ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Data MetaTrader pada hari Jumat memperlihatkan harga emas (XAU/USD) berakhir turun 0,34% di $1.348,45 namun menunjukkan kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari satu tahun.

Pada penutupan pekan lalu harga emas membukukan kenaikan 3% yang merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak 29 April 2016, menurut WSJ Market Group Data.

Sementara itu Indeks Dolar AS, sebuah pengukuran kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, sempat turun ke 88,26, terendah dalam tiga tahun pada hari Kamis. Meski indeks tersebut berhasil rebound 0,55% ke 89,06 pada akhir hari Jumat, namun masih mencatatkan kerugian mingguan yang besar.

Emas dan dolar biasanya bergerak dalam arah yang berlawanan, jika dolar turun maka emas akan naik karena harga emas berdenominasi mata uang AS dan menjadi lebih menarik bagi para investor yang menggunakan mata uang yang lebih kuat dari dolar AS.

Setelah periode turbulensi pada pekan sebelumnya, bursa saham AS rebound kuat pada minggu lalu. Namun menurut para analis, jika volatilitas tinggi kembali datang ke pasar ekuitas, selera para investor untuk kembali memborong emas sebagai aset safe haven akan kembali meningkat.

Pada pekan lalu harga emas mendapat dorongan kuat setelah data inflasi konsumen yang meningkat di bulan Januari mendorong ekspektasi pasar terhadap kenaikan empat tingkat suku bunga tahun ini oleh Federal Reserve, satu tingkat lebih banyak dari perkiraan bank sentral tersebut.

Namun di saat yang sama data penjualan ritel yang lebih rendah pada periode Januari mungkin mengindikasikan potensi stagflasi di dalam ekonomi AS dan ini membuat para pelaku pasar khawatir sehingga mereka bergegas memborong safe haven emas.

Inflasi yang meningkat, ditambah dengan pembacaan pertumbuhan AS yang sedikit lebih lemah dan dolar AS yang masih berjuang menahan tekanan, dapat terus memberikan dukungan kepada emas, demikian menurut para analis INTL FCStone dalam sebuah catatan risetnya.

Sementara itu, kenaikan imbal hasil obligasi, secara teori, akan mengurangi selera para investor terhadap emas karena logam mulia itu tidak memberikan yield. Namun, di sisi berbeda, percepatan inflasi juga bisa memberi dorongan kepada logam mulia tersebut karena sering dipandang sebagai lindung nilai (hedging) terhadap inflasi.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, MarketWatch, Xinhua

Sumber gambar: Lewis Malka London

Share This

Berita Komoditas Lainnya

June 22, 2018

Harga Emas Bisa Membaik Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk membaik atau positif sejenak ditengah…
June 22, 2018

Gerak Harga Emas Kurang Bergairah

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini masih sulit untuk bergerak positif seiring masih munculnya kekhawatiran investor terhadap masa depan perdagangan AS dengan Uni Eropa yang mulai berlaku…
June 21, 2018

Harga Emas Masih Sulit Bergerak Naik

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini masih sulit untuk bergerak positif seiring masih munculnya kekhawatiran investor terhadap masa depan perdagangan AS dengan negara-negara maju dunia…
June 21, 2018

Harga Emas Terus Alami Tekanan Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk melemah kembali dengan pengaruh akan naiknya…
June 20, 2018

Harga Emas Belum Mampu Bangkit, Tunggu Pernyataan Powell

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk melemah kembali dengan pengaruh akan naiknya…