ForexSignal88.com l Jakarta, 15/06/2017 – Melakukan analisa fundamental menjadi penting untuk dilakukan bagi trader ritel. Terutama data yang terkait dengan suku bunga. Karena salah satu faktor yang pasti bisa menggerakkan pasar mata uang adalah suku bunga. Suku bunga menjadi alasan bagi investor global untuk mengalihkan uang dari satu negara ke negara lain untuk mencari imbal hasil tertinggi dan teraman. Kebanyakan trader ritel tidak mengetahui bahwa nilai mutlak dari suku bunga bukanlah yang penting. Tetapi ekspektasi arah suku bunga di masa depan yang menjadi penting untuk diperhatikan.

Trader ritel harus membiasakan diri dengan apa yang membuat bank sentral merubah kebijakannya ketika harus memprediksi langkah selanjutnya dan seperti arah masa depan pasangan mata uang tertentu.

Bank Sentral AS (Federal Reserve / The Fed)

The Federal Reserve adalah bank sentral paling berpengaruh di dunia. Dolar AS selalu berada di sisi lain sekitar 90% dari semua transaksi mata uang. Gejolak yang ditimbulkan The Fed memiliki pengaruh besar pada sebagian besar pergerakan nilai mata uang lainnya.

Dewan The Fed yang memutuskan suku bunga tergabung dalam Federal Open Market Committee (FOMC), yang terdiri dari tujuh gubernur Federal Reserve Board ditambah lima presiden dari 12 cabang Reserve Bank.

The Fed bertugas untuk melakukan stabilitas harga jangka panjang dan pertumbuhan yang berkelanjutan. The Fed juga dijadwalkan melakukan delapan kali pertemuan dalam setahun terkait keputusan kebijakan moneternya.

Bank Sentral Eropa (ECB)

Bank Sentral Eropa didirikan pada tahun 1999. Dewan ECB adalah sekelompok anggota yang memutuskan perubahan pada kebijakan moneter. Dewan ECB terdiri dari enam anggota dewan eksekutif ECB, ditambah gubernur semua bank sentral nasional dari dua belas negara zona euro.

ECB selalu berhati-hati dalam melakukan perubahan kebijakan suku bunganya. Pada umumnya ECB akan memberikan peringatan yang cukup ke pasar melalui konferensi pers.

Tugas ECB adalah untuk menjaga stabilitas harga dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Namun tidak seperti The Fed, ECB berusaha mempertahankan pertumbuhan tahunan harga konsumen di bawah 2%.

Zona Euro dan kawasan Eropa lain, sebagai ekonominya bergantung pada ekspor, ECB juga memiliki kepentingan dalam mencegah penguatan berlebihan dalam mata uangnya karena ini merupakan risiko bagi pasar ekspornya.

Dewan ECB melakukan pertemuan dalam dua minggu, namun keputusan kebijakan pada umumnya hanya dibuat pada pertemuan dimana ada konferensi pers yang menyertainya, dan hal tersebut terjadi 11 kali dalam setahun.

Sumber Gambar: financemypc.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 728

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1239

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 794

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 773

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 754

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1419

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1044

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 568

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 870

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 587

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…