ForexSignal88.com l Jakarta, 31/01/2018 – Harga emas bergerak turun pada hari Selasa di tengah kenaikan imbal hasil obligasi AS karena para investor terus bertaruh bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat dan lingkungan inflasi yang membaik dapat mendorong Federal Reserve untuk mengadopsi jalur yang lebih cepat untuk pengetatan moneter.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada hari Selasa harga emas bergerak turun dari $1.348,75 ke $1.334,25 kemudian berakhir di $1.338,35 atau lebih rendah 0,13 persen dibandingkan penutupan di sesi sebelumnya.

Dengan hanya tersisa satu hari sampai Federal Reserve mengungkapkan keputusannya mengenai kebijakan moneter dan wawasan mengenai laju pertumbuhan ekonomi AS dan inflasi, kenaikan imbal hasil obligasi AS terus menekan harga emas, karena logam mulia tersebut tetap berada di jalur koreksi setelah melakukan rally sejak pertengahan Desember.

Harga emas sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, yang mengangkat biaya kesempatan (opportunity cost) untuk menahan aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti bullion.

Sementara itu keyakinan konsumen yang optimis terus menambah narasi ekonomi AS yang membaik setelah rebound dari penurunan di bulan Desember.

Indikator keyakinan konsumen dari Conference Board naik menjadi 125,4 di bulan Januari dari 122,1 di bulan Desember, mengalahkan perkiraan para ekonom untuk pembacaan 123,1.

Hari ini pidato kenegaraan pertama Presiden Donald Trump yang dikenal sebagai State of the Union, yang dijadwalkan pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi ini, diyakini telah menahan permintaan emas karena para pelaku pasar tetap waspada terhadap setiap potensi komentar Trump mengenai dolar AS, setelah Trump menjanjikan dukungannya untuk penguatan dolar AS di pekan lalu saat menghadiri World Economic Forum di Davos, Swiss.

Harga emas sensitif terhadap pergerakan dolar AS. Greenback yang lebih kuat dapat membuat emas menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang asing, sehingga mengurangi permintaan para investor untuk logam mulia tersebut.

Dalam perdagangan logam mulia lainnya, perak berjangka turun 0,36% menjadi $17,08 per troy ounce, sementara platinum berjangka turun 1,32% menjadi $999,30. Tembaga berjangka turun 0,19% menjadi $3,19.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Vietq Vietnam

Share This

Berita Komoditas Lainnya

February 19, 2018

Harga Minyak Masih di Area Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini menguat kembali atau melanjutkan episode positif akhir pekan kemarin…
February 19, 2018

Harga Emas Masih Dilingkupi Dengan Posisi Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang kurang bagus di mana situasi jual kembali muncul…
February 19, 2018

Harga Minyak Berhasil Bangkit Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan akhir pekan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana kedua harga minyak dunia tersebut membuat penguatannya terbantu oleh sempat melemahnya dolar AS serta pernyataan menteri minyak Arab…
February 19, 2018

Harga Emas Catatkan Kenaikan Mingguan Terbesar Sejak April 2016

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Data MetaTrader pada hari Jumat memperlihatkan harga emas (XAU/USD) berakhir turun 0,34% di $1.348,45 namun menunjukkan kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari satu tahun. Pada penutupan pekan lalu harga emas…
February 15, 2018

OPEC Harus Serius Hadapi Naiknya Produksi Minyak AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Akhir-akhir ini, produsen minyak serpih AS seakan menagduk-aduk situasi harga minyak mentah dengan kecepatan produksi yang tidak henti-hentinya terus meningkat sehingga AS akan segera menjadi pemain minyak yang paling…