ForexSignal88.com l Jakarta, 06/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini melemah sebagai bentuk lanjutan kembali aksi jualnya sejak akhir pekan lalu yang dipengaruhi oleh menguatnya mata uang AS dan tingginya produksi minyak AS serta akan berkurangnya permintaan minyak dunia akibat berakhirnya musim dingin di belahan Utara dari bumi.

Dolar AS atau greenback sempat mengalami penguatannya kembali di mana semenjak data tenaga kerja AS di akhir pekan lalu mengalami perbaikannya dan terbaik sejak hampir 9 tahun lalu sehingga membuat nilai dolar AS menguat. Kondisi ini tentu membuat harga minyak mengalami tekanan kembali mengingat sebagian besar perdagangan minyak menggunakan mata uang AS ini sebagai alat tukar sehingga ada kesan bahwa harga minyak sedang lebih mahal upaya belinya.

Semalam hal ini tetap berlanjut setelah pasar ekuitas AS dalam hal ini pasar saham Wall Street rontok hampir 5% sehingga sisi safe haven dolar AS muncul dan hal ini berlanjut hingga sore ini di mana bursa saham di Asia dan pembukaan Eropa sudah terpantau melemah pula.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Maret di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,59 atau 0,92% di level $63,56 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak April di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,62 atau 0,92% di harga $67,00 per barel.

Beberapa pengamat melihat bahwa harga Brent sudah di level $67 per barel, di mana bisa memantul ke atas kembali dan juga bisa ke bawah untuk sesaat sebelum melakukan konsolidasinya. Hal ini terjadi karena beberapa produsen minyak tersebut juga sudah mulai menurunkan harga penjualannya termasuk produsen minyak Rusia dan Arab Saudi.

Penurunan harga juga terjadi karena pengaruh laporan EIA pekan lalu belum hilang di mana EIA menyatakan bahwa produksi minyak mentah AS mengalami kenaikan sebesar 44 ribu bph menjadi 9,919 juta bph, mendekati rekor tertinggi produksi minyak serpih dalam sejarah AS pada tahun 1970 sebesar 10,04 juta bph. Apalagi pekan lalu Baker Hughes telah menyatakan bahwa 6 kilang pengeboran minyak AS telah diaktifkan lagi sehingga total rig yang aktif berjumlah 765, tertinggi sejak Agustus tahun lalu.

Namun kondisi harga minyak masih bisa naik, sesuai pandangan dari Goldman Sachs di pekan lalu di mana kombinasi antara kepatuhan OPEC dalam menjaga pasokan minyak dunia serta sisi permintaan dunia yang terus meningkat membuat persediaan minyak dunia akan terus menurun pada tahun ini dan dunia membutuhkan sumber-sumber produksi baru untuk memenuhi kebutuhan.

Pandangan Goldman Sachs memang harus diwaspadai di saat beberapa kilang pengolahan minyak dunia masuk masa-masa pemeliharaannya setelah musim dingin di belahan Utara bumi sudah menghilang sehingga biasanya sisi permintaan minyak akan berkurang.

Kilang Motiva di Texas dengan kapasitas pengolahan hingga 603 ribu bph direncanakan akan masuk masa pemeliharaan selama sebulan penuh sehingga pasokan dari kilang terbesar di AS tersebut akan hilang.

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: CNN Money

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

May 24, 2018

Notulen Rapat The Fed Bikin Harga Emas Gembira

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli lanjutan yang sepertinya terjadi setelah nada dovish dari notulen rapat suku bunga the Fed dini hari tadi.…
May 24, 2018

Faktor Fed Minutes dan Perdagangan AS Dukung Naiknya Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami penguatannya dengan keyakinan…
May 23, 2018

Harga Emas Sulit Bangkit Jelang Fed Minutes

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami pelemahannya dengan keyakinan…
May 23, 2018

Harga Emas Positif Meski Trump Rencanakan Pemotongan Pajak Lagi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli lanjutan yang sepertinya terjadi meski Presiden Trump akan merencanakan pemotongan pajaknya kembali. Seperti…
May 22, 2018

Denuklirisasi Korea Utara Sedikit Dorong Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli lanjutan yang sepertinya terjadi karena masalah denuklirisasi Korea Utara akan gagal dilanjutkan. Seperti kita…