ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana kedua harga minyak dunia tersebut membuat penguatannya setelah lebih dari sepekan mengalami tekanan harga yang cukup masif.

Penguatan harga minyak kali ini berkat uraian pernyataan dari Menteri Minyak Arab Saudi Khalid al-Falih dan kembali melemahnya dolar AS semalam. Al-Falih menyatakan bahwa produksi minyak Saudi Aramco akan mengalami penurunan sebesar 100 ribu bph mulai Maret nanti dan ekspornya akan menjadi di bawah 7 juta bph mulai bulan ini. Dirinya bersama OPEC akan tetap mempertahankan pengurangan pasokan minyak dunia sepanjang tahun ini yang sudah dilakukan sejak 2017 lalu dan al-Falih sangat yakin bahwa pasokan minyak dunia akan segera seimbang bahkan bisa defisit dengan langkah OPEC dan Rusia tersebut.

Selain itu dukungan tertahannya harga minyak untuk tidak terlalu jatuh setelah pandangan Citi bahwa pertumbuhan ekonomi global yang membaik maka akan meningkatkan permintaan konsumsi minyak dunia. Citi memperkirakan bahwa 2018 ini, pasokan minyak akan kelebihan pasokan hanya 0,2 juta bph atau bahkan 0 karena sisi permintaan yang meningkat tersebut.

Ini hampir mirip dengan laporan bulanan OPEC yang rilis pekan ini di mana OPEC menyatakan bahwa perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia akan tumbuh 1,59 juta bph atau naik 60 ribu bph dengan pendorong utama dari impor China. Tumbuhnya minyak dari kelompok kartel produsen minyak ini menunjukkan bahwa ekonomi dunia sedang membaik. Sedangkan keluaran produksi minyak non-OPEC akan meningkat pula menjadi 59,62 juta bph atau naik 320 ribu bph dari perkiraan yang terakhir.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Maret di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup menguat $1,55 atau 2,62% di level $60,74 per barel. Sedangkan minyak Brent kontrak April di pasar ICE Futures London ditutup menguat $1,65 atau 2,63% di harga $64,37 per barel.

Pernyataan al-Falih tersebut sedikit menganulir pandangan IEA sehari sebelumnya di mana usaha OPEC yang membatasi pasokan minyak dunia tidak akan berhasil menanggulangi kelebihan produksi yang dilakukan AS. International Energy Agency dalam laporan bulanannya menyatakan bahwa produksi minyak AS bisa melebihi angka 11 juta bph di tahun ini, namun juga melaporkan bahwa permintaan konsumsi minyak dunia akan naik juga sekitar 7,7% di tahun ini.

Namun EIA dalam laporan mingguannya menyatakan bahwa produksi minyak AS menjadi 10,27 juta bph, sedikit meningkat dibanding sebelumnya 10,24 juta bph. Mengenai persediaan minyak mentah juga mengalami kenaikan sebesar 1,841 juta barel. Untuk persediaan bensin juga naik sebesar 3,599 juta barel. Untuk minyak pemanas dan solar persediaannya turun sebesar 459 ribu barel. Kapasitas terpasang unit pengolahan minyak mengalami penurunan menjadi 89,8%

Sebelumnya API menyatakan bahwa persediaan minyak mentah AS mengalami kenaikan sebesar 3,947 juta barel di pekan lalu. Persediaan minyak bensin mengalami kenaikan juga sebesar 4,634 juta barel. Untuk persediaan minyak pemanas dan solar juga mengalami kenaikan sebesar 1,095 juta barel.

Penguatan harga minyak juga dibantu oleh melemahnya dolar AS akibat data ekonomi AS yang kurang bagus, sehingga harga minyak terlihat lebih murah.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Komoditas Lainnya

February 22, 2018

Harga Emas Melemah Sedikit Setelah FOMC Minutes Dirilis

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Harga emas merosot lebih lanjut di sesi Rabu, sehari setelah penurunan harian terbesar dalam dua setengah bulan, namun sempat melambung tinggi karena dolar AS sempat tergelincir dalam waktu singkat setelah rilis…
February 22, 2018

Harga Minyak Bergerak Melemah

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana keduanya bergerak turun dengan pemicu bahwa kondisi nilai dolar AS yang menguat tentu akan membatasi sisi beli minyak itu sendiri. Penguatan dolar…
February 21, 2018

Melemahnya Harga Minyak Terpicu Oleh Naiknya Nilai Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam di mana minyak WTI dan minyak Brent masuk di area konsolidasi alias masuk di area aksi ambil untung…
February 21, 2018

Harga Emas Tetap di Ruang Koreksinya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang negatif di mana situasi jual masih berlanjut…
February 21, 2018

Harga Emas Cetak Penurunan Harian Terburuk dalam 1½ Tahun

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Harga emas terpukul pada hari Selasa, dengan harga komoditas tersebut mencatatkan penurunan hariannya yang paling tajam dalam lebih dari satu tahun, dengan latar belakang penguatan dolar AS dan stabilisasi ekuitas.…