ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini melemah sebagai aksi ambil untung sejenaknya dengan unsur penantian terhadap data persediaan minyak mentah AS versi EIA.

Pasar juga menantikan data persediaan minyak mentah AS, dengan awal yang mengejutkan dari API yang merilis tadi pagi bahwa persediaan minyak mentah AS tengah naik sebesar 4,755 juta barel. Sedangkan persediaan bensin juga naik sebesar 4,117 juta barel. Untuk persediaan minyak solar dan minyak pemanas turun sebesar 1,280 juta bph. Pasar menantikan data persediaan minyak mentah AS versi pemerintah yang akan dirilis EIA nanti malam di mana kadang kedua versi data tersebut bisa sama hasilnya, kadang pula berlawanan.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Januari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,02 atau 0,03% di level $64,45 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,16 atau 0,23% di harga $69,80 per barel.

IMF dalam pertemuan di Forum Ekonomi Dunia di Davos Swiss tadi pagi menyatakan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2018 dan 2019 mengalami kenaikan 0,2% menjadi 3,9% berkat adanya dorongan pemotongan pajak AS akhir tahun lalu. Naiknya pertumbuhan global ini tentu membuat kebutuhan alias permintaan terhadap energi atau minyak akan naik karena produktivitas akan mengalami peningkatan.

Harga minyak berhasil menjaga sisi penguatannya juga di bantu oleh pernyataan dark Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih serta Menteri Energi Rusia Alexander Novak, bahwa OPEC dan Rusia masih belum memikirkan untuk segera mengakhiri komitmen pembatasan produksi minyak 1,8 juta bph akan diakhiri pada Desember 2018 ini. Al-Falih dan Novak berharap bahwa setelah akhir Desember 2018, pihak OPEC sebaiknya terus bekerja sama dengan Rusia dan 11 negara produsen minyak lainnya untuk tetap menjaga pasokan minyak dengan stabil.

Al-Falih dan Novak juga menyatakan bahwa keseimbangan pasokan minyak masih jauh dari harapan yang diinginkan, sehingga dirinya memperkirakan setidaknya keseimbangan tersebut bisa dilihat setelah 2019 nanti. Artinya butuh waktu yang panjang komitmen pembatasan produksi minyak tersebut baru dikatakan berhasil mengatasi masalah kelebihan pasokan.

Produksi minyak Venezuela tahun kemarin turun menjadi 2 juta bph atau di bawah perkiraan sebelumnya yang menjadi 2,5 juta bph. Beberapa pihak menyatakan bahwa produksi minyak Venezuela di tahun ini bisa lebih menurun, sehingga kegiatan produksi di AS yang terus naik bisa diimbangi oleh pasokan Venezuela yang memnag sedang menurun.

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Reuters

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

November 16, 2018

Harga Emas Amankan Dorongan Bullish Akibat Brexit

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Hingga Jumat siang ini harga emas berusaha menjaga momentum bullish karena para investor tetap mencari aset safe haven di tengah kekhawatiran atas potensi kekacauan kepergian Inggris dari Uni Eropa. Harga emas spot…
November 16, 2018

Kisruh Brexit Dorong Investor Bergegas ke Safe Haven Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Harga emas menanjak kembali di Jumat pagi, mencapai puncak satu minggu karena para investor mencari perlindungan dari gejolak pasar setelah draft perjanjian Brexit yang telah lama ditunggu-tunggu menjelma menjadi…
November 15, 2018

Harga Emas Sideways, Pasar Menunggu Data Ritel dan Pidato Powell

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) tetap stabil pada Kamis siang, setelah naik hampir satu persen di sesi sebelumnya, karena dolar AS mundur lebih jauh dari puncak 16 bulan terhadap sekumpulan mata uang utama. Saat berita ini…
November 15, 2018

Harga Emas Terkerek Potensi Suram Ekonomi Global dan Depresiasi Greenback

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) beranjak naik pada sesi perdagangan Rabu, terdongkrak oleh masih adanya kekhawatiran para pelaku pasar terhadap perkembangan potensi ekonomi dan geopolitik yang membuat mereka segera beralih…
November 14, 2018

Harga Emas Mencoba Teruskan Rebound Saat Pasar Menunggu CPI AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Harga emas masih diliputi nuansa positif pada Rabu pagi, menyusul rebound yang terjadi kemarin setelah harga komoditas ini jatuh sejenak ke bawah level psikologis $1.200,00. Namun perdagangan emas berjangka di divisi…