ForexSignal88.com l Jakarta, 13/02/2018 – Pada perdagangan awal pekan kemarin, harga minyak dunia bergerak beragam dimana harga minyak WTI menguat dan harga minyak Brent melemah, sebagai bentuk kegagalan menjaga situasi yang kondusif di perdagangan paginya yang sempat membaik.

Kondisi beli di minyak sempat terjadi di awal perdagangan pekan ini, di mana investor sudah bersiap melakukan usaha beli minyak dengan melihat kontrak berjangka di COT yang mengalami kenaikan hampir 5000 kontrak.

Namun EIA merilis laporan bulanan mengenai 7 tempat pengeboran utama di AS yang mengalami kenaikan produksi minyak mentah sekitar 111 ribu barel per hari (bph) sehingga sekarang produksinya mencapai 6,756 juta bph, menandakan akhir tahun ini produksi minyak AS bisa mendekati angka 11 juta bph.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Maret di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup menguat $0,15 atau 0,25% di level $59,35 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak April di pasar ICE Futures London ditutup melemah $0,10 atau 0,16% di harga $62,69 per barel.

Baker Hughes juga menyatakan bahwa sebanyak 26 pengeboran kembali diaktifkan kembali dan total rig yang aktif berjumlah 791 buah, tertinggi sejak April 2015. Tingginya jumlah rig yang aktif menandakan bahwa persediaan minyak AS akan meningkat kembali.

Sementara itu pekan lalu EIA melaporkan bahwa produksi minyak mentah AS mengalami kenaikan sebesar 332 ribu bph menjadi 10,251 juta bph, melewati rekor tertinggi produksi minyak serpih dalam sejarah AS pada tahun 1970 sebesar 10,04 juta bph. Naiknya produksi minyak AS tersebut terjadi setelah disparitas harga antara minyak Brent dan minyak WTI di bulan lalu sempat melebar di atas $6 per barel sebelum kembali di bawah $5 per barel disertai pula oleh kenaikan harga minyak itu sendiri.

EIA juga membuat proyeksi pertumbuhan produksi minyak AS di tahun 2018 akan menjadi 10,6 juta bph dan 2019 akan menjadi 11,2 juta bph, naik dari rata-rata produksi 2017 yang mencapai 9,3 juta bph. Produksi minyak AS akan melewati dominasi Arab Saudi dan Rusia.

Sedangkan laporan bulanan OPEC menyatakan bahwa perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia akan tumbuh 1,59 juta bph atau naik 60 ribu bph dengan pendorong utama dari impor China. Tumbuhnya minyak dari kelompok kartel produsen minyak ini menunjukkan bahwa ekonomi dunia sedang membaik. Sedangkan keluaran produksi minyak non-OPEC akan meningkat pula menjadi 59,62 juta bph atau naik 320 ribu bph dari perkiraan yang terakhir.

Sedang Menteri Minyak UEA yang sekaligus sebagai Presiden OPEC Suhail al-Mazrouei menyatakan bahwa produksi minyak serpih AS yang melonjak tajam tidak akan mengganggu keseimbangan pasokan minyak dunia karena permintaan minyak dunia juga sedang meningkat.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Sputnik International

Share This

Berita Komoditas Lainnya

May 24, 2018

Notulen Rapat The Fed Bikin Harga Emas Gembira

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli lanjutan yang sepertinya terjadi setelah nada dovish dari notulen rapat suku bunga the Fed dini hari tadi.…
May 24, 2018

Faktor Fed Minutes dan Perdagangan AS Dukung Naiknya Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami penguatannya dengan keyakinan…
May 23, 2018

Harga Emas Sulit Bangkit Jelang Fed Minutes

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami pelemahannya dengan keyakinan…
May 23, 2018

Harga Emas Positif Meski Trump Rencanakan Pemotongan Pajak Lagi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli lanjutan yang sepertinya terjadi meski Presiden Trump akan merencanakan pemotongan pajaknya kembali. Seperti…
May 22, 2018

Denuklirisasi Korea Utara Sedikit Dorong Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli lanjutan yang sepertinya terjadi karena masalah denuklirisasi Korea Utara akan gagal dilanjutkan. Seperti kita…