ForexSignal88.com l Jakarta, 03/08/2017 – Setiap melakukan trading atau transaksi atau open posisi, terkadang Anda akan mengalami kerugian terlebih dahulu. Ini disebabkan pergerakan harga atau fluktuasi harga. Semisal, Anda melakukan BUY EURUSD di level 1.32100. Selalu ada peluang harga akan bergerak ke bawahnya terlebih dahulu sehingga anda akan mengalami kerugian sementara hingga posisi Anda ditutup. Benar?

Nah, pertanyaan yang sangat penting, bagaimana cara membatasi kerugian dengan cut loss? Dimanakah letak level cut loss yang tepat? Jawaban dari pertanyaan ini menjadi debatable karena level cut loss bisa berada di level manapun namun satu yang pasti, Anda tidak boleh membiarkan kerugian yang berlarut-larut.

Trader forex yang baik selalu tahu kapan harus melakukan cut loss di pasar. Mengambil keuntungan (TP) lebih awal dan membiarkan kerugian berlarut-larut adalah kesalahan yang dilakukan oleh banyak trader pemula.

Di setiap saran dan edukasi trading forex, Anda diharuskan melakukan analisa dan rencana trading (trading plan) sebelum Anda melakukan trading atau masuk posisi di pasar. Terkadang juga keyakinan Anda terhadap analisa dan trading plan yang Anda buat sendiri menjadi berkurang seiring pergerakan harga dan perkembangan sentimen di pasar. Lalu, bagaimana caranya?

Mendeteksi Perkembangan Sentimen Pasar

Ya, pasar bersifat dinamis. Termasuk sentimen dan faktor-faktor yang mempengaruhinya seiring berjalannya waktu. Perubahan sentimen ini bisa ditandai sebagai potensi reversal (pembalikan arah).

Sebaiknya Anda menghindari trading dekat potensi area reversal. Seperti melakukan BUY yang ditempatkan pada pivot atau level psikologis resistance, atau melakukan SELL yang ditempatkan terlalu dekat dengan pivot atau level psikologis support. Jika hal ini (terlanjur) terjadi maka Anda harus waspada terhadap seluruh perkembangan sentimen pasar.

Bereaksi Cepat Terhadap Perubahan Sentimen Pasar

Ketika sentimen pasar berubah dan berlawanan dengan arah trading Anda, maka Anda harus bisa bereaksi cepat terhadap perubahan sentimen pasar tersebut. Anda harus menutup posisi dan tidak perlu menunggu level stop yang Anda buat pada trading plan awal terpicu. Atau Anda juga bisa melakukan manajemen switch posisi dan membuat trading plan baru.

Cut Loss bisa dilakukan dengan menempatkan level stop pada trading plan Anda dan juga melalui keputusan impulsif atau reaksi cepat Anda terhadap perkembangan sentimen pasar.

Sumber Gambar: samatters.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 728

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1239

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 794

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 773

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 754

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1419

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1044

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 568

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 870

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 587

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…