ForexSignal88.com l Jakarta, 22/08/2017 – Sejak diluncurkannya kebijakan pelonggaran kuantitatif (QE), para investor merasa khawatir dan mempertanyakan “apakah dolar AS akan jatuh?” Ini merupakan sebuah pertanyaan menarik yang mungkin terlihat sederhana dan masuk akal. Dengan Amerika sebagai poros kekuatan ekonomi yang ada sekarang, rasanya tidak mungkin terjadi krisis mata uang di Amerika Serikat. Mengapa?

Sejarah mencatat berita jatuhnya mata uang secara mendadak. Beberapa negara besar di dunia terkena dampak nilai mata uang jatuh. Argentina, Hungaria, Islandia, Venezuela, Zimbabwe dan Jerman masing-masing mempunyai pengalaman mengerikan terkait krisis mata uang sejak tahun 1900. Sumber masalah jatuhnya mata uang apapun adalah kurangnya keyakinan dalam stabilitas dan atau kegunaan dari uang tersebut sebagai nilai jual yang efektif atau media pertukaran.

Segera setelah konsumen atau pengguna berhenti mempercayai mata uang, maka mata uang tersebut akan berada dalam kesulitan. Hal ini dapat menyebabkan valuasi yang tidak sesuai, pertumbuhan rendah atau inflasi.

Kekuatan Dolar AS

Sejak perjanjian Bretton Woods di tahun 1944, banyak pemerintahan dan bank sentral telah mengandalkan dolar AS untuk mendukung nilai mata uang negara mereka sendiri. Yaitu melalui status cadangan mata uang, dolar menerima legitimasi tambahan di mata pengguna domestik, trader valas dan partisipan dalam transaksi internasional.

Dolar AS bukan merupakan satu-satunya mata uang cadangan di dunia, namun ini adalah yang paling lazim. Hingga September tahun 2016, Dana Moneter Internasional (IMF) menyetujui empat mata uang cadangan lainnya yaitu euro, pounsdsterling, yen dan yuan. Ini merupakan hal yang penting bahwa dolar memiliki saingan sebagai mata uang cadangan internasional.

Pada akhirnya, perekonomian Amerika masih merupakan yang terbesar dan yang paling penting di dunia. Walaupun pertumbuhan telah melambat secara signifikan sejak tahun 2001, perekonomian Amerika masih lebih teratur dibandingkan negara - negara di Eropa dan Jepang. Dolar didukung oleh produktivitas tenaga kerja atau setidaknya selama para pekerja Amerika masih menggunakan dolar hampir secara eksklusif.

(bersambung)

Sumber Gambar: inspiringwomen.co.za

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 708

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1226

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 782

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 761

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 741

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1405

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1019

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 551

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 858

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 572

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…