ForexSignal88.com l Jakarta, 29/05/2017 – Melanjutkan artikel sebelumnya, trader dapat menghindari kerugian dengan mengendalikan risiko mereka melalui Stop Loss. Banyak buku mengenai trading menyarankan Anda untuk dengan trading hanya merisikokan 1% dari nilai ekuitas Anda dan tidak perlu peduli apa kata orang lain. Ini adalah pendekatan yang sangat baik. Anda bisa saja salah dan merugi hingga 20 kali berturut-turut dan masih memiliki 80% dari ekuitasnya.

Kenyataannya adalah bahwa sangat sedikit trader yang memiliki disiplin untuk mempraktekkan metode ini secara konsisten. Kebanyakan trader hanya dapat menyerap pelajaran dari disiplin risiko melalui pengalamannya menderita kerugian. Ini adalah alasan mengapa Anda harus menggunakan modal spekulatif ketika pertama kali memasuki pasar forex.

Ketika seorang trader pemula bertanya berapa banyak uang yang harus didepositkan untuk mulai trading? Maka jawabannya adalah : Sebanyak Anda bisa menerima kehilangan modal dana itu sepenuhnya. Sekarang bagi jumlahnya dengan lima karena upaya awal anda saat trading kemungkinan besar akan berakhir rugi.

Manajemen Keuangan

Ada dua cara melakukan manajemen keuangan yang sukses. Pertama, Anda dapat mengambil banyak keuntungan kecil (posisi op banyak) dan mencoba untuk panen keuntungan dari beberapa kemenangan besar. Kedua, Anda dapat memilih untuk mendapatkan banyak keuntungan dan jarang menggunakan stop namun sekali stop merugi dalam jumlah besar. Ini dilakukan dengan harapan keuntungan kecil yang didapat akan melebihi beberapa kerugian yang besar.

Tentu saja, metode yang Anda pilih bergantung pada kepribadian/karakter trading Anda. Ini adalah bagian dari proses penemuan karakter untuk setiap trader.

Misalnya, dalam EUR/USD, kebanyakan trader akan menghadapi spread 3 pip sebagai biaya transaksi. Dengan penggunaan lot yang berbeda, biaya ini akan seragam, dalam persentase. Apakah trader akan menggunakan lot 1 atau 0,1 atau 0,01? Biaya transaksi sama.

Namun, trader forex mendapatkan manfaat dari harga seragam dan bisa mempraktekan gaya manajemen keuangan mereka masing-masing tanpa kekhawatiran tentang variabel biaya transaksi.

Jadi, dalam melakukan manajemen keuangan dalam bisnis trading forex, seorang trader dituntut untuk mengetahui karakternya sendiri dan menggunakan pilihan lot dan leverage yang berbeda, disesuaikan dengan jumlah ekuitas yang dimiliki.

Sumber tulisan: ForexSignal88

Sumber gambar: tweakyourbiz.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 728

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1239

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 794

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 773

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 754

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1419

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1044

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 567

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 870

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 587

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…