ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2017 – Pasar forex menawarkan banyak jalan untuk menjadi sukses dalam trading, namun untuk memanfaatkan peluang ini, Anda harus terlebih dahulu memahami kekuatan dan kelemahan Anda. Kebanyakan trader diajari bahwa hanya ada satu "cara trading yang tepat". Sebagai orang yang sudah dewasa, Anda sangat tidak mungkin atau sulit mengubah cara Anda, ya kan? Di sisi lain, pasar bersifat dinamis, berubah sepanjang waktu. Oleh karena itu, jauh lebih mudah untuk menemukan teknik trading dan strategi trading yang sesuai dengan kepribadian Anda daripada mencoba menyesuaikan diri dengan gagasan teknik trading orang lain.

Sebelum kita lanjutkan, apakah Anda suka memancing atau balapan motor (walaupun hanya menonton)? Ya, pertanyaan ini penting. Ini adalah pertanyaan tentang trading dengan trend dan trading dengan kontra-trend.

Memancing membutuhkan waktu, metodologi dan yang terpenting adalah kesabaran. Seperti trader tren, mereka yang memancing akan melempar kail umpan mereka berkali-kali sebelum mereka mendapat ikan pada umpan mereka. Sedangkan pembalap motor, di sisi lain, mencari sensasi kecepatan dengan tujuan yang sangat spesifik – sampai di garis finish. Nah, aktivitas yang Anda sukai menunjukkan hobi untuk satu gaya trading yang pasti dibandingkan gaya trading lainnya. Trader jangka pendek atau trader jangka panjang?

TimeFrame

Apakah Anda lebih nyaman trading jangka waktu pendek atau jangka waktu panjang? Umumnya, trader yang suka menggunakan perdagangan berbasis tren akan melakukan trading lebih lama. Sedangkan trader yang mencari peluang dalam pembalikan sentimen pasar biasanya akan trading dalam waktu yang jauh lebih pendek.

Biasanya, timeframe terpendek yang paling efektif untuk trading di pasar forex berada pada grafik 1-jam (H1) dengan RRR rata-rata minimal 30 poin. Misalnya, pair EUR / USD, yang merupakan instrumen keuangan paling likuid di dunia dan biasanya diperdagangkan dengan spread bid / ask 3 poin. Seorang trader dengan target 10 poin dan stops 10 poin, justru harus mendapatkan 13 poin (10 poin + 3 poin spread) dan stops setelah harga bergerak hanya 7 poin (10 poin - 3 poin spread ). Setelah ratusan perdagangan, kecenderungan negatif ini dalam persamaan RRR membuat sangat sulit untuk menghasilkan keuntungan dalam timeframe pendek tersebut.

(bersambung)

Sumber Gambar: coinour.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 726

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1239

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 794

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 773

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 754

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1419

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1044

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 567

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 870

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 587

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…