ForexSignal88.com l Jakarta, 27/03/2017 – Sebagai kelanjutan dari artikel sebelumnya, mari kita teruskan lagi menambah pengetahuan mengenai berita fundamental atau data ekonomi penting yang berpengaruh pada dinamika pasar keuangan khususnya forex dan komoditas.

Rata-rata pendapatan per jam (average hourly earnings) dan Rata-rata jam kerja per minggu (average workweek sheet)

Setelah membahas nonfarm payroll dan data tingkat pengangguran atau unemployment rate, di dalam satu kesatuan laporan Kementerian Tenaga Kerja AS atau Labour Department ada data average hourly earnings dan average workweek sheet yang harus tetap diperhitungkan karena sangat mempengaruhi kinerja sektor industri manufaktur atau pabrikan.

Jam kerja per minggu dan besaran upah per jam sangat penting untuk dipelajari karena kedua data tersebut merupakan salah satu indikator ekonomi makro dan menentukan sumber daya yang terpakai. Besaran atau jumlah dari kedua data tersebut dapat mempengaruhi situasi di lingkungan sekitar dan negara terlapor.

Logika yang dapat dipakai para investor atau trader menyikapi kedua data tersebut ini sebagai berikut: asumsi pertama yang bisa dipakai ketika data ini mengalami penurunan jumlah upah dan penurunan jumlah jam kerja dibanding periode sebelumnya, maka dapat dipastikan kondisi tenaga kerja sebuah negara akan membawa dampak yang negatif terhadap ekonomi maupun situasi keamanan yang berpotensi menimbulkan kondisi yang tidak kondusif.

Pemerintah sebagai pengatur kebijakan fiskal akan terbebani dengan rendahnya pendapatan dan jam kerja. Pemerintah harus menyediakan dana untuk menciptakan pekerjaan atau memberikan semacam bantuan dana insentif atau modal usaha agar mereka dapat berusaha mandiri dalam menyediakan kebutuhan hidup sehari-hari misalkan membuka warung atau toko kelontong.

Untuk bank sentral sebagai pengatur kebijakan moneter, kegiatan yang akan dilakukan seperti merendahkan suku bunganya. Tujuan merendahkan suku bunga atau melonggarkan kebijakan moneter (super-loose monetary policy) dengan tujuan menurunkan tingkat bunga kredit investasi dan menurunkan nilai mata uangnya sehingga kegiatan bisnis di dalam negeri makin menarik bagi investor dalam dan luar negeri.

Tujuan bank sentral yang paling penting adalah meningkatkan usaha di dalam negeri sehingga kegiatan investasi akan meningkat dan ekonomi dengan sendirinya akan membaik dimana pabrikan atau perusahaan atau pebisnis membutuhkan tenaga kerja lebih banyak. Hal ini lambat laun asumsi kedua akan muncul.

Bila kebijakan ini berhasil maka jumlah pendapatan per jam dari buruh dan jumlah jam kerja per minggu juga naik, sehingga asumsi kedua akan segera terbentuk. Asumsi kedua ini yaitu ketika data ini membaik di periode ini atau lebih bagus dibanding periode sebelumnya.

Seperti kita ketahui bahwa semakin tinggi upah per jam dan jam kerja per minggu maka semakin baik kondisi ekonomi negara tersebut. Ini terlihat bahwa daya beli konsumen akan meningkat karena upah dan jumlah tenaga kerja juga naik.

Daya beli meningkat maka semua lini bisnis juga akan membaik, toko ritel sisi penjualannya membaik, sektor properti makin laku rumahnya, perbankan meningkat aktivitasnya karena banyak orang mengambil kredit konsumsi seperti untuk rumah dan mobil, sektor pabrikan akan meningkat karena pesanan barang baru meningkat.

Dampak dari asumsi kedua tersebut adalah pemerintah akan membatasi bantuan fiskal seperti insentif modal akan diturunkan sehingga anggaran belanja negara akan dialihkan ke pos anggaran yang lain. Dengan kata lain tabungan pemerintah makin membaik.

Bank sentral akan mulai mengetatkan kebijakan moneternya (tightening monetary policy) bila kondisi tersebut tercapai. Bank sentral akan menghentikan bantuan stimulus dan mulai menaikkan suku bunganya. Dengan kondisi seperti ini maka nilai mata uang akan menguat dan bila ini terjadi di AS maka dolar AS akan menguat terhadap mata uang utama dunia dan terhadap emas.

Sumber tulisan: ForexSignal88

Sumber gambar: The Cheat Sheet

Share This


Artikel Terkait Lainnya

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 708

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1226

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 782

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 761

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 741

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1405

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1019

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 551

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 858

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 572

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…