ForexSignal88.com l Jakarta, 02/02/2018 – Harga emas naik tipis pada hari Kamis saat pasar mengantisipasi data pekerjaan AS yang akan dirilis nanti malam dan menjadi panduan bagi pasar untuk mengukur kebijakan moneter AS di tahun ini.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada hari Kamis harga emas bergerak naik dari $1.337,05 ke $1.350,80 kemudian berakhir di $1.348,65 atau lebih tinggi 0,28% persen dibandingkan penutupan di sesi sebelumnya.

Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu namun menaikkan pandangannya terhadap inflasi dan menyatakan akan menaikkan suku bunga secara bertahap.

"Satu hal yang bisa menjadi kunci masuknya rencana Fed untuk menaikkan tiga kali lipat tahun ini adalah upah. Pekerjaan pasti terus berlanjut lebih tinggi dengan tingkat pengangguran menurun, namun tingkat upah seakan tak bergerak," kata Chris Gaffney, kepala pasar global di EverBank, St. Louis.

Data pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan, pengangguran yang lebih rendah dan upah yang lebih tinggi akan memberi sinyal kekuatan yang semakin pada ekonomi AS dan pada gilirannya dapat memperkuat dolar AS dan memberi tekanan kepada harga emas, Gaffney menambahkan.

Emas menguat 3,2 persen pada Januari karena dolar AS jatuh ke posisi terendah tiga tahun terhadap sejumlah mata uang utama. Harga emas mencapai puncak 17 bulan di $1.365,90 pada 25 Januari.

"Kami tetap agak bersahabat dengan emas dalam jangka pendek. Dolar tampaknya tertahan karena para investor tidak yakin ke arah mana untuk mendorongnya," kata Edward Meir , analis di INTL FCStone.

Indeks mata uang AS beringsut lebih rendah meskipun setelah The Fed mengisyaratkan keyakinannya tentang inflasi dan pertumbuhan di ekonomi AS, memperkuat pandangan pasar bahwa bank itu akan menaikkan suku bunga acuannya beberapa kali di tahun ini.

Kekhawatiran terhadap tingginya inflasi umumnya meningkatkan harga emas, yang dipandang sebagai safe haven terhadap kenaikan harga. Namun ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi membuat emas menjadi kurang atraktif karena tidak memberikan bunga.

Kepemilikan dari gold-backed exchange-traded fund terbesar di dunia, SPDR Gold Shares yang terdaftar di New York, turun 4,1 ton lagi pada hari Rabu, mengurangi arus masuk untuk bulan Januari menjadi hanya 3,9 ton.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Reuters

Sumber gambar: Business Times

Share This

Berita Komoditas Lainnya

February 22, 2018

Harga Emas Melemah Sedikit Setelah FOMC Minutes Dirilis

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Harga emas merosot lebih lanjut di sesi Rabu, sehari setelah penurunan harian terbesar dalam dua setengah bulan, namun sempat melambung tinggi karena dolar AS sempat tergelincir dalam waktu singkat setelah rilis…
February 22, 2018

Harga Minyak Bergerak Melemah

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/02/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana keduanya bergerak turun dengan pemicu bahwa kondisi nilai dolar AS yang menguat tentu akan membatasi sisi beli minyak itu sendiri. Penguatan dolar…
February 21, 2018

Melemahnya Harga Minyak Terpicu Oleh Naiknya Nilai Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam di mana minyak WTI dan minyak Brent masuk di area konsolidasi alias masuk di area aksi ambil untung…
February 21, 2018

Harga Emas Tetap di Ruang Koreksinya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang negatif di mana situasi jual masih berlanjut…
February 21, 2018

Harga Emas Cetak Penurunan Harian Terburuk dalam 1½ Tahun

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/02/2018 – Harga emas terpukul pada hari Selasa, dengan harga komoditas tersebut mencatatkan penurunan hariannya yang paling tajam dalam lebih dari satu tahun, dengan latar belakang penguatan dolar AS dan stabilisasi ekuitas.…