ForexSignal88.com l Jakarta – Bagi para investor, analis dan trader, memperhatikan dinamika ekonomi dan politik adalah sebuah aktivitas yang penting yang dapat memperbesar peluang kesuksesan portofolionya.

Berikut ini kami paparkan tulisan bersambung tentang 6 berita fundamental forex / data ekonomi yang pengaruhnya sangat besar ke pasar, menciptakan fluktuasi harga yang signifikan dan tentunya membuka peluang untuk trading yang lebih aktif. Bagian pertama adalah data situasi ketenagakerjaan.

 

Data situasi tenaga kerja (employment situation)

Data ini sangat penting untuk diperhatikan investor dan para trader serta analis dimana asal mula kenaikan suku bunga sebuah negara atau dalam hal ini AS, berasal dari data situasi tenaga kerja.

Naik turunnya kondisi tenaga kerja AS tentu akan mempengaruhi segala aspek kehidupan ekonomi dari aspek laju pertumbuhan ekonomi hingga aspek laju inflasi, sehingga bank sentral AS, Federal Reserve atau lebih dikenal dengan sebutan The Fed, akan mengambil keputusan moneternya, apakah suku bunga turun, tetap atau naik.

Data ini dirilis secara bersamaan dan dirilis oleh Kementerian Tenaga Kerja AS atau Labor Department di minggu pertama setiap bulan di hari Jumat atau hari terakhir perdagangan di minggu pertama.

Data situasi tenaga kerja AS ini terdiri dari 4 data, yaitu:

  • Nonfarm Payroll atau NFP
  • Unemployment Rate
  • Average Hourly Earnings, dan
  • Average Workweek Sheet

Nonfarm Payroll atau NFP

Nonfarm payroll atau NFP ini bisa disebutkan sebagai data jumlah penerima upah tiap bulannya di luar sektor pertanian di AS dalam periode satu bulan.

Data ini memberikan jumlah orang penerima upah di luar sektor pertanian karena sektor pertanian di AS mempunyai jumlah pekerja yang tetap sehingga tidak bisa dipakai ukuran perkembangan sebuah laju pertumbuhan ekonomi.

Data ini mempengaruhi sektor pertumbuhan ekonomi atau Gross Domestic Product (GDP) atau Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) di AS, karena data ini menggerakkan sisi konsumsi atau belanja konsumen dan data pabrikan. Data ini sangat ditunggu oleh investor baik investor pasar uang, komoditas dan pasar ekuitas, karena efek yang sangat besar untuk menggerakkan pasar perdagangan.

Mari kita tengok asumsi atau logika yang dapat kita lakukan ketika data ini rilis. 

1.  Bila data ini membaik atau jumlah penerima upah lebih besar dibanding periode sebelumnya, maka pekerja akan bertambah penghasilannya dan daya belinya akan semakin meningkat. Di sini data personal income dan data personal spending meningkat.

2.  Bila konsumsi meningkat maka penjualan toko kelontong atau toko di tingkat ritel atau retail sales juga akan meningkat, membuat barang di toko dan distributor berkurang persediaannya sehingga pesanan barang ke pabrik atau data durable goods orders meningkat.

3.  Bila pesanan meningkat, maka aktivitas pabrik meningkat dan data ISM/PMI manufacturing meningkat dan pabrik butuh pekerja baru dan jumlah jam kerja juga akan meningkat. Dari pabrik bila aktivitas pabrik meningkat maka kebutuhan bahan baku dan bahan bakar penggerak pabrik juga meningkat sehingga harga akan meningkat karena bahan baku yang menjadi menipis membuat harga akan unik.

Keunikan ini dibaca para ahli sebagai bentuk kenaikan harga. Barang jadi yang belum bisa dipenuhi industri membuat barang yang ada di toko ritel akan mengalami kelangkaan sehingga harga diskon kemungkinan besar tidak akan terjadi. Hal ini membuat harga akan naik dan menjadi salah satu pemicu inflasi atau data CPI (consumer price index) meningkat.

Penunjang CPI yang meninggi juga disebabkan buruh atau pekerja menerima upah yang naik membuat perputaran uang tunai di masyarakat umum meningkat sehingga kas atau simpanan uang tunai di bank sentral menipis.

Artinya bahwa money supply (M0 hingga M4) mengalami peningkatan dan ini membahayakan kekuatan bank sentral dalam menanggulangi ancaman resesi ekonomi meningkat sehingga bank sentral harus melakukan operasi pasar.

Operasi pasar ini bentuknya bermacam-macam, tetapi yang umum dilakukan bank sentral ini adalah menaikkan suku bunganya. Operasi pasar uang ini dilakukan bank sentral biasa dilakukan ketika rapat suku bunga seperti FOMC (Federal Open Market Committee) meeting, namun kadang juga tanpa ada sinyal tiba-tiba atau secara mendadak bank sentral akan melakukan hal tersebut.

Tujuan menaikkan suku bunga atau biasa disebut pengetatan kebijakan moneter (tightening monetary policy) dilakukan untuk menarik dana-dana yang berada diluar bank sentral.

Di sektor properti juga akan terpengaruh bila data NFP ini meningkat. Bila buruh meningkat pendapatannya maka buruh bisa membeli rumah baru (new home sales) dan rumah bekas (existing home sales) meningkat. Di sisi lain sektor perbankan juga akan menggeliat karena sisi kredit kepemilikan rumah juga meningkat.

Namun hati-hati dengan sektor properti ini karena sektor ini memberikan porsi terbesar dari penyebab krisis ekonomi 2008-2009 lalu dimana ketika itu kasus subprime mortgage yang gagal bayar membuat ekonomi di seluruh dunia runtuh.

Data NFP ini begitu besar pengaruhnya ke semua lini ekonomi sehingga data ini ketika rilis, maka pasar bergerak sangat besar dan membuat investor sangat memperhatikan data ini dibandingkan data lainnya.

Sumber tulisan: Tim Research Division ForexSignal88

Sumber gambar: TFI Resources

Share This


Artikel Terkait Lainnya

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Oct 28, 2018 708

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1226

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 782

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 761

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 741

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1405

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1019

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 551

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 858

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 572

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…