ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Harga emas turun dari level tertinggi empat bulan karena imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat tajam menyusul data pertumbuhan China yang kuat dan di tengah ekspektasi bahwa inflasi akan segera meningkat.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada hari Kamis harga emas bergerak turun dari $1.332,90 ke $1.326,70 kemudian berakhir lebih tinggi hanya 0,05 persen dibandingkan penutupan di sesi sebelumnya.

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun mencapai level tertinggi sepuluh bulan di tengah data pertumbuhan ekonomi China yang kuat dan ekspektasi yang meningkat untuk pertumbuhan inflasi yang lebih cepat, yang memaksa harga emas untuk mundur dari level tertinggi empat bulan.

Harga emas sensitif terhadap pergerakan suku bunga AS yang menaikkan biaya kesempatan (opportunity cost) untuk menahan aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti bullion.

Jatuhnya harga emas terjadi di tengah komentar dari Macquarie yang memperingatkan bahwa risiko pembalikan harga emas semakin meningkat, karena emas lebih sulit untuk mengabaikan pergerakan mengesankan dalam imbal hasil yang lebih nyata sejak pergantian tahun.

Bank tersebut mengatakan $1.320 sampai $1.325 adalah zona support untuk harga emas, menambahkan bahwa pasar kemungkinan akan menemukan pembeli di sekitar level tersebut.

Meskipun ada peringatan dari bank tersebut, sejauh ini para trader tetap bullish pada logam kuning karena data pada minggu lalu menunjukkan bahwa mereka meningkatkan pertaruhan bullish mereka pada emas untuk minggu keempat berturut-turut.

Posisi buyback spekulatif di emas naik tajam dari 40.000 kontrak ke 203.300 kontrak, level tertinggi enam minggu, menurut laporan Commitment or Traders (COT) terbaru.

Dalam perdagangan logam mulia lainnya, perak berjangka turun 1,29% menjadi $16,95 per troy ounce, sementara platinum berjangka turun 0,42% menjadi $1006,70. Tembaga berjangka naik 0,34% menjadi $3,20.

Pada sesi penutupan pekan ini fokus para investor dan trader akan terpusat pada apakah pemerintahan AS akan ditutup sementara (government shutdown) atau tidak.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: DEA

Share This

Berita Komoditas Lainnya

February 19, 2018

Harga Minyak Masih di Area Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga sore hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dan serasi dimana kedua jenis minyak ini menguat kembali atau melanjutkan episode positif akhir pekan kemarin…
February 19, 2018

Harga Emas Masih Dilingkupi Dengan Posisi Jual

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas masih bergerak dengan nuansa yang kurang bagus di mana situasi jual kembali muncul…
February 19, 2018

Harga Minyak Berhasil Bangkit Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Pada perdagangan akhir pekan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana kedua harga minyak dunia tersebut membuat penguatannya terbantu oleh sempat melemahnya dolar AS serta pernyataan menteri minyak Arab…
February 19, 2018

Harga Emas Catatkan Kenaikan Mingguan Terbesar Sejak April 2016

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – Data MetaTrader pada hari Jumat memperlihatkan harga emas (XAU/USD) berakhir turun 0,34% di $1.348,45 namun menunjukkan kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari satu tahun. Pada penutupan pekan lalu harga emas…
February 15, 2018

OPEC Harus Serius Hadapi Naiknya Produksi Minyak AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/02/2018 – Akhir-akhir ini, produsen minyak serpih AS seakan menagduk-aduk situasi harga minyak mentah dengan kecepatan produksi yang tidak henti-hentinya terus meningkat sehingga AS akan segera menjadi pemain minyak yang paling…