ForexSignal88.com l Jakarta, 22/08/2017

Kelemahan Dolar AS

Kelemahan mendasar dari dolar AS adalah semua harus melalui perintah pemerintah AS. Kelemahan ini diikuti oleh setiap mata uang lainnya di dunia, dan dirasakan seperti hal yang biasa di era modern. Namun, sekitar tahun 1970-an, itu dianggap tidak tepat. Ada kekhawatiran terhadap pemerintah mungkin akan mencetak terlalu banyak uang untuk tujuan politik atau melakukan perang.

Faktanya, salah satu alasan IMF dibentuk adalah untuk mengawasi Federal Reserve (bank sentral AS) dan komitmennya terhadap Bretton Woods. Sekarang, IMF menggunakan cadangan lainnya sebagai aksi kedisiplinan untuk aktifitas Fed. Jika pemerintahan asing atau para investor memutuskan untuk beralih dari dolar AS secara massal, posisi jual dengan volume sangat besar secara signifikan dapat menghantam siapapun yang memiliki aset dalam mata uang dolar.

Jika Federal Reserve menciptakan uang dan pemerintah AS me- monetize utang lebih cepat dari pertumbuhan ekonomi AS, pastinya nilai masa depan dari mata uang akan jatuh. Untungnya bagi Amerika Serikat, hampir setiap mata uang alternative tersebut didukung oleh kebijakan ekonomi yang sama.

Ada beberapa skenario yang mungkin menyebabkan krisis secara tiba-tiba untuk dolar. Hal yang paling realistis adalah ancaman ganda dari tingginya inflasi dan utang yang tinggi. Sebuah skenario yang akan meningkatkan harga konsumen dan memaksa The Fed untuk menaikkan suku bunga secara tajam. Kebanyakan utang nasional AS dibuat dari instrument relatif jangka pendek, sehingga lonjakan harga akan seperti bunga yang bisa disesuaikan. Jika pemerintah AS berjuang untuk membayar suku bunga, kreditor asing dapat membuang dolar dan memicu jatuhnya dolar.

Jika AS memasuki resesi yang curam atau depresi tanpa menyeret seluruh dunia dengan itu, pengguna mungkin akan meninggalkan dolar. Pilihan lainnya akan melibatkan beberapa kekuatan ekonomi utama, seperti Cina atau Uni Eropa, dengan mengembalikan standar mata uang berbasis komoditas dan memonopoli mata uang cadangan. Namun itu semua belum memberikan kejelasan dan kepastian dolar akan jatuh.

Sepertinya tidak mungkin menjatuhkan dolar. Dibutuhkan prasyarat untuk memaksa dolar jatuh. Prospek inflasi yang lebih tinggi dan eksportir asing seperti Cina dan Jepang tidak menginginkan dolar jatuh karena Amerika Serikat merupakan rekanan dagang yang terlalu penting. Dan bahkan jika Amerika Serikat harus bernegosiasi atau gagal membayar pada beberapa kewajiban utang, ada sedikit bukti bahwa dunia akan membiarkan dolar jatuh dan memungkinkan efek domino bagi dunia.

Sumber Gambar: videoblocks.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 726

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1239

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 794

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 773

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 754

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1419

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1044

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 567

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 870

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 587

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…