ForexSignal88.com l Jakarta, 10/08/2017 – Manajemen Keuangan menjadi salah satu yang penting untuk dipahami dalam trading forex. Ya, selain strategi atau sistem trading yang mumpuni, gagal menjalani manajemen uang maka Anda akan menemui kegagalan akun. Aturan trading yang paling populer adalah jangan mengambil risiko lebih dari 2% per trading yang anda lakukan. Sayangnya justru aturan trading inilah yang paling sering dilanggar.

Banyak buku tentang trading penuh dengan cerita-cerita tentang kerugian yang diderita dari satu, dua, tiga atau bahkan lima tahun keuntungan yang sudah didapat hanya karena satu trading yang salah. Ini adalah alasan utama mengapa aturan stop-loss 2% seharusnya tidak dilanggar.

Kebanyakan trader memulai karier trading mereka, baik secara sadar atau tidak sadar, dengan mevisualisasikan “Trader Terbaik” – trader yang akan membuat mereka menjadi jutawan dan memungkinkan mereka untuk pensiun muda dan hidup bebas finansial selama sisa hidup mereka.

Di forex, fantasi ini lebih diperkuat oleh cerita-cerita dari pasar. Siapa yang bisa melupakan saat dimana George Soros menghantam bank sentral Inggris dengan menjatuhkan nilai poundsterling. Tetapi faktanya adalah bahwa alih-alih memenangkan menjadi “Trader Terbaik”, sebagian besar trader justru menjadi korban dan keluar dari bisnis forex selamanya.

Coba bayangkan bahwa Anda mulai trading dengan $ 1.000 dan kehilangan 50% dari modal tersebut, atau yaitu sebesar $ 500. Kemudian sekarang untung 100% saja, atau setara dengan keuntungan $ 500, ini hanya akan membawa Anda kembali ke titik impas (BEP atau balik modal). Hilangnya 75% dari modal Anda menuntut kembalinya dana sebesar 400% – angka yang hampir mustahil – hanya untuk membawa balance Anda kembali ke modal awal. Memasuki kesulitan semacam ini sebagai trader berarti, kemungkinan besar, Anda telah mencapai point of no return dan beresiko menghancurkan akun Anda sendiri.

Cara terbaik untuk menghindari tindakan seperti itu adalah untuk tidak pernah menderita kerugian besar. Itulah mengapa aturan risiko kurang 2% sangat penting dalam trading. Merugi hanya 2% per trading berarti bahwa Anda harus mempertahankan 10 kerugian trading berturut-turut untuk kehilangan 20% dari account Anda. Bahkan jika Anda menderita 20 kerugian berturut-turut, total modal Anda yang masih utuh adalah 60%. Tentu bukan keadaan yang menyenangkan untuk Anda, itu berarti bahwa Anda perlu untuk mendapatkan 80% untuk bisa impas – tujuan yang sulit, tetapi jauh lebih baik daripada target 400% untuk trader yang kehilangan 75% dari modalnya.

Sumber Gambar: youtube.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 708

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1226

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 782

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 761

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 741

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1405

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1019

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 551

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 858

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 572

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…