ForexSignal88.com l Jakarta, 05/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini melemah sebagai bentuk lanjutan kembali aksi ambil untungnya sejak akhir pekan lalu yang dipengaruhi oleh menguatnya mata uang AS dan tingginya produksi minyak AS.

Dolar AS atau greenback mengalami penguatannya terhadapa mata uang utama dunia setelah data-data tenaga kerja AS mengalami perbaikannya daripada periode sebelumnya sehingga membuat nilai dolar AS menguat. Kondisi ini tentu membuat harga minyak mengalami tekanan kembali mengingat sebagian besar perdagangan minyak menggunakan mata uang AS ini sebagai alat tukar sehingga ada kesan bahwa harga minyak sedang lebih mahal upaya belinya.

Pelemahan harga minyak juga terjadi setelah dalam laporan mingguannya, Baker Hughes telah menyatakan bahwa 6 kilang pengeboran minyak AS telah diaktifkan sehingga total rig yang aktif berjumlah 765, tertinggi sejak Agustus tahun lalu.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Maret di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,49 atau 0,75% di level $64,96 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak April di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,58 atau 0,85% di harga $68,00 per barel.

Nuansa aksi ambil untung ini memang tidak bisa dihindari karena sejauh ini, dalam perdagangan 5 bulan terakhir kedua harga minyak secara bulanan telah menguat secara berturut-turut hingga Januari di mana minyak Brent telah naik 3,3% dan minyak WTI naik 7,1% dan Januari merupakan permulaan perdagangan tahunan terbaik sejak 5 tahun bagi Brent dan 12 tahun bagi WTI.

Penurunan harga juga terjadi karena EIA pekan lalu menyatakan bahwa produksi minyak mentah AS mengalami kenaikan sebesar 44 ribu bph menjadi 9,919 juta bph, mendekati rekor tertinggi produksi minyak serpih dalam sejarah AS pada tahun 1970 sebesar 10,04 juta bph.

Secara umum, harga minyak tidak terlalu dirisaukan penurunannya karena masih ada dukungan harga berkat pandangan Goldman Sachs di pekan lalu kepada investor bahwa kombinasi antara kepatuhan OPEC dalam menjaga pasokan minyak dunia serta sisi permintaan dunia yang terus meningkat membuat persediaan minyak dunia akan terus menurun pada tahun ini dan dunia membutuhkan sumber-sumber produksi baru untuk memenuhi kebutuhan.

Pandangan Goldman Sachs bahwa harga minyak akan lebih cepat 6 bulan dari perkiraan awal tentang kenaikan harganya dari semula $62 per barel menjadi $75 per barel di 3 bulan mendatang, $82,05 per barel untuk 6 bulan mendatang dan $75 per barel untuk 12 bulan mendatang.

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: MarketWatch

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

May 24, 2018

Notulen Rapat The Fed Bikin Harga Emas Gembira

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli lanjutan yang sepertinya terjadi setelah nada dovish dari notulen rapat suku bunga the Fed dini hari tadi.…
May 24, 2018

Faktor Fed Minutes dan Perdagangan AS Dukung Naiknya Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami penguatannya dengan keyakinan…
May 23, 2018

Harga Emas Sulit Bangkit Jelang Fed Minutes

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London di mana harga emas saat ini masih bergerak untuk mengalami pelemahannya dengan keyakinan…
May 23, 2018

Harga Emas Positif Meski Trump Rencanakan Pemotongan Pajak Lagi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli lanjutan yang sepertinya terjadi meski Presiden Trump akan merencanakan pemotongan pajaknya kembali. Seperti…
May 22, 2018

Denuklirisasi Korea Utara Sedikit Dorong Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/05/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit menguat dengan potensi aksi beli lanjutan yang sepertinya terjadi karena masalah denuklirisasi Korea Utara akan gagal dilanjutkan. Seperti kita…