ForexSignal88.com l Jakarta, 29/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini melemah sebagai bentuk munculnya kembali aksi aksi ambil untung sesaatnya setelah jumlah pengeboran minyak AS yang diaktifkan bertambah kembali.

Laporan Baker Hughes yang mengaktifkan kembali 12 lokasi pengeboran minyak sehingga total menjadi 759 rig yang aktif kembali. Produksi minyak AS tersebut sungguh mengkhawatirkan banyak pihak termasuk Arab Saudi dan Rusia di mana produksi AS makin mendekati produksi minyak Rusia yang mencapai 10,98 juta bph di tahun lalu.

Sejauh ini harga minyak sudah naik hampir 60% sejak pertengahan tahun lalu, namun produksi minyak AS sendiri juga telah naik sekitar 17% sejak pertengahan 2016. EIA juga menyebut bahwa produksi minyak AS juga mengalami kenaikan 128 ribu bph menjadi total 9,878 juta bph, mendekati rekor tertinggi produksi minyak serpih dalam sejarah AS pada tahun 1970 sebesar 10,04 juta bph.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Januari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,02 atau 0,03% di level $66,16 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,23 atau 0,33% di harga $70,29 per barel.

Hal lain yang memperberat usaha OPEC dan Rusia dalam rangka pembatasan pasokan minyak dunia adalah produksi minyak Kanada dengan total produksi sekarang sekitar 4,2 juta bph dan kemungkinan akan mengalami kenaikan 335 ribu bph di tahun ini seiring dengan peningkatan belanja investasi perusahaan minyak di sana.

Hasil perdagangan beberapa hari ini ternyata telah mempersempit jarak harga atau spread antara minyak Brent dengan WTI menjadi sekitar $5 per barel dari sebelumnya yang sempat membuat jarak keduanya sekitar $7 per barel. Sempitnya spread tersebut akan memberi peluang bahwa produksi minyak AS bisa menurun di kemudian hari karena harga minyak Brent terlihat lebih murah di mana konsumen global sebetulnya lebih memilih Brent karena kualitasnya lebih bagus.

Sebuah catatan dari Bank of America Merrill Lynch hari ini menyatakan harga minyak masih bisa tinggi karena kenaikan suku bunga the Fed yang menandakan pertumbuhan ekonomi AS mulai terus membaik dan membuat negara-negara maju lainnya serta negara-negara berkembang sedang membaik kinerja ekonominya sehingga membutuhkan bahan bakar energi yang lebih besar.

Hal ini juga mendorong JPMorgan membuat kenaikan perkiraan harga minyak Brent di tahun ini sebesar $10 per barel menjadi $70 per barel dan minyak WTI naik $10,70 per barel menjadi $65,63 per barel.

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: CNN Money

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

August 21, 2018

Harga Emas Melanjutkan Penguatannya Pasca Pernyataan Trump

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/08/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak positif karena pasar memanfaatkan peluang beli yang muncul disaat Presiden Trump yang tidak senang terhadap langkah kebijakan…
August 21, 2018

Perbaikan Harga Emas Berlanjut Disaat Trump Enggan Merubah Suku Bunganya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/08/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif sebagai bentuk…
August 20, 2018

Perbaikan Harga Emas Berlanjut Disaat Dolar AS Mulai Hadapi Tekanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/08/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif sebagai bentuk…
August 20, 2018

Harga Emas Terus Membaik Disaat Krisis Turki Hilang Pengaruhnya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/08/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak positif karena pasar memanfaatkan peluang beli yang muncul disaat penguatan mata uang Lira mulai terlihat berlanjut lagi…
August 16, 2018

Tekanan Jual Harga Emas Berlanjut Disaat Dolar AS Mulai Hilang Pengaruhnya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang negatif sebagai bentuk…