ForexSignal88.com l Jakarta, 08/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditas dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini menguat sebagai bentuk munculnya aksi beli kembali setelah di perdagangan sebelumnya mengalami tekanan harga yang cukup besar dengan kekhawatiran terhadap produksi minyak AS yang makin membesar.

Dolar AS atau greenback mengalami penguatannya terhadap mata uang utama dunia setelah administrasi pemerintah Trump tidak jadi ditutup hari ini pasca parlemen AS semalam telah menyepakati anggaran belanja Trump untuk 2 tahun ke depan senilai $300 miliar. Kondisi ini tentu membuat harga minyak mengalami sedikit hambatan penguatannya kembali mengingat sebagian besar perdagangan minyak menggunakan mata uang AS ini sebagai alat tukar sehingga ada kesan bahwa harga minyak sedang lebih mahal upaya belinya.

Hari ini kondisi sedikit berubah meski penguatan dolar AS terjadi namun tipis, dengan dorongan beli yang terjadi setelah pasar ekuitas Asia sudah mulai stabil dan imbal hasil obligasi serta hasil lelang AS semalam makin menunjukkan eksistensi ekonomi AS yang tetap solid dan tampak stabil.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Maret di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,02 atau 0,03% di level $61,77 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak April di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $0,03 atau 0,05% di harga $65,54 per barel.

Pelemahan harga minyak semalam terjadi setelah dalam laporan mingguannya, di mana EIA pekan ini yang menyatakan bahwa produksi minyak mentah AS mengalami kenaikan sebesar 332 ribu bph menjadi 10,251 juta bph, melewati rekor tertinggi produksi minyak serpih dalam sejarah AS pada tahun 1970 sebesar 10,04 juta bph.

Sebelumnya semalam EIA menyatakan bahwa persediaan minyak mentah AS mengalami kenaikan sebesar 1,895 juta barel, sedangkan persediaan minyak bensin juga naik sebesar 3,414 juta barel. Untuk persediaan minyak pemanas dan minyak solar juga naik sebesar 3,926 juta barel.

Naiknya produksi minyak AS tersebut terjadi setelah disparitas harga antara minyak Brent dan minyak WTI di bulan lalu sempat melebar di atas $6 per barel disertai pula oleh kenaikan harga minyak itu sendiri. Namun selain itu, penurunan harga minyak ini juga disebabkan akan mulainya rendahnya permintaan minyak pemanas di kala belahan bumi Utara sudah memasuki musim panasnya yang biasanya disertai pula mulai turunnya permintaan tersebut.

Beruntung impor minyak China mengalami kenaikan sehingga ada penopang harga minyak juga. Impor minyak China di Januari naik 20% sebesar 40,64 juta metrik ton atau setara dengan 9,57 juta bph, naik dari Desember sebesar 7,94 juta bph

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: WBUR

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 16, 2018

Harga Emas Amankan Dorongan Bullish Akibat Brexit

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Hingga Jumat siang ini harga emas berusaha menjaga momentum bullish karena para investor tetap mencari aset safe haven di tengah kekhawatiran atas potensi kekacauan kepergian Inggris dari Uni Eropa. Harga emas spot…
November 16, 2018

Kisruh Brexit Dorong Investor Bergegas ke Safe Haven Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Harga emas menanjak kembali di Jumat pagi, mencapai puncak satu minggu karena para investor mencari perlindungan dari gejolak pasar setelah draft perjanjian Brexit yang telah lama ditunggu-tunggu menjelma menjadi…
November 15, 2018

Harga Emas Sideways, Pasar Menunggu Data Ritel dan Pidato Powell

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) tetap stabil pada Kamis siang, setelah naik hampir satu persen di sesi sebelumnya, karena dolar AS mundur lebih jauh dari puncak 16 bulan terhadap sekumpulan mata uang utama. Saat berita ini…
November 15, 2018

Harga Emas Terkerek Potensi Suram Ekonomi Global dan Depresiasi Greenback

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) beranjak naik pada sesi perdagangan Rabu, terdongkrak oleh masih adanya kekhawatiran para pelaku pasar terhadap perkembangan potensi ekonomi dan geopolitik yang membuat mereka segera beralih…
November 14, 2018

Harga Emas Mencoba Teruskan Rebound Saat Pasar Menunggu CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Harga emas masih diliputi nuansa positif pada Rabu pagi, menyusul rebound yang terjadi kemarin setelah harga komoditas ini jatuh sejenak ke bawah level psikologis $1.200,00. Namun perdagangan emas berjangka di divisi…