ForexSignal88.com l Jakarta, 19/06/2017 – Meskipun forex adalah pasar keuangan terbesar di dunia, pasar ini merupakan wilayah investasi yang relatif asing bagi trader ritel. Terutama bagi Anda yang baru mengenalnya. Hingga trading online menjadi populer beberapa tahun yang lalu, forex masih menjadi domain utama bagi institusi keuangan besar, perusahaan multinasional dan pengelola dana lindung nilai (hedge funds). Tapi zaman telah berubah, dan investor individu ingin mengetahui informasi mengenai pasar yang menarik ini. Lalu apa yang membedakan pasar forex dari pasar finansial lainnya?

Tidak seperti pasar saham, futures atau opsi, perdagangan mata uang tidak terjadi pada bursa yang diatur. Secara umum, perdagangan forex tidak dikendalikan oleh badan pengelola pusat, tidak ada lembaga kliring untuk menjamin perdagangan dan tidak ada panel arbitrase untuk mengadili sengketa.

Sepintas, peraturan ad-hoc ini nampak membingungkan bagi investor yang terbiasa melakukan trading terstruktur di Bursa seperti NYSE atau CME. Partisan di pasar forex harus bersama-sama bersaing dan bekerja sama, regulasi diri menjadi kontrol yang efektif terhadap pasar.

Perkembangan selanjutnya, dealer forex (liquidity provider/bandar) ritel terkemuka di Amerika Serikat menjadi anggota National Futures Association (NFA). Dengan bergabung dengan NFA maka mereka setuju untuk menggunakan arbitrase jika terjadi perselisihan. Oleh karena itu, penting bagi setiap trader ritel di Amerika yang berniat melakukan trading forex hanya melalui perusahaan pialang yang menjadi anggota NFA.

Untuk di Indonesia, memang disarankan untuk trading forex menggunakan perusahaan pialang berjangka yang menjadi anggota BAPPEBTI. Tujuannya adalah agar terlindungi dari kecurangan atau perselisihan yang bisa diselesaikan melalui badan Arbitrase (BAKTI).

Pasar forex memang unik dan berbeda dari pasar lain. Salah satunya konsep Two Ways Opportunity. Anda bisa melakukan aksi jual tanpa harus membeli terlebih dahulu. Tidak seperti pasar saham yang harus membeli dulu baru jual kemudian. Anda juga tidak dibatasi besarnya trading Anda sesuai kemampuan modal Anda.

Pasar forex juga menjadi pasar paling liquid di dunia. Diperdagangkan 24 jam dari Senin hingga Jumat sehingga tidak ada gap harga (kecuali hari Sabtu Minggu). Forex juga memiliki cakupan luas, global dari Asia hingga Eropa lalu Amerika Utara, sehingga mudah diakses dari seluruh dunia.

Ya, pasar forex memang muncul dari tanpa aturan hingga menjadi ada aturan. Namun aturan ini bukan mengatur trading forex itu sendiri, tapi aturan bagi lembaga atau perusahaan yang ingin menaunginya.

Sumber Gambar: forexsq.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 726

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1239

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 794

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 773

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 754

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1419

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1044

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 567

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 870

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 587

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…