belakang pair tersebut. Status mata uang cadangan dolar AS membuat pair AUDUSD sangat penting pada pergerakan harga di platform forex. Trading pair AUDUSD tidaklah seperti garis lurus linear walaupun ini seperti pair USD biasa. AUDUSD memiliki karakter khusus di luar kebijakan suku bunga dan moneter bank sentralnya. Lalu apa yang membedakan pair AUDUSD dengan pair lainnya?

AUDUSD sering menjadi objek carry trade karena memiliki swap positif. Akun trading akan dikenakan swap jika posisi trading menginap (overnight) . Swap adalah perbedaan suku bunga tetapi perbedaan ini tidaklah melalui perhitungan matematika biasa untuk mencari selisih suku bunga kedua mata uang. Perhitungannya sedikit rumit.

Trader akan dikenakan swap jika negatif dan mendapat swap jika positif. Swap positif memicu carry trade dan biasa dilakukan oleh big player.

Selain carry trade, pergerakan pair AUDUSD seringkali juga dipengaruhi oleh logam mulia dan komoditi lainnya. Ekonomi Australia memproduksi dalam kuantitas sangat besar dan mengirimnya ke seluruh dunia. Aussie sering juga disebut mata uang berbasis Komoditi seperti halnya USDCAD yang berbasis minyak.

Jika harga emas naik maka Aussie akan menguat dan naik jika terjadi koreksi. Begitu pula sebaliknya. Ada banyak faktor yang mempengaruhi harga komoditas termasuk rantai permintaan dan penawaran yang akan mempengaruhi nilai trade balance Australia. Kemudian ada pergeseran ekonomi dan kebijakan bank sentral di setiap rapatnya.

Berikutnya, adalah nilai ekspor ke Cina yang mencapai hingga angka 30%. Ini termasuk besar sekali. Sehingga bisa dibilang bahwa Australia memiliki ketergantungan kuat pada ekonomi Cina. Jika ekonomi Cina sedang booming, maka permintaan barang Australia lebih banyak sehingga harga komoditas meningkat pula yang akan mendorong Aussie naik. Sebaliknya jika ekonomi Cina jeblok, Aussie akan melemah.

Nah, selain kebijakan bank sentral RBA terkait kebijakan suku bunga dan kebijakan moneter, pair AUDUSD dipengaruhi oleh faktor – faktor yang disebutkan.

Sumber Gambar: afr.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Sep 18, 2017 67

Bisakah Trading Pakai Windows Excel?

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Banyak jalan menuju Roma. Demikian pula dengan…
Sep 18, 2017 35

Kelemahan Penerapan Target Inflasi

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pendukung target pendapatan nominal mengkritisi…
Sep 18, 2017 36

Kelebihan Penerapan Target Inflasi

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Ada beberapa bukti empiris bahwa penargetan…
Sep 18, 2017 43

Serial Candlestick: Falling Three Methods

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pola candle Three Methods adalah pola…
Sep 18, 2017 54

Kenapa Bank Sentral Gunakan Target Inflasi? (2)

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Sejarah singkat penerapan target inflasi…
Sep 18, 2017 73

Kenapa Bank Sentral Gunakan Target Inflasi? (1)

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Penargetan inflasi merupakan rezim kebijakan…
Sep 18, 2017 67

Serial Candlestick: Rising Three Methods

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pola candle Three Methods adalah pola…
Sep 18, 2017 46

Serial Candlestick: Piercing

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pola Piercing adalah salah satu pola pembalikan…
Sep 18, 2017 32

Pola Tweezers Top

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pola Tweezers adalah pola pembalikan arah…
Sep 18, 2017 41

Pola Tweezers Bottom

ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2017 – Pola Tweezers adalah pola pembalikan arah…