ForexSignal88.com l Jakarta, 12/07/2017 – Banyak trader yang lebih menginginkan menggunakan analisa teknikal dan sangat jarang atau bahkan tidak peduli dengan fundamental. Analisa teknikal memang sangat penting untuk mengetahui level entry dan exit (SL dan TP) yang tepat. Tetapi penggunaan analisa teknikal belumlah sempurna untuk mendapatkan gambaran pasar secara komprehensif.

Sentimen pasar forex didorong terutama oleh berita ekonomi dan geopolitik. Pemain kunci di pasar forex - perusahaan multinasional, bank sentral dunia, dana lindung nilai bernilai miliaran dolar dan bank investasi tingkat atas yang melayani mereka - tidak peduli jika ada double top di EURGBP pada grafik 1 jam. Sebaliknya, mereka merumuskan trading mereka dengan menganalisis berita ekonomi terkini dan perkembangan geopolitik, serta pernyataan terbaru dari otoritas moneter G-7. Oleh karena itu, pendekatan yang tepat terhadap trading forex dapat diringkas sebagai berikut: fundamental sebagai pemicu arah, teknikal untuk entry dan exit.

Trader yang melakukan trading berdasarkan analisa fundamental, biasanya memilih timeframe yang lebih luas sehingga menggunakan grafik harian dan atau mingguan. Sedangkan trader yang trading dengan timeframe lebih kecil maka fokus kepada setup teknikal yang ketat.

Salah satu faktor penggerak pasar forex adalah rilis berita makroekonomi yang transparan, tidak mungkin dipalsukan dan tersedia bagi semua pelaku pasar pada saat bersamaan. Berita utama yang menggerakkan pasar forex adalah data ekonomi pemerintah seperti statistik ketenagakerjaan terkini, tingkat pertumbuhan PDB, laporan neraca perdagangan, pembacaan inflasi dan pengumuman suku bunga. Laporan ini biasanya dirilis setiap bulan dan dapat dipantau pada kalender ekonomi. Berita makroekonomi yang menggerakkan pasar ini memang sudah terjadwal dan dipublikasikan di berbagai media seperti Bloomberg, CNBC, Reuters dan Dow Jones serta dapat diakses oleh siapapun dari manapun.

Trader ritel seringkali mengambil keuntungan dengan bereaksi lebih cepat terhadap rilis berita dibandingkan reaksi pelaku pasar korporasi dan pengelola dana hedge. Efek berita ekonomi biasanya akan tersesuaikan dalam beberapa jam. Dalam kurun waktu tersebut, trader ritel yang cerdik akan memanfaatkan situasi penyesuaian ini dengan scalping jangka pendek seiring tekanan posisi pelaku korporasi menggerakkan pasar searah dengan berita yang dirilis.

Sumber Gambar: youtube.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 708

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1226

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 782

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 761

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 741

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1405

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1019

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 551

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 858

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 572

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…