ForexSignal88.com l Jakarta, 05/02/2018 – Menteri Perminyakan Bijan Namdar Zanganeh mengatakan bahwa Iran dapat dengan cepat meningkatkan produksi minyak mentah jika Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memutuskan untuk melepas pembatasan output global saat kelompok tersebut menggelar pertemuan berikutnya pada bulan Juni.

Negara Teluk Persia itu dapat meningkatkan produksi harian setidaknya 100.000 barel dalam lima atau enam hari jika OPEC memutuskan bahwa harga minyak mentah cukup tinggi untuk membenarkan pengakhiran program pemangkasan produksi minyaknya bersama para produsen lain, katanya kepada wartawan di Teheran.

"Kami selalu menambahkan ke tingkat produksi kami, dari Karoun Barat dan Azadegan," kata Zanganeh pada hari Minggu, merujuk pada dua daerah penghasil minyak di Iran barat dekat perbatasan Irak.

Menurutnya Iran sejauh ini telah melakukan "pengekangan diri" dalam pemompaan untuk mengakomodasi keputusan kelompok pengekspor minyak tersebut pada bulan November untuk mempertahankan program pemotongan tersebut.

OPEC setuju dengan Rusia dan para produsen lainnya untuk terus membatasi produksi hingga akhir tahun ini karena mereka mencoba untuk melawan ancaman dari pasokan para saingan mereka, termasuk para produsen minyak serpih (oil shale) AS dan menaikkan harga minyak global.

Pemotongan produksi secara kolektif, yang mulai berlaku pada Januari tahun lalu, menargetkan penurunan sekitar 1,8 juta barel per hari. Namun OPEC mengizinkan Iran, yang sedang berjuang untuk memodernisasi ekonominya setelah bertahun-tahun mendapat sanksi internasional, untuk meningkatkan produksi menjadi sekitar 3,8 juta barel per hari.

Minyak mentah Brent, patokan internasional, telah menguat 48 persen sejak produsen pertama kali setuju untuk menghentikan produksi. Brent mengakhiri perdagangan di London pada hari akhir pekan lalu di $68,58 per barel.

"Jika kami ingin membuat keputusan, pada saat yang tepat, yaitu Juni - saat kami akan berbicara pada pertemuan berikutnya," kata Zanganeh.

"Tapi kesan saya adalah bahwa anggota OPEC tidak mengejar minyak yang sangat mahal karena minyak yang sangat mahal menyebabkan fluktuasi harga pada jangka menengah," jelasnya.

Iran adalah produsen terbesar ketiga di OPEC yang memompa 3,83 juta barel per hari bulan lalu.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg

Sumber gambar: IRNA

Share This

Berita Komoditas Lainnya

February 19, 2018

Harga Minyak Masih di Area Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini menguat kembali atau melanjutkan episode positif akhir pekan kemarin…
February 19, 2018

Harga Emas Masih Dilingkupi Dengan Posisi Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang kurang bagus di mana situasi jual kembali muncul…
February 19, 2018

Harga Minyak Berhasil Bangkit Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan akhir pekan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana kedua harga minyak dunia tersebut membuat penguatannya terbantu oleh sempat melemahnya dolar AS serta pernyataan menteri minyak Arab…
February 19, 2018

Harga Emas Catatkan Kenaikan Mingguan Terbesar Sejak April 2016

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Data MetaTrader pada hari Jumat memperlihatkan harga emas (XAU/USD) berakhir turun 0,34% di $1.348,45 namun menunjukkan kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari satu tahun. Pada penutupan pekan lalu harga emas…
February 15, 2018

OPEC Harus Serius Hadapi Naiknya Produksi Minyak AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Akhir-akhir ini, produsen minyak serpih AS seakan menagduk-aduk situasi harga minyak mentah dengan kecepatan produksi yang tidak henti-hentinya terus meningkat sehingga AS akan segera menjadi pemain minyak yang paling…