ForexSignal88.com l Jakarta, 13/02/2018 – Harga emas berakhir lebih tinggi pada hari Senin, memanfaatkan pelemahan dolar AS untuk menutup sekitar setengah dari penurunan harga di minggu lalu. Penguatan harga emas terjadi bahkan saat saham global rebound dari kekalahan mingguan terburuknya dalam dua tahun dan saat imbal hasil obligasi melanjutkan kenaikan yang stabil.

Harga turun sekitar 1,6% pada minggu lalu, kerugian mingguan terbesar dalam dua bulan, karena para investor merasa tidak nyaman dengan volatilitas saham terkini di tengah kekhawatiran kenaikan imbal hasil obligasi dan inflasi.

Pada pekan lalu pedagang membukukan keuntungan pada posisi long emas untuk memenuhi permintaan margin atas investasi ekuitas sehingga harga emas turun akibatnya, demikian penjelasan Chintan Karnani, analis pasar utama di Insignia Consultants.

"Stabilitas pada bursa saham global akan positif bagi emas," katanya.

"Investor akan melakukan lindung nilai pada emas untuk mengatasi volatilitas bursa saham bila tidak perlu adanya margin call pada investasi di bursa saham," tambah Karnani.

Peningkatan harga emas di hari Senin terjadi saat Dow Jones Industrial Average (DJIA), indeks S&P 500 dan Indeks Komposit Nasdaq, berada di jalur untuk mencatat kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut.

Emas mendapat dukungan karena dolar AS, yang diukur dengan Indeks Dolar AS yaitu indeks yang mengukur kekuatan mata uang AS terhadap setengah lusin mata uang utama, turun tipis 0,33%, turun dari kenaikan mingguan terbaiknya sejak Desember 2016.

Logam mulia, yang sering dipatok pada dolar AS, cenderung naik saat dolar AS melemah karena greenback yang merosot dapat membuat pembelian aset tersebut lebih murah bagi mereka yang menggunakan unit moneter lainnya.

Sementara itu, yield (imbal hasil) benchmark Treasury 10-tahun naik menjadi 2,86%, namun mundur dari level tertinggi empat tahun di 2,891% yang terjadi pada hari sebelumnya. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak terbalik. Yield telah meningkat dengan ekspektasi meningkatnya inflasi.

Meningkatnya yield, secara teori, dapat mengurangi selera investor terhadap emas karena logam mulia tidak memberikan yield. Namun, kenaikan inflasi bisa memberi dorongan pada harga emas dalam jangka pendek karena sering dipandang sebagai aset lindung nilai terhadap kenaikan harga.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, MarketWatch

Sumber gambar: Time

Share This

Berita Komoditas Lainnya

February 22, 2018

Harga Emas Melemah Sedikit Setelah FOMC Minutes Dirilis

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Harga emas merosot lebih lanjut di sesi Rabu, sehari setelah penurunan harian terbesar dalam dua setengah bulan, namun sempat melambung tinggi karena dolar AS sempat tergelincir dalam waktu singkat setelah rilis…
February 22, 2018

Harga Minyak Bergerak Melemah

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana keduanya bergerak turun dengan pemicu bahwa kondisi nilai dolar AS yang menguat tentu akan membatasi sisi beli minyak itu sendiri. Penguatan dolar…
February 21, 2018

Melemahnya Harga Minyak Terpicu Oleh Naiknya Nilai Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam di mana minyak WTI dan minyak Brent masuk di area konsolidasi alias masuk di area aksi ambil untung…
February 21, 2018

Harga Emas Tetap di Ruang Koreksinya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang negatif di mana situasi jual masih berlanjut…
February 21, 2018

Harga Emas Cetak Penurunan Harian Terburuk dalam 1½ Tahun

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Harga emas terpukul pada hari Selasa, dengan harga komoditas tersebut mencatatkan penurunan hariannya yang paling tajam dalam lebih dari satu tahun, dengan latar belakang penguatan dolar AS dan stabilisasi ekuitas.…