ForexSignal88.com l Jakarta, 01/02/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk mengalami penguatannya kembali setelah sejak awal pekan lalu mengalami tekanan harga di mana kali ini ada bantuan dari raihan prestasi kepatuhan produksi OPEC.

Dalam laporan akhir bulannya, OPEC menyatakan bahwa komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph tengah meraih prestasi yang lebih di mana telah mencapai 138% kepatuhan yang bisa diraih oleh anggota OPEC tersebut di bulan lalu. Sisi produksi minyak Venezuela yang terus merosot karena masalah keuangan, membuat capaian prestasi tersebut bisa diraih.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Maret di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup menguat $0,35 atau 0,54% di level $64,85 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Maret di pasar ICE Futures London ditutup menguat $0,03 atau 0,04% di harga $69,05 per barel.

Persediaan minyak AS selama 11 pekan yang mengalami penurunannya, menurut EIA telah berakhir di mana EIA dalam laporan mingguannya menyatakan bahwa persediaan minyak mentah AS telah naik sebesar 6,776 juta barel, persediaan minyak bensin turun sebesar 1,980 juta barel dan persediaan minyak bakar mengalami penurunan sebesar 1,940 juta barel.

Sisi penurunan persediaan dari bensin dan minyak bakar memang sedikit mengejutkan investor minyak sebagai pertanda bahwa produksi minyak mentah AS yang tinggi dan kurang diimbangi dengan aktivitas kilang pengolahan minyak yang sedang menurun dan sebuah permintaan yang besar dari konsumen AS membuat beberapa produsen pengolahan minyak AS akan menaikkan kemampuan produksinya.

Hal ini juga merupakan usaha pemerintah mengurangi persediaan minyak bensin dan minyak bakar tersebut setelah dalam jangka waktu hampir 3 bulan selalu mengalami kenaikan.

Namun kenaikan harga minyak sedikit terbatas karena EIA menyatakan bahwa produksi minyak mentah AS mengalami kenaikan sebesar 44 ribu bph menjadi 9,919 juta bph, mendekati rekor tertinggi produksi minyak serpih dalam sejarah AS pada tahun 1970 sebesar 10,04 juta bph.

Beberapa pengamat menyatakan bahwa produksi minyak AS di 2019 bisa mencapai 11 juta bph. Dan pada pekan ini, ExxonMobil sendiri akan meningkatkan kapasitas pengolahannya 3 kali lipat dari sekarang untuk pabrik di wilayah Permian Basin Texas untuk jangka waktu 7 tahun ke depan dengan kapasitas produksi sekitar 60p ribu bph tambahannya.

Hasil perdagangan beberapa pekan ini juga telah mempersempit jarak harga atau spread antara minyak Brent dengan WTI menjadi sekitar $4 per barel dari sebelumnya yang sempat membuat jarak keduanya sekitar $7 per barel. Sempitnya spread tersebut akan memberi peluang bahwa produksi minyak AS bisa menurun di kemudian hari karena harga minyak Brent terlihat lebih murah di mana konsumen global sebetulnya lebih memilih Brent karena kualitasnya lebih bagus.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: eMaze

Share This

Berita Komoditas Lainnya

November 16, 2018

Harga Emas Amankan Dorongan Bullish Akibat Brexit

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Hingga Jumat siang ini harga emas berusaha menjaga momentum bullish karena para investor tetap mencari aset safe haven di tengah kekhawatiran atas potensi kekacauan kepergian Inggris dari Uni Eropa. Harga emas spot…
November 16, 2018

Kisruh Brexit Dorong Investor Bergegas ke Safe Haven Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Harga emas menanjak kembali di Jumat pagi, mencapai puncak satu minggu karena para investor mencari perlindungan dari gejolak pasar setelah draft perjanjian Brexit yang telah lama ditunggu-tunggu menjelma menjadi…
November 15, 2018

Harga Emas Sideways, Pasar Menunggu Data Ritel dan Pidato Powell

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) tetap stabil pada Kamis siang, setelah naik hampir satu persen di sesi sebelumnya, karena dolar AS mundur lebih jauh dari puncak 16 bulan terhadap sekumpulan mata uang utama. Saat berita ini…
November 15, 2018

Harga Emas Terkerek Potensi Suram Ekonomi Global dan Depresiasi Greenback

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) beranjak naik pada sesi perdagangan Rabu, terdongkrak oleh masih adanya kekhawatiran para pelaku pasar terhadap perkembangan potensi ekonomi dan geopolitik yang membuat mereka segera beralih…
November 14, 2018

Harga Emas Mencoba Teruskan Rebound Saat Pasar Menunggu CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Harga emas masih diliputi nuansa positif pada Rabu pagi, menyusul rebound yang terjadi kemarin setelah harga komoditas ini jatuh sejenak ke bawah level psikologis $1.200,00. Namun perdagangan emas berjangka di divisi…