ForexSignal88.com l Jakarta, 30/01/2018 – Harga emas dipaksa turun pada hari Senin setelah terjadi pergerakan naik dolar AS di tengah ekspektasi para investor bahwa pertumbuhan ekonomi AS yang solid dan inflasi yang lebih cepat akan memperkuat rencana Federal Reserve untuk menerapkan pendekatan yang lebih agresif terhadap kebijakan moneternya.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada hari Senin harga emas bergerak turun dari $1.352,20 ke $1.337,35 kemudian berakhir di $1.340,10, lebih rendah 0,63% dibandingkan penutupan di sesi sebelumnya.

Goldman Sachs memperkirakan Federal Reserve akan mengadopsi sikap yang sedikit hawkish dalam komentarnya terkait dengan kondisi ekonomi dan inflasi, ketika bank sentral tersebut mengeluarkan pernyataan kebijakannya pada hari Rabu.

Pandangan Goldman Sachs itu memicu ekspektasi para investor dengan pandangan yang lebih hawkish terhadap suku bunga AS, sehingga yield Treasury (imbal hasil obligasi pemerintah AS) melonjak dan meningkatkan nilai greenback yang pada gilirannya menekan harga emas ke posisi terendah sesi tersebut. Pasar memperkirakan tiga kenaikan suku bunga The Fed pada tahun ini, yang pertama diperkirakan terjadi pada bulan Maret.

Aset dalam mata uang AS seperti emas sensitif terhadap pergerakan dolar AS di mana kenaikan greenback akan membuat harga emas lebih mahal bagi para pemegang mata uang asing dan dengan demikian mengurangi permintaan terhadap logam kuning tersebut.

Namun demikian sejauh ini sentimen untuk emas tetap bullish karena data posisi menunjukkan para pedagang terus meningkatkan pertaruhan bullish mereka sehingga emas berpotensi memperpanjang rally baru-baru ini.

Laporan Commitment of Traders (CoT) terbaru menunjukkan bahwa manajer keuangan meningkatkan posisi beli spekulatif mereka di emas berjangka Comex sebanyak 8.630 kontrak menjadi 236.003.

Dalam perdagangan logam mulia lainnya, perak berjangka tercatat turun 1,75% menjadi $17,14 per troy ounce, sementara platinum berjangka turun 0,60% menjadi $ 1,012.30. Tembaga berjangka turun 0,03% menjadi $3,198.

Selain agenda The Fed, hari ini para investor dan trader emas juga akan memantau pidato kenegaraan pertama Presiden AS Donald Trump yang menurut seorang pejabat di Gedung Putih isi pidatonya akan berfokus pada ekonomi, perdagangan dan imigrasi.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Time

Share This

Berita Komoditas Lainnya

February 19, 2018

Harga Minyak Masih di Area Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini menguat kembali atau melanjutkan episode positif akhir pekan kemarin…
February 19, 2018

Harga Emas Masih Dilingkupi Dengan Posisi Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang kurang bagus di mana situasi jual kembali muncul…
February 19, 2018

Harga Minyak Berhasil Bangkit Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan akhir pekan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana kedua harga minyak dunia tersebut membuat penguatannya terbantu oleh sempat melemahnya dolar AS serta pernyataan menteri minyak Arab…
February 19, 2018

Harga Emas Catatkan Kenaikan Mingguan Terbesar Sejak April 2016

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Data MetaTrader pada hari Jumat memperlihatkan harga emas (XAU/USD) berakhir turun 0,34% di $1.348,45 namun menunjukkan kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari satu tahun. Pada penutupan pekan lalu harga emas…
February 15, 2018

OPEC Harus Serius Hadapi Naiknya Produksi Minyak AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Akhir-akhir ini, produsen minyak serpih AS seakan menagduk-aduk situasi harga minyak mentah dengan kecepatan produksi yang tidak henti-hentinya terus meningkat sehingga AS akan segera menjadi pemain minyak yang paling…