ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2017 – Berburu Stop Loss (stops) sudah menjadi istilah umum di kalangan trader dan investor forex. Namun kita akan membahas bukan dari sisi broker, karena percuma saja. Broker menganggap ini merupakan hal yang sah-sah saja. Justru kita sebagai trader harus memiliki langkah antisipasi berburu stop loss dengan mindset yang sama tapi sudut pandang trader.

Melakukan langkah antisipasi berburu stops bisa menggunakan setup yang sangat sederhana, tidak lebih dari satu grafik harga dan satu indikator. Berikut adalah pengaturannya secara singkat. Mari kita gunakan grafik dengan timeframe satu jam (H1), tandai garis 15 poin dari kedua sisi angka bulat “00”. Misalnya, jika EUR / USD mendekati angka 1.2500, trader akan menandai 1,2485 dan 1,2515 dengan garis horisontal ataupun kotak rectangle pada grafik. Wilayah 30 poin ini dikenal sebagai "zona trading", dimana trader memiliki probabilitas profit tinggi saat harga memasuki area tersebut.

Ketika harga mendekati level “00”, Trader akan mencoba untuk menargetkan atau menempatkan stop di wilayah tersebut sehingga berkumpul. Namun karena pasar forex terdesentralisasi, tidak ada yang tahu jumlah stops yang pasti pada tingkat "00" ini, namun para trader berharap bahwa ukurannya cukup besar untuk memicu likuidasi posisi lebih lanjut. Jika serangkaian atau sekumpulan order stop loss terpicu akan mendorong harga lebih jauh ke arahnya. Sudah paham sampai sini?

Baiklah, dalam kasus setup buy, jika harga di EUR / USD merangkak naik ke level 1.2500, trader akan melakukan buy pair dengan dua lot segera setelah melewati level 1.2485. Order stops pada trading itu adalah 15 poin di bawahnya karena ini adalah momentum trading yang ketat. Jika harga tidak segera berlanjut, kemungkinan setup gagal, stops ketat. Target profit pada lot pertama adalah sesuai jumlah risiko awal atau sekitar 15 poin yaitu di level 1.2500. Ketika harga berlanjut menuju 1.2500, trader akan memindahkan stop pada lot kedua ke titik impas (BEP) untuk mengunci profit. Target pada lot kedua akan menjadi dua kali risiko awal (2x15 poin) atau di level 1.2515, yang memungkinkan trader untuk keluar melikuidasi posisinya.

Sumber Gambar: profitous.in

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 708

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1226

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 782

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 761

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 741

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1405

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1019

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 551

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 858

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 572

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…